Menu

Mode Gelap
Medan Utara Menjerit! FORMABEM dan Penjaga Aset Kesultanan Deli Desak Pemko, Pemprov Juga Pelindo Stop Tutup Mata, CSR Kemana Pergi nya Diduga Lakukan Pemerasan, “Aktivis Abal-abal” Inisial LY Dikabarkan Jadi Tersangka Bupati PMA Lantik Sekda & 3 Kepala OPD Palas, Pertama Terapkan SIMATA di Sumut Dugaan Siswa Tidak Diizinkan Mengikuti Ujian Akibat Tunggakan SPP, Adi Warman Lubis Minta Klarifikasi Pihak Sekolah Pendampingan Hukum Kasus Kekerasan Terhadap Anak, Korban Anak dan Cucu Bapak Mesdi. Pengacara Michael P. Manurung, S.H. Dorong Lapor ke UPT PPA Kota Medan Ketua DPRD Sumut Janji Usut Tuntas Secara Transparan Permainan MBG, di Depan Masa Aksi Mahasiswa

News

Ironi di Balik Rekor 51 Ribu TEUs BNCT: Alat Rusak, Dermaga Kupak Kapik, Sopir Ngamuk, dan Nasib Pekerja yang Terabaikan, Bahkan Kekurangan Jumlah Pekerja di Paksa Menambah Jam Kerja Wajib (Optimal)

badge-check

Foto: Kondisi Nyata Lantai Dermaga Petikemas Internasional Yang dikelola (BNCT) dibiar kan bertahun dalam kondisi hancur dan membahayakan pekerja OHT

 

MITRAPOLDA.COM, Belawan – PT Belawan New Container Terminal (BNCT) baru saja mempublikasikan capaian impresif arus petikemas sebesar 51.419 TEUs pada Januari 2026—meningkat 5,9% dibandingkan tahun lalu. Namun, di balik angka-angka mengkilap tersebut, tersimpan realitas kelam mengenai kondisi kerja yang memprihatinkan, infrastruktur yang dibiarkan hancur, dan ketidakadilan bagi ratusan pekerja.

 

Operasional Lumpuh Akibat Alat yang “Dianaktirikan”

Meskipun arus petikemas mendekati target bulanan perusahaan sebesar 52.227 TEUs, fasilitas penunjang operasional di Terminal Petikemas Internasional Belawan justru dilaporkan sering dibiar kan dalam kondisi rusak selama bertahun-tahun, hingga ada yang terbakar dan membahayakan operator serta pekerja di dekat nya. Akibatnya, efisiensi pelayanan merosot tajam.

Foto: Kondisi Alat Penunjang Operasional (ITV) yang sering diabaikan oleh manajemen BNCT walau sudah berulang kali di keluhkan para operator head truck ITV karena sangat membahayakan dan rawan terjadi insiden.

 

Kondisi ini memicu gejolak hebat di kawasan pelabuhan. Antrean panjang truk kontainer yang tertahan berjam-jam sering kali berujung pada bentrokan fisik antara sopir truk eksternal dengan pekerja internal.

Foto: Hasil Screenshot Video Rekaman dari Sopir Eksternal Yang Pernah dan Sering Terjadi di Lapangan Pelabuhan Continer (BNCT) akibat dari banyak nya alat penunjang yang tak bisa beroperasional karena sering rusak dan para sopir harus antri menunggu berjam-jam untuk bisa di layani.

“Kami sering menjadi sasaran kemarahan sopir karena pelayanan lambat akibat alat rusak. Padahal kami sudah bekerja maksimal, tapi manajemen membiarkan peralatan operasional hancur tanpa perbaikan Serius,” ujar salah satu sumber dari internal.

 

Kesejahteraan PKWT: Kontribusi Besar, Apresiasi Nihil

Ironi terbesar muncul dari sisi kemanusiaan. Ratusan pekerja dengan status Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) yang telah mengabdi bertahun-tahun merasa hak dan kesejahteraan mereka diacuhkan oleh manajemen BNCT. Di saat perusahaan merayakan pertumbuhan laba dan volume, para pekerja ini justru menghadapi risiko keselamatan kerja (K3) yang tinggi tanpa kompensasi yang layak.

Kondisi Ban RTG (Rubber Tyred Gantry) Crane Yang Sangat Membahayakan Baik bagi operator maupun manusia yang berada di dekat nya.

Upaya para pekerja untuk memberikan masukan dan usulan demi perbaikan pelayanan justru direspon dengan tindakan otoriter. Alih-alih mendapatkan ruang dialog, pekerja yang bersuara tegas sering kali dianggap sebagai “Musuh Perusahaan” dan berujung pada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak.

 

Manajemen Otoriter dan Masa Depan Logistik Sumatera

Kritik tajam kini mengarah pada gaya kepemimpinan manajemen BNCT yang dinilai hanya mengejar target angka di atas kertas tanpa mempedulikan stabilitas sosial dan teknis di lapangan. Jika pembiaran terhadap kerusakan alat dan penindasan terhadap hak pekerja terus berlanjut, diprediksi akan terjadi gangguan logistik yang lebih masif di wilayah Sumatera Utara.

 

Masyarakat dan para aktivis sosial kini mendesak adanya audit menyeluruh terhadap manajemen BNCT. Pertumbuhan 5,9% tidak boleh dibayar dengan darah, keringat, dan ketidakadilan bagi para pekerja yang menjadi ujung tombak operasional pelabuhan.

(Tim)

Baca Lainnya

Medan Utara Menjerit! FORMABEM dan Penjaga Aset Kesultanan Deli Desak Pemko, Pemprov Juga Pelindo Stop Tutup Mata, CSR Kemana Pergi nya

20 Juni 2026 - 03:21 WIB

Dugaan Siswa Tidak Diizinkan Mengikuti Ujian Akibat Tunggakan SPP, Adi Warman Lubis Minta Klarifikasi Pihak Sekolah

17 Juni 2026 - 19:41 WIB

Pendampingan Hukum Kasus Kekerasan Terhadap Anak, Korban Anak dan Cucu Bapak Mesdi. Pengacara Michael P. Manurung, S.H. Dorong Lapor ke UPT PPA Kota Medan

17 Juni 2026 - 14:23 WIB

Ketua DPRD Sumut Janji Usut Tuntas Secara Transparan Permainan MBG, di Depan Masa Aksi Mahasiswa

16 Juni 2026 - 04:31 WIB

Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid SH Antar Langsung Hasil Panen Petani ke Bulog, Wujud Nyata Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

9 Juni 2026 - 21:13 WIB

Aksi Kriminal Yang Berada Tak Jauh Dari Pos Aparat Keamanan, Kembali Meresahkan Warga Kota Medan

7 Juni 2026 - 23:34 WIB

Sambut Hari Lahir Pancasila, WJMB Santuni Anak Yatim di Medan

1 Juni 2026 - 14:42 WIB

Lapor Pak Walikota & Gubernur. Ribuan Warga BTN Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan Dikepung Banjir, Aktivitas Lumpuh

31 Mei 2026 - 15:21 WIB

Wujudkan Program TJSL Pelindo Group, SPMT Branch Belawan Berbagi Hewan Kurban Idul Adha 1447 H / 2026 

28 Mei 2026 - 14:25 WIB

Saksikan Penyerahan Sapi Kurban Bantuan Presiden, Pengurus Teras FORMABEM Hadiri Festival Bedug Gema Takbir di Belawan

27 Mei 2026 - 01:50 WIB

PT Agro Raya Mas Salurkan Bantuan Sapi Kurban ke BKM Musholla Al Barokah Sei Mati

26 Mei 2026 - 21:54 WIB

Aksi Nyata FORMABEM di Hari Minggu: Gandeng Karang Taruna, Salurkan Amanah Sedekah Pendiri Untuk Yatim Hingga Warga Kurang Mampu di 6 Kelurahan

24 Mei 2026 - 16:42 WIB

HANYA JADI LADANG SUARA: Kelurahan Sei Mati Medan Labuhan Abadi dalam Banjir Dan Janji Palsu Pejabat!

23 Mei 2026 - 05:43 WIB

Sumatera Gelap Gulita: Klaim ‘Orang Desa Tak Terpengaruh Dollar’ Terbantah, Rakyat Jadi Korban Bobroknya Manajemen PLN Dan Gurita Korupsi

23 Mei 2026 - 03:06 WIB

Jalin Sinergi, DPP LSM Gempur Hadiri Peresmian DPC Macan Asia Kota Medan

22 Mei 2026 - 18:15 WIB

Perkuat Sinergi, Ketum FORMABEM Hadiri Undangan KODAERAL I Belawan Membahas Stabilitas Keamanan Dan Pembangunan Terbaik di Medan Utara

18 Mei 2026 - 18:39 WIB

FORMABEM Bersama 8 Penasehat Hukum, Buka POSBAKUM Untuk Atasi Masalah Perburuhan, Pelayanan Publik, Hingga Keamanan Yang Memprihatinkan

17 Mei 2026 - 18:52 WIB

LSM GEMPUR Desak Polisi Tangkap Pelaku Tabrak Lari Murid Kelas IV SD di Sumatera Utara

15 Mei 2026 - 22:02 WIB

LSM Gempur Akan Lanjutkan Laporan ke Kejatisu, Soroti Sikap Tidak Kooperatif Kejari dan PMD Batu Bara

15 Mei 2026 - 14:08 WIB

Luka yang Tak Kunjung Sembuh: Praktisi Hukum Maulida Agusdila Rosa Sitorus, SH,.MH. Soroti Ketimpangan Pembangunan Dan Akar Kriminalitas di Pesisir Medan

14 Mei 2026 - 22:49 WIB

Trending di News