Menu

Mode Gelap
Barang Bukti Curanmor Diserahkan, Polres Rohul Bantu Warga Tanpa Dipungut Biaya Sidang Vonis Seumur Hidup Darwis Harahap Dikawal Ketat, Ratusan Warga Padang Lawas Utara Penuhi PN Padangsidimpuan Imigrasi Belawan Hadirkan Pasporia Saat Car Free Day, Warga Bisa Urus Paspor di Hari Libur Penabalan Tongku Somba Sebagai Raja Huta Tambusai Timur Berjalan Sukses Dan Meriah Polres Rokan Hulu Monitoring Jagung Usia 64 Hari, Opimalisasi Program Ketahanan Pangan Nasional Aktivis Soroti Informasi Publik BNCT, Minta Kondisi Operasional Disampaikan Secara Transparan Sesuai Fakta Lapangan

Lintas Peristiwa

Waspada Cuaca Ekstrem: BMKG Prediksi Intensitas Hujan Meningkat hingga 15 Desember

badge-check


					Waspada Cuaca Ekstrem: BMKG Prediksi Intensitas Hujan Meningkat hingga 15 Desember Perbesar

Medan | MitraPolda.com –

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan secara resmi mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah di Provinsi Sumatera Utara, Senin (08/12/2025). Peringatan ini disampaikan melalui rilis resmi yang ditandatangani oleh Kepala BMKG Wilayah I, Hendro Nugroho, sebagai langkah antisipatif untuk meminimalkan risiko terhadap keselamatan masyarakat dan mengoptimalkan kesiapsiagaan pemerintah daerah.

Dalam penjelasan resminya, Hendro Nugroho menerangkan bahwa dinamika atmosfer di sekitar Sumatera Utara menunjukkan aktivitas yang cukup signifikan, terutama akibat adanya Bibit Siklon Tropis 91S yang terpantau di Samudera Hindia Barat Daya Lampung. Keberadaan sistem ini memicu terbentuknya belokan angin (shear line) dan konvergensi di wilayah Sumatera bagian utara.

Selain itu, beberapa faktor lain turut memperkuat potensi terbentuknya awan hujan dalam beberapa hari ke depan:

1. Dukungan Gelombang Atmosfer dan MJO — Aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) berada di area yang berdekatan dengan pusat sirkulasi 91S, memberikan penguatan tambahan pada proses pertumbuhan awan hujan.
2. Indeks IOD Negatif — Indian Ocean Dipole (IOD) terpantau masih berada pada fase negatif dan diperkirakan bertahan hingga akhir Desember 2025. Kondisi ini meningkatkan suplai uap air dari Samudera Hindia menuju wilayah Indonesia barat.
3. Suhu Muka Laut Tinggi — Suhu muka laut yang mencapai 29–30°C serta kelembapan udara tinggi pada mayoritas lapisan atmosfer mendukung proses kondensasi dan pembentukan awan konvektif skala besar.

Menurut Hendro Nugroho, kombinasi faktor-faktor tersebut secara signifikan meningkatkan peluang terjadinya hujan lebat hingga sangat lebat, terutama di wilayah-wilayah yang berada pada jalur aliran uap air dari Samudera Hindia menuju daratan Sumatera.

BMKG memprakirakan cuaca ekstrem dapat terjadi pada tanggal 08–15 Desember 2025, dengan intensitas hujan bervariasi dari lebat hingga sangat lebat. Adapun wilayah yang diminta untuk meningkatkan kewaspadaan adalah:

Zona Pesisir dan Kepulauan: Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat, Kota Gunung Sitoli

Zona Pegunungan dan Barisan: Dairi, Pakpak Bharat, Tanah Karo, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Samosir

Zona Tengah dan Pantai Barat: Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, Mandailing Natal

Zona Selatan: Tapanuli Selatan, Kota Padang Sidempuan, Padang Lawas, Padang Lawas Utara

Zona Timur dan Perkotaan: Kota Medan, Kota Binjai, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Simalungun, Kota Pematang Siantar, Labuhanbatu Selatan, Langkat

BMKG mengingatkan bahwa hujan dengan intensitas tinggi berpotensi menimbulkan banjir, banjir bandang, longsor, pohon tumbang, penurunan jarak pandang, serta gangguan pada transportasi darat, laut, dan udara.

Dalam keterangan tertulisnya, Hendro Nugroho menegaskan bahwa cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi tidak boleh dianggap sebagai fenomena biasa. Ia meminta masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan.

