Menu

Mode Gelap
FORMABEM Bersama PT SMART Tbk Tebar Berkah di Belawan, 20 Anak Yatim dan 6 Penyandang Disabilitas Terima Bantuan Acara Syukuran Hari Jadi Polwan Ke 78 dan Pelepasan Purna Bakti Polres Batu Bara Kejati Sumut Salurkan Aduan Dugaan Kerugian Keuangan Negara di Dinas PMD Palas ke Kejari Setempat PEMKO PADANGSIDIMPUAN GAGAL MENYEGEL GUDANG UD. CINDY, KARENA MEMENTINGKAN KELUHAN PEKERJA Bupati Madina dan Wabup Hadiri Pelantikan Pengurus Kadin Periode 2026-2030 GPM PALAS Gelar Aksi Jilid II di Depan PKS PT KAS Ujung Batu, Desak Hentikan Operasional Akibat Dugaan Pencemaran Sungai Aek Tinga

Lintas Peristiwa

Puncak Kayu Kapur Kafe Kedabuhen Sambut Hari Pelleng Nasional: Diskon 20 Persen & Semangat Persatuan Adat

badge-check


					Puncak Kayu Kapur Kafe Kedabuhen Sambut Hari Pelleng Nasional: Diskon 20 Persen & Semangat Persatuan Adat Perbesar

Subussalam – MitraPolda.com |

Ketika cita rasa menjadi perekat identitas, Pelleng bukan sekadar warisan kuliner — ia adalah narasi perjuangan, kesehatan, dan kebangsaan yang menghangatkan dari Pakpak untuk Indonesia.

 

Subulussalam, mitrapolda.com. Menjelang Hari Pelleng Nasional 10 Oktober 2025, suasana di dataran tinggi Jontor, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, terasa berbeda. Aroma rempah khas Pelleng, makanan tradisional masyarakat adat Pakpak, menyeruak dari dapur Kafe Kayu Kapur Kedabuhen milik Rahman Manik, pengelola muda yang memadukan tradisi dan bisnis modern.(08/10).

 

Dalam wawancara Rahman mengumumkan promo spesial:

 

> “Mulai 11 sampai 13 Oktober, semua menu berbahan dasar Pelleng kami diskon 20 persen. Ini bagian kecil dari semangat Hari Pelleng Nasional untuk mengingatkan kita pada akar budaya Pakpak yang penuh makna,” ujarnya, Selasa (8/10/25).

 

🏆 Pelleng, Juara Nasional Kuliner Nusantara

 

Tak banyak yang tahu, Pelleng pernah dinobatkan sebagai Juara Nasional Festival Kuliner Nusantara di Jakarta tahun lalu. Juri menilai citarasa rempahnya unik, menggambarkan perpaduan filosofi pedas, hangat, dan penuh energi — simbol karakter masyarakat adat Pakpak yang tangguh.

 

Makanan ini kini dikenal luas di berbagai daerah seperti Pakpak Bharat, Sidikalang (Dairi), Aceh Singkil, Humbang Hasundutan, dan Kota Subulussalam. Dari kampung ke kota, Pelleng menjadi pengikat identitas diaspora masyarakat adat Pakpak yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia.

 

🌶️ Lebih dari Sekadar Rasa Pedas

 

Pelleng adalah nasi berbumbu rempah panas seperti lada hitam, asam cikala, jahe, kunyit, bawang, dan serai, disajikan dengan daging ayam kampung. Dalam tradisi adat, hidangan ini dihidangkan pada acara kerja tahun (panen raya) atau penyambutan tamu kehormatan.

 

Namun kini, khasiatnya menarik perhatian dunia kesehatan. Kandungan jahe dan lada hitam dipercaya mampu meredakan gangguan lambung, meningkatkan metabolisme, dan memperkuat daya tahan tubuh. Sementara kunyit dan serai, asam Cikala dikenal sebagai antioksidan alami yang menyehatkan hati dan mencegah radang.

 

“Banyak pengunjung rutin datang ke kafe ini bukan hanya untuk makan, tapi untuk terapi alami. Mereka bilang, setelah makan Pelleng, tubuh terasa hangat dan pencernaan lebih lancar,” ujar Rahman sambil tersenyum.

 

🔥 Simbol Semangat dan Persatuan Adat

 

Dalam sejarahnya, Pelleng bukan hanya makanan — tapi ritual penghormatan dan simbol persaudaraan.

Dulu, para pakalima dan pejuang adat disuguhi Pelleng sebelum berangkat berperang. Rasa pedasnya dianggap pemantik semangat juang dan keberanian.

 

Kini, filosofi itu hidup kembali. Setiap peringatan Hari Pelleng Nasional, masyarakat adat Pakpak di berbagai daerah menggelar acara serentak — dari Pakpak Bharat hingga Aceh Singkil — menandai kebangkitan rasa kebersamaan dalam bingkai nasionalisme.

 

🇮🇩 Kuliner yang Menyatukan Bangsa

 

Pelleng juga punya posisi istimewa dalam sejarah nasional. Ia menjadi warisan kuliner etnografis Nusantara, sejajar dengan rendang Minangkabau atau naniura Batak Toba.

Lebih dari itu, Pelleng adalah bukti kontribusi masyarakat adat dalam memperkaya identitas Indonesia — dari dapur tradisional hingga panggung kuliner dunia.

 

Pemerhati budaya, Dr. Berta Manalu, menyebut:

 

> “Pelleng adalah jembatan rasa antara masa lalu dan masa depan. Ia mempersatukan masyarakat adat yang terpencar, memberi ruang untuk mengenal jati diri dalam cita rasa Nusantara.”

 

🌾 Dari Tradisi ke Pariwisata Kuliner

 

Hari Pelleng Nasional tahun ini diperkirakan akan menjadi momentum penting. Pemerintah daerah dan komunitas adat Pakpak di berbagai kota tengah menyiapkan Festival Pelleng Nusantara, yang menampilkan lomba memasak, seminar budaya, dan pameran rempah lokal.

 

“Pelleng bukan hanya simbol makanan, tapi simbol peradaban. Ia mengajarkan bahwa dari rasa hangat bisa tumbuh persaudaraan,” tutup Rahman di Kafe Kayu Kapur yang mulai ramai menjelang sore.

 

Laporan Antoni steven dari Kota Subulussalam

Baca Lainnya

Acara Syukuran Hari Jadi Polwan Ke 78 dan Pelepasan Purna Bakti Polres Batu Bara

14 September 2026 - 13:18 WIB

Kejati Sumut Salurkan Aduan Dugaan Kerugian Keuangan Negara di Dinas PMD Palas ke Kejari Setempat

12 September 2026 - 22:39 WIB

PEMKO PADANGSIDIMPUAN GAGAL MENYEGEL GUDANG UD. CINDY, KARENA MEMENTINGKAN KELