Menu ✖

Mode Gelap
PELAKSANAAN UPACARA MEMPERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA SDN. 0707 ALIAGA II Polsek Pangkalan Susu Gencarkan Patroli Dialogis, Wujudkan Kamtibmas Aman dan Kondusif Bupati Madina Ingatkan Sarjana Harus Tetap Belajar di Tengah Kemajuan Teknologi Viral Penganiayaan di Gunung Tua Berlanjut di Polres Madina KEPALA SEKOLAH SD.NEGERI 1204 PADANG HASIOR KEC.SIHAPAS BARUMUN KAB.PADANG LAWAS MENERAPKAN KEDISIPLINAN MELALUI SHOLAT BERJAMAAH Kepala SD Negeri 012 Simangambat Jalin Percintaan Romantis

Hukum

Benang Kusut Rp4 Miliar Panwaslih Subulussalam: Jejak Ansun, SPJ yang Menguap, dan Diamnya Komisioner

badge-check


					Benang Kusut Rp4 Miliar Panwaslih Subulussalam: Jejak Ansun, SPJ yang Menguap, dan Diamnya Komisioner Perbesar

Subulussalam – mitrapolda.com |

Korupsi di tengah defisit. Begitulah ironi yang kini sedang ditelan Kota Subulussalam. Di saat pemerintah daerah mengeluh kekurangan anggaran, Rp4 miliar dana Panwaslih untuk Pemilukada 2024 justru diseret ke meja penyidik.

Kejaksaan Negeri Subulussalam sudah mengumumkan perkara ini naik ke tahap penyidikan. Saksi-saksi dipanggil, ahli dimintai keterangan, dokumen disita. “Setidaknya ada tiga kasus besar tahun ini, salah satunya Panwaslih,” kata Anton Susilo, SH, Kepala Seksi Tipidsus Kejari Subulussalam, yang pernyataannya diamini Kasi Intel, Delfiandi, SH.

Namun, benang kusut itu tak berhenti di bendahara atau sekretariat Panwaslih yang selama ini jadi sasaran awal. Bisik-bisik yang beredar di lingkaran penyidikan menyebut ada jejak “Ansun”—atasan langsung ASN yang membawahi sekretariat Panwaslih di bawah Kesbangpol. Nama ini muncul sebagai pihak yang diduga ikut menikmati aliran dana.

SPJ alias laporan pertanggungjawaban seolah menjadi hantu. Komisioner Panwaslih, yang mestinya jadi garda depan pengawasan demokrasi, justru tak kunjung menuntaskan kewajiban administratifnya. Celah itulah yang membuka pintu dugaan penyelewengan: anggaran yang mestinya untuk logistik, operasional, hingga penguatan pengawasan pemilu, menguap entah ke mana. Penyitaan mobil, lebtop dan hp juga telah dilakukan penyidik.

“Pertanyaan publik sederhana,” ujar seorang aktivis antikorupsi di Subulussalam, “apakah kasus ini akan berhenti di bendahara sebagai eksekutor anggaran, ataukah penyidik berani menarik garis lurus ke atasan langsung dan Kesbangpol?”

Mitrapolda.com. Mencatat, kasus ini mulai menyerupai pola lama: komisioner diam, sekretariat mengaku melaksanakan perintah, sementara atasan langsung seakan lenyap di balik tabir administrasi.

Di luar ruang penyidikan, sejumlah pertanyaan masih menggantung:

Apakah ada Dugaan faktor non-hukum—kebijakan atau tekanan politik—yang membuat belum adanya penetapan tersangka, dijawab penyidik ” kasus ini sementara masih berproses dan masih banyaknya saksi-saksi yang belum di panggil. meskipun demikian kami sudah mngajukan permintaan perhitungan kerugian negara, masih menunggu instansi tersebut, apa balasan dari surat kami” Kata Anton Susilo, SH Kasi Tipidsus Kejaksaan saat dimintai tanggapannya.

Bagaimana pengawasan internal dan eksternal mengawal jalannya kasus ini?