“BMKG Wilayah I mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, karena dalam satu pekan ke depan intensitas hujan diprakirakan mengalami peningkatan signifikan. Kami meminta seluruh pihak untuk mengambil langkah antisipatif agar aktivitas harian tetap dapat berlangsung aman dan lancar,” tutur Hendro.

Ia juga menekankan bahwa upaya mitigasi harus dilakukan secara kolaboratif antara berbagai institusi terkait.

“Cuaca bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu. Oleh sebab itu, BMKG meminta pemerintah daerah, BPBD, TNI, dan Polri untuk memperkuat koordinasi dan memastikan seluruh jalur evakuasi serta infrastruktur penanganan bencana berada dalam kondisi siap,” tambahnya.

Hendro Nugroho menegaskan bahwa seluruh informasi mengenai perkembangan kondisi cuaca harus bersumber dari kanal resmi BMKG.

Untuk memastikan akurasi informasi, BMKG Wilayah I menyediakan layanan komunikasi resmi yang dapat diakses masyarakat: Call Center: 0821-6804-3653, Email: bbmkg1@bmkg.go.id, dan Media Sosial & Website Resmi BMKG.(AHN)

Baca Lainnya

Penabalan Tongku Somba Sebagai Raja Huta Tambusai Timur Berjalan Sukses Dan Meriah

3 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Polres Rokan Hulu Monitoring Jagung Usia 64 Hari, Opimalisasi Program Ketahanan Pangan Nasional

3 Agustus 2026 - 22:31 WIB

Polda Riau Siapkan Pusat Studi Kepolisian dan Lingkungan, Perkuat Green Policing Berbasis Riset

24 Juli 2026 - 08:39 WIB

Penuh Keakraban, Kapolres Langkat Bersilaturahmi dengan Ketua DPRD

20 Juli 2026 - 21:07 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolres Langkat Bersama Jajaran TNI dan Forkopimda Hadiri Panen Raya Virtual di Sirapit

20 Juli 2026 - 21:05 WIB

Kapolres Langkat Tinjau Ketersediaan BBM di SPBU Perdamaian Stabat, Antrean Mulai Berangsur Normal

19 Juli 2026 - 22:02 WIB

Bangun Sinergi Penegakan Hukum, Kapolres Langkat Jalin Silaturahmi ke Plt Bupati Langkat,dan Kejari

17 Juli 2026 - 12:37 WIB

Pisah Sambut Kapolres Langkat, AKBP David Triyo: Terimakasih Atas Dukungan Selama Ini

17 Juli 2026 - 12:36 WIB

SMKN 1 Tanjung Pura Resmi Batalkan Kutipan Uang Baju Uniform dan Baju Olahraga

17 Juli 2026 - 12:30 WIB

Pastikan Distribusi BBM Lancar, Polda Sumut Siagakan 786 Personel di 325 SPBU

17 Juli 2026 - 12:30 WIB

Banyak Guru Honorer Madrasah di Asahan Lulus Sertifikasi Angkatan ke-4, Menanti Kepastian Pencairan Tunjangan Profesi

16 Juli 2026 - 01:18 WIB

Ketidaksesuaian Penyaluran Bantuan Masyarakat Muncul di Desa Hutarao, Sinyalemen Penyalahgunaan Menguat

16 Juli 2026 - 01:15 WIB

Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Botombawo Nias Utara telah Rampung

14 Juli 2026 - 08:10 WIB

Pendidikan di Pedalaman Terus Diperkuat, Satgas Bakti TNI Kebut Pembangunan SMPN 4 Ulu Idanotae

14 Juli 2026 - 08:09 WIB

Kepala sekolah SMA N 1 Ranto Baek diduga Gelapkan Bantuan PIP

14 Juli 2026 - 02:13 WIB

UPTD Puskesmas Kayulaut Gelar Pembekalan dan Evaluasi PMT

13 Juli 2026 - 23:06 WIB

Bendera merah putih robek dan kusam berkibar di Kantor Desa Batang Baruhar Paluta

1 Juli 2026 - 15:29 WIB

Jalinsum Hutaraja Tinggi Lumpuh

1 Juli 2026 - 15:25 WIB

Bhayangkara Sport Day Fun Run 5K, Polres Langkat 

29 Juni 2026 - 11:24 WIB

Gelombang Aksi Juni 2026: Aspirasi Rakyat atau Krisis Kepercayaan terhadap Pemerintah?

27 Juni 2026 - 01:38 WIB

Trending di Lintas Peristiwa