Menu

Mode Gelap
Satu Rumah Ludes Terbakar di Pulau Sicanang, Warga Panik Memadam kan Dengan Alat Seadanya Membongkar Borok Medan Utara: CSR Hanya Dinikmati Kroni, Rakyat Diberi Janji Palsu Kolaborasi Polisi dan TNI Respon Laporan Warga soal PETI, 12 Rakit Dimusnahkan Bupati Madina Sebut Pembersihan Sedimen di Lahan Pertanian Desa Sayurmatua Dimulai Pekan Ini Oknum lurah Kampung Lama di Duga Pungli Rp 4 juta ke Korban Banjir Warga Katanya Biar Bantuan Cepat Cair SAT LANTAS POLRES LANGKAT HADIR ATUR KEPULANGAN ANAK SEKOLAH, WUJUDKAN KAMSELTIBCAR LANTAS YANG AMAN DAN KONDUSIF

News

Akses Menuju Pelabuhan Internasional Belawan Memprihatinkan, Pengguna Jalan Pertaruhkan Nyawa di “Gerbang Logistik Dunia

badge-check

 

Foto: Tampak Kondisi Nyata Jalur Lalulintas Dari dan Menuju Pelabuhan Petikemas International Belawan Yang Sangat Memprihatinkan.

 

MITRAPOLDA.COM,  Belawan – Sebagai urat nadi perekonomian Sumatera Utara, Pelabuhan Internasional Belawan memikul mandat besar sebagai gerbang logistik dunia. Setiap tahun, triliunan rupiah nilai komoditas melintas dari dan menuju pelabuhan ini. Namun ironi justru tampak jelas di akses utamanya.

 

Dari Kawasan Kampung Salam hingga menuju Gate 3, kondisi jalan rusak parah dan berlubang dalam. Aspal mengelupas, lubang menganga bak “Ranjau Darat” yang mengintai setiap kendaraan yang melintas. Ketika hujan turun, genangan air menyamarkan kerusakan jalan, menjebak pengendara yang tak menyadari bahaya di balik permukaan air keruh.

 

Situasi ini menciptakan paradoks yang menyakitkan. Di satu sisi, Belawan digadang-gadang sebagai simpul perdagangan internasional; di sisi lain, akses vitalnya justru menyerupai jalur tak bertuan. Truk kontainer, Truk tangki, hingga kendaraan roda dua terpaksa melambat ekstrem, bahkan zig-zag menghindari lubang demi menjaga keselamatan.

Foto: Megah dan Mewah nya Gedung Pusat Pelindo Regional 1 dan Holding Pelindo Multi Terminal (PMT), Belawan News Continer Terminal (BNCT). Tak Selaras Dengan Akses Menuju Pelabuhan nya.

Ayun, seorang pengusaha angkutan yang kerap menyoroti dinamika kawasan Belawan, melontarkan kritik tajam atas pembiaran yang dinilai telah berlangsung menahun.

 

> “Sangat ironis. Bagaimana kita bisa bicara tentang daya saing global jika akses menuju pelabuhan internasionalnya saja menyerupai kubangan? Ini bukan lagi sekadar soal kenyamanan, melainkan soal kemanusiaan dan martabat daerah,” tegasnya.

 

Menurutnya, kerusakan infrastruktur tersebut mencerminkan ketimpangan komitmen antara ambisi besar pembangunan dan realitas di lapangan. Para sopir kontainer yang dijuluki “pejuang aspal” harus berjibaku setiap hari, mempertaruhkan keselamatan dan kondisi kendaraan mereka.

 

Tak hanya soal keselamatan, dampak domino pun mulai terasa. Laju kendaraan yang melambat akibat jalan rusak membuka celah bagi oknum tak bertanggung jawab untuk melakukan pungutan liar (pungli) secara paksa. Situasi ini semakin menekan para sopir dan pelaku usaha logistik yang sudah dibebani biaya operasional tinggi.