Apa jaminan kepastian hukum bagi publik yang sudah terlanjur muak dengan skandal dana pemilu?

Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan itu akan menentukan: apakah kasus ini sekadar menjerat bawahan, atau membuka terang benderang peran Ansun dan komisioner Panwaslih.

Untuk sementara, publik masih menunggu. Di Subulussalam, kasus Rp4 miliar ini tak hanya perkara hukum, melainkan cermin rapuhnya integritas demokrasi lokal—di mana uang lebih kuat dari suara rakyat.(@tin-Ipong).

Baca Lainnya

Viral Penganiayaan di Gunung Tua Berlanjut di Polres Madina

31 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Kapolsek Padang Bolak : Tidak Dilakukan Penahanan Bukan Tangkap Lepas

4 Oktober 2026 - 19:40 WIB

Kejati Sumut Salurkan Aduan Dugaan Kerugian Keuangan Negara di Dinas PMD Palas ke Kejari Setempat

12 September 2026 - 22:39 WIB

Diduga Melakukan Penipuan Berkedok Modal Kerja, Anak Anggota DPRD Deli Serdang Aktif Terancam Pidana

25 Agustus 2026 - 22:45 WIB

Dalih Pembelian Simbol Siswa , Diduga Oknum Pihak SDN 101140 Sungai Durian Lakukan Pungli

23 Agustus 2026 - 03:31 WIB

Polsek Bonai Darussalam Tangkap Pengedar Sabu, Satu Paket Narkotika Disita

21 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Dalam Kurun Waktu Satu Bulan, Kapolres Langkat Rilis Pengungkapan Kasus Narkotika, Tindak Pidana Kriminal, dan Kekerasan Seksual terhadap Anak

8 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Barang Bukti Curanmor Diserahkan, Polres Rohul Bantu Warga Tanpa Dipungut Biaya

5 Agustus 2026 - 01:48 WIB

Sidang Vonis Seumur Hidup Darwis Harahap Dikawal Ketat, Ratusan Warga Padang Lawas Utara Penuhi PN Padangsidimpuan

5 Agustus 2026 - 01:47 WIB

Tambang Emas Ilegal Terus Merusak Lingkungan Hidup Masyarakat Madina,Kuat Dugaan Bupati Terima Setoran Fee Dari Toke Tambang

17 Juli 2026 - 12:32 WIB

Penahanan Tersangka Tipikor Teluk Dalam Dipersoalkan, Keluarga Nilai Ketentuan KUHAP dan HAM Diabaikan

13 Juli 2026 - 23:07 WIB

Diduga Lakukan Pemerasan, “Aktivis Abal-abal” Inisial LY Dikabarkan Jadi Tersangka

18 Juni 2026 - 21:16 WIB

Sat Narkoba Polres Langkat Tindak Lanjuti Laporan Warga, Dua Tersangka Diamankan di Hinai

1 Mei 2026 - 10:58 WIB

*“Pura-Pura Berburu”, Polsek Babalan Ungkap Kasus Curanmor, Enam Unit Kendaraan Berhasil Diamankan*

1 Mei 2026 - 10:55 WIB

BNNP Riau Tangkap Penipuan Penyalahgunaan Identitas BNN

15 April 2026 - 22:32 WIB

Upaya Damai Tak Tercapai, Kasus Saling Lapor di Salapian Berlanjut ke Proses Hukum

15 April 2026 - 00:22 WIB

Putusan Praperadilan Tegaskan Cacat Prosedur, Saripah Hanum Lubis Bebas

7 April 2026 - 21:45 WIB

Advokat Ahmad Fauji Harahap, S.H Minta Kapolri Evaluasi Kinerja Kapolres Tapsel Serta Jajarannya

3 April 2026 - 16:47 WIB

Fraksi PDIP DPRD Sumut Minta BPK-RI Audit Lapangan Merdeka

3 Maret 2026 - 22:10 WIB

Beranikah Polda Riau Tangkap Makelar Kasus di Riau

24 Februari 2026 - 21:46 WIB

Trending di Headline