Menu

Mode Gelap
Barang Bukti Curanmor Diserahkan, Polres Rohul Bantu Warga Tanpa Dipungut Biaya Sidang Vonis Seumur Hidup Darwis Harahap Dikawal Ketat, Ratusan Warga Padang Lawas Utara Penuhi PN Padangsidimpuan Imigrasi Belawan Hadirkan Pasporia Saat Car Free Day, Warga Bisa Urus Paspor di Hari Libur Penabalan Tongku Somba Sebagai Raja Huta Tambusai Timur Berjalan Sukses Dan Meriah Polres Rokan Hulu Monitoring Jagung Usia 64 Hari, Opimalisasi Program Ketahanan Pangan Nasional Aktivis Soroti Informasi Publik BNCT, Minta Kondisi Operasional Disampaikan Secara Transparan Sesuai Fakta Lapangan

Lintas Peristiwa

Tanggapi Aksi GPK di PT Socfindo Lae Butar, Erik Barus : Kami Melakukan Sesuai Aturan

badge-check


					Tanggapi Aksi GPK di PT Socfindo Lae Butar, Erik Barus : Kami Melakukan Sesuai Aturan Perbesar

Aceh Singkil | MitraPolda.com –

Menanggapi Aksi Massa Gerakan Persada Karina (GPK) di kantor PT. Socfindo Lae Butar , Erik Barus menjelaskan pada media di ruang kerjanya, Kamis (20/11) sekira pukul 18.00 WIB.

Erik menjelaskan secara gamblang bahwa PT. Socfindo Kebun Lae Butar telah lama hadir di tengah-tengah masyarakat tepatnya sejak tahun 1938. Kehadiran PT. Socfindo Kebun Lae Butar menjadi nilai positif bagi masyarakat sekitar terutama dalam hal lapangan kerja dan dalam bentuk program lain seperti CSR. Sehingga masyarakat sekitar akan mendapatkan manfaatnya, baik di secara pribadi maupun dalam bentuk kelompok. Misalnya, beberapa waktu lalu Pihak perusahaan memberikan bantuan kepada 18 kelompok tani kemitraan alat semprot racun bagi petani agar para petani dapat meningkatkan kualitas hasil produksi tanamannya.

Disamping itu, kepedulian perusahaan terhadap rumah ibadah, Pendidikan dan kaum duafa menjadi barometer atas kepedulian perusahaan kepada masyarakat sekitar.
Namun, Erik selaku manager PT. Socfindo Kebun Lae Butar tidak mempermasalahkan aksi yang dilaksanakan masyarakat selagi hal itu dilakukan sesuai dengan aturan.
Mengenai pengangkutan hasil produksi yang di tumpuk di tepi jalan telah melalui proses yang disesuaikan dan dugaan adanya kecelakaan yang diakibatkan pemuatan hasil produksi sawit kebun, pihaknya telah mengurusnya dan permasalahan janji mempekerjakan keluarga korban kecelakaan telah di usulkan. Akan tetapi hal itu tidak semudah membalik telapak tangan, sebab harus melalui proses persetujuan pimpinan.

Mengenai tuntutan penumbangan dan pembersihan pohon sawit di sepanjang jalan Tulaan-Silulusan sepanjang 3,95 Km, Pihaknya merasa tidak mendasar. Sebab jarak tanaman ke badan jalan sekitar 2 meter dianggap memadai, apalagi lebar jalan yang dahulunya 5 meter dilebarkan menjadi 8 meter. Karena pada esensinya jalan tersebut adalah jalan kebun yang di bebaskan untuk jalan umum (jalan kabupaten).

Melihat tuntutan GPK yang mendesak pembukaan akses jalan baru yang khusus untuk perusahaan, menurut Erik kurang bijaksana. Sebab Jalan umum yang ada saat ini adalah hasil pembebasan dari HGU PT. Socfindo Kebun Lae Butar untuk kepentingan akses jalan masyarakat dan saat ini telah menjadi jalan kabupaten.
“Pelepasan Jalan selebar 8 meter dari HGU PT. Socfindo Kebun Lae Butar merupakan inisiatif perusahaan agar akses jalan masyarakat dapat menjadi lancar khususnya dalam mengangkut hasil produksi pertanian mereka. Kenapa harus membuka akses jalan baru?” ujarnya.

Sedangkan masalah pelepasan Sebagian lahan HGU untuk fasilitas olahraga dan TPU minimal 2 Ha per desa bukan perkara yang mudah. Sebab secara administratif prosesnya bisa rumit dan memakan waktu,
Apalagi proses pengukuran panitia A dan panitia B sudah selesai. Dan saat ini sudah sampai ke Pusat.
Mengenai tenaga kerja local yang ada di sekitar Aceh Singkil, Erik menjelaskan, 90 % pekerja di PT socfindo kebun Lae Butar adalah masyarakat lokal, dan setiap tahunnya kita selalu memberitahukan secara terbuka ke masyarakat perihal adanya penerimaan karyawan. Tetapi kita juga punya mekanisme penerimaan karyawan antara lain tes kemampuan dan tes kesehatan. Serta penerimaan karyawan juga harus berdasarkan kebutuhan perusahaan.

Yang cukup menggelitik adalah kami Pihak Socfindo dibantu/dimediasi Polres Aceh Singkil sudah bertemu dengan koodinator aksi mereka, dan secara jelas kami sudah menjawab dan menjelaskan mengenai semua tuntutan mereka. Jadi mengapa harus unjuk rasa apalagi dilakukan di pasar umum yang mengganggu ketertiban umum dan mengganggu lalu lintas masyarakat? Serta dapat merusak iklim investasi di Kabupaten Aceh Singkil yang kita cintai ini.

Baca Lainnya

Penabalan Tongku Somba Sebagai Raja Huta Tambusai Timur Berjalan Sukses Dan Meriah

3 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Polres Rokan Hulu Monitoring Jagung Usia 64 Hari, Opimalisasi Program Ketahanan Pangan Nasional

3 Agustus 2026 - 22:31 WIB

Polda Riau Siapkan Pusat Studi Kepolisian dan Lingkungan, Perkuat Green Policing Berbasis Riset

24 Juli 2026 - 08:39 WIB

Penuh Keakraban, Kapolres Langkat Bersilaturahmi dengan Ketua DPRD

20 Juli 2026 - 21:07 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolres Langkat Bersama Jajaran TNI dan Forkopimda Hadiri Panen Raya Virtual di Sirapit

20 Juli 2026 - 21:05 WIB

Kapolres Langkat Tinjau Ketersediaan BBM di SPBU Perdamaian Stabat, Antrean Mulai Berangsur Normal

19 Juli 2026 - 22:02 WIB

Bangun Sinergi Penegakan Hukum, Kapolres Langkat Jalin Silaturahmi ke Plt Bupati Langkat,dan Kejari

17 Juli 2026 - 12:37 WIB

Pisah Sambut Kapolres Langkat, AKBP David Triyo: Terimakasih Atas Dukungan Selama Ini

17 Juli 2026 - 12:36 WIB

SMKN 1 Tanjung Pura Resmi Batalkan Kutipan Uang Baju Uniform dan Baju Olahraga

17 Juli 2026 - 12:30 WIB

Pastikan Distribusi BBM Lancar, Polda Sumut Siagakan 786 Personel di 325 SPBU

17 Juli 2026 - 12:30 WIB

Banyak Guru Honorer Madrasah di Asahan Lulus Sertifikasi Angkatan ke-4, Menanti Kepastian Pencairan Tunjangan Profesi

16 Juli 2026 - 01:18 WIB

Ketidaksesuaian Penyaluran Bantuan Masyarakat Muncul di Desa Hutarao, Sinyalemen Penyalahgunaan Menguat

16 Juli 2026 - 01:15 WIB

Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Botombawo Nias Utara telah Rampung

14 Juli 2026 - 08:10 WIB

Pendidikan di Pedalaman Terus Diperkuat, Satgas Bakti TNI Kebut Pembangunan SMPN 4 Ulu Idanotae

14 Juli 2026 - 08:09 WIB

Kepala sekolah SMA N 1 Ranto Baek diduga Gelapkan Bantuan PIP

14 Juli 2026 - 02:13 WIB

UPTD Puskesmas Kayulaut Gelar Pembekalan dan Evaluasi PMT

13 Juli 2026 - 23:06 WIB

Bendera merah putih robek dan kusam berkibar di Kantor Desa Batang Baruhar Paluta

1 Juli 2026 - 15:29 WIB

Jalinsum Hutaraja Tinggi Lumpuh

1 Juli 2026 - 15:25 WIB

Bhayangkara Sport Day Fun Run 5K, Polres Langkat 

29 Juni 2026 - 11:24 WIB

Gelombang Aksi Juni 2026: Aspirasi Rakyat atau Krisis Kepercayaan terhadap Pemerintah?

27 Juni 2026 - 01:38 WIB

Trending di Lintas Peristiwa