 

Kerusakan jalan juga berdampak langsung pada distribusi barang. Waktu tempuh bertambah, risiko kerusakan kendaraan meningkat, dan biaya perawatan melonjak. Pada akhirnya, beban tersebut berpotensi dibebankan kepada konsumen dan memengaruhi stabilitas harga komoditas.

 

Para pengguna jalan berharap adanya langkah konkret dan cepat dari pihak terkait—baik pemerintah daerah, otoritas pelabuhan, maupun instansi teknis—untuk segera melakukan perbaikan menyeluruh dan berkelanjutan. Akses menuju pelabuhan strategis nasional tidak seharusnya menjadi ancaman bagi keselamatan publik.

 

Belawan adalah wajah Sumatera Utara di mata dunia. Jika gerbang logistik internasional dibiarkan dalam kondisi memprihatinkan, maka bukan hanya aspal yang retak—kepercayaan dan citra daerah pun ikut tergerus.

 

(MDR)

Baca Lainnya

Satu Rumah Ludes Terbakar di Pulau Sicanang, Warga Panik Memadam kan Dengan Alat Seadanya

5 Mei 2026 - 19:03 WIB

Membongkar Borok Medan Utara: CSR Hanya Dinikmati Kroni, Rakyat Diberi Janji Palsu

1 Mei 2026 - 04:12 WIB

Lagi Dan Lagi, Warga Medan Utara Terimbas Naas Dampak Abai nya Pejabat Pemangku Kebijakan Yang Tak Peduli Nasib Rakyat

29 April 2026 - 00:19 WIB

Andi Ardianto Terpilih Secara Aklamasi, FORMABEM Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Belawan Periode 2026-2029

26 April 2026 - 21:09 WIB

Arsyadul Afkar Terpilih sebagai Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Syariah Periode 2026–2027

25 April 2026 - 23:24 WIB

Selamat dan Sukses atas Terpilihnya M.Taufik Hidayat sebagai Ketua Dema Fakultas Syariah Periode 2026–2027

25 April 2026 - 22:23 WIB

Kebakaran Lagi Melanda Pabrik PT Agro Jaya Perdana di Medan Labuhan

25 April 2026 - 21:41 WIB

PENGELOLAAN GATE PASS OLEH PT KAWASAN INDUSTRI MEDAN, DI KAWASAN INDUSTRI MEDAN BLOK 1 DAN BLOK 2

23 April 2026 - 22:19 WIB

18 April 2026 - 23:08 WIB

POM TNI Dari Kodaeral 1, Gulung Begal Sadis di Belawan

17 April 2026 - 01:25 WIB

Manejer SPBU Sitada Tada Arogan Tanggapi Berita Penyelewengan BBM Subsidi

17 April 2026 - 01:24 WIB

Maruli Siahaan Serahkan Penyaluran Bantuan Kepada Masyarakat Terdampak Bencana Banjir-longsor Di Wilayah Sembahe

15 April 2026 - 00:37 WIB

Mahasiswi PGSD UNUSU Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Tragis di Simpang Kantor Medan Labuhan

15 April 2026 - 00:29 WIB

Ribuan Masyarakat Hadiri Halal bihal Pemkab Madina di Gunung Baringin

15 April 2026 - 00:22 WIB

Mutasi Dan Pergantian Jabatan KAJATI Sumut

13 April 2026 - 21:54 WIB

Kepsek Baru SMPN 2 Padang Bolak Paluta Datang Membawa Perubahan

13 April 2026 - 17:48 WIB

Kasus Dugaan Pungli 4 Anggota DPRD Medan Masih “Gantung”, Publik Tunggu Kepastian Hukum

13 April 2026 - 00:23 WIB

MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI IV PADANG LAWAS MELAKSANAKAN TES KEMAMPUAN AKADEMIK( TKA ) TAHUN 2026

10 April 2026 - 21:04 WIB

Insiden KM Bintang Mas, Executive GM Pelindo Regional 1 Jamin Pelayanan Optimal di Dermaga Ujung Baru Belawan

10 April 2026 - 20:18 WIB

Siang Bolong, Toko Bangunan 3 Lantai di Marelan Hangus Dilalap Sijago Merah

9 April 2026 - 14:26 WIB

Trending di News