Menu

Mode Gelap
Keserakahan Dan Suap: Mengapa Medan Utara Menjadi Sarang Bagi Para Koruptor Bendera merah putih robek dan kusam berkibar di Kantor Desa Batang Baruhar Paluta Jalinsum Hutaraja Tinggi Lumpuh Bhayangkara Sport Day Fun Run 5K, Polres Langkat  Pengamat Hukum Apresiasi Terhadap Itikad Baik PT Jui Shin Dalam Penanganan Musibah Kecelakaan Kerja Gelombang Aksi Juni 2026: Aspirasi Rakyat atau Krisis Kepercayaan terhadap Pemerintah?

News

Keserakahan Dan Suap: Mengapa Medan Utara Menjadi Sarang Bagi Para Koruptor

badge-check

FORMABEMNEWS, BELAWAN – Di balik gembar-gembor angka pertumbuhan arus peti kemas sebesar 5 persen di Pelabuhan Belawan yang diklaim sebagai “sinyal positif” ekonomi Sumatera Utara, realitas pahit justru terpatri di balik pagar-pagar beton kawasan operasional pelabuhan.

Bagi masyarakat Medan Utara, angka-angka statistik tersebut hanyalah angka di atas kertas yang sama sekali tidak berkorelasi dengan perbaikan taraf hidup masyarakat.

Alih-alih menikmati tetesan kemakmuran dari aktivitas logistik raksasa tersebut, warga yang bermukim di sekitar area operasional justru terjepit dalam lingkaran kemiskinan yang sistemik.

Di sini, kesenjangan antara kemewahan infrastruktur pelabuhan dan kondisi permukiman kumuh terlihat sangat telanjang.

– Infrastruktur jalan yang rusak parah sering merenggut nyawa warga yang melintasi akibat hilir mudik truk kontainer berat.

– Debu yang menyesakkan napas setiap hari, hingga ancaman banjir rob yang terus menghantui, telah menjadi “teman akrab” warga setiap harinya.

“Pertumbuhan ekonomi bagi siapa? Bagi kami, Belawan tetaplah tempat di mana kesehatan terenggut oleh polusi dan ekonomi hanya berputar di kalangan segelintir orang yang punya akses ke dalam,” ujar para aktivis peduli sosial yang tergabung dalam Ormas FORMABEM.

Kondisi ini memicu munculnya kecurigaan publik yang kental akan adanya “praktik greed and graft” (keserakahan dan suap). Medan Utara kini seolah menjadi ladang basah bagi para oknum yang memanfaatkan celah birokrasi dan ketimpangan sosial demi memperkaya diri sendiri.

Dana-dana tanggung jawab sosial (CSR) yang seharusnya menjadi penopang kesejahteraan masyarakat sekitar sering kali dianggap hanya sebagai formalitas belaka, jauh dari dampak substansial bagi pemberdayaan ekonomi lokal.

Suara-suara sumbang dari masyarakat bawah kini mulai berani menuntut transparansi.

Mereka mencium aroma busuk praktik suap dalam berbagai urusan di pelabuhan nomor 3 terbesar di Indonesia ini yang melibatkan oknum-oknum pejabat.

Ketika para petinggi merayakan kenaikan performa operasional, masyarakat di balik dinding-dinding gedung megah Pelindo Regional 1, justru harus berjuang ekstra keras hanya untuk sekadar bertahan hidup di tengah lingkungan yang semakin tidak layak huni.

Ketimpangan ini bukan sekadar masalah teknis atau ekonomi, melainkan masalah kemanusiaan.

Medan Utara telah menjadi saksi bisu bagaimana sebuah kawasan yang menjadi motor penggerak ekonomi nomor 3 terbesar di Indonesia justru melahirkan penderitaan bagi penduduk aslinya.

Tanpa adanya tindakan nyata untuk mengatasi akar permasalahan korupsi dan ketimpangan yang ada, narasi “sinyal positif” ekonomi hanyalah sebuah pencitraan kosong yang menutup mata terhadap penderitaan yang nyata di depan mata.

(MDR)

Baca Lainnya

Pengamat Hukum Apresiasi Terhadap Itikad Baik PT Jui Shin Dalam Penanganan Musibah Kecelakaan Kerja

27 Juni 2026 - 12:58 WIB

Jembatan Pengabdian Dari Amerika Untuk Belawan: Semangat Bapak M. Nur Sani Dalam Aksi Sosial FORMABEM

26 Juni 2026 - 14:56 WIB

20 Juni 2026 - 19:44 WIB

Ketua Umum FORMABEM Nilai Rico Waas Tutup Mata Soal Infrastruktur Medan Utara: Jangan Sampai Muncul Statement Walikota Kebanyakan Tidur!

20 Juni 2026 - 19:20 WIB

Medan Utara Menjerit! FORMABEM dan Penjaga Aset Kesultanan Deli Desak Pemko, Pemprov Juga Pelindo Stop Tutup Mata, CSR Kemana Pergi nya

20 Juni 2026 - 03:21 WIB

Dugaan Siswa Tidak Diizinkan Mengikuti Ujian Akibat Tunggakan SPP, Adi Warman Lubis Minta Klarifikasi Pihak Sekolah

17 Juni 2026 - 19:41 WIB

Pendampingan Hukum Kasus Kekerasan Terhadap Anak, Korban Anak dan Cucu Bapak Mesdi. Pengacara Michael P. Manurung, S.H. Dorong Lapor ke UPT PPA Kota Medan

17 Juni 2026 - 14:23 WIB

Ketua DPRD Sumut Janji Usut Tuntas Secara Transparan Permainan MBG, di Depan Masa Aksi Mahasiswa

16 Juni 2026 - 04:31 WIB

Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid SH Antar Langsung Hasil Panen Petani ke Bulog, Wujud Nyata Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

9 Juni 2026 - 21:13 WIB

Aksi Kriminal Yang Berada Tak Jauh Dari Pos Aparat Keamanan, Kembali Meresahkan Warga Kota Medan

7 Juni 2026 - 23:34 WIB

Sambut Hari Lahir Pancasila, WJMB Santuni Anak Yatim di Medan

1 Juni 2026 - 14:42 WIB

Lapor Pak Walikota & Gubernur. Ribuan Warga BTN Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan Dikepung Banjir, Aktivitas Lumpuh

31 Mei 2026 - 15:21 WIB

Wujudkan Program TJSL Pelindo Group, SPMT Branch Belawan Berbagi Hewan Kurban Idul Adha 1447 H / 2026 

28 Mei 2026 - 14:25 WIB

Saksikan Penyerahan Sapi Kurban Bantuan Presiden, Pengurus Teras FORMABEM Hadiri Festival Bedug Gema Takbir di Belawan

27 Mei 2026 - 01:50 WIB

PT Agro Raya Mas Salurkan Bantuan Sapi Kurban ke BKM Musholla Al Barokah Sei Mati

26 Mei 2026 - 21:54 WIB

Aksi Nyata FORMABEM di Hari Minggu: Gandeng Karang Taruna, Salurkan Amanah Sedekah Pendiri Untuk Yatim Hingga Warga Kurang Mampu di 6 Kelurahan

24 Mei 2026 - 16:42 WIB

HANYA JADI LADANG SUARA: Kelurahan Sei Mati Medan Labuhan Abadi dalam Banjir Dan Janji Palsu Pejabat!

23 Mei 2026 - 05:43 WIB

Sumatera Gelap Gulita: Klaim ‘Orang Desa Tak Terpengaruh Dollar’ Terbantah, Rakyat Jadi Korban Bobroknya Manajemen PLN Dan Gurita Korupsi

23 Mei 2026 - 03:06 WIB

Jalin Sinergi, DPP LSM Gempur Hadiri Peresmian DPC Macan Asia Kota Medan

22 Mei 2026 - 18:15 WIB

Perkuat Sinergi, Ketum FORMABEM Hadiri Undangan KODAERAL I Belawan Membahas Stabilitas Keamanan Dan Pembangunan Terbaik di Medan Utara

18 Mei 2026 - 18:39 WIB

Trending di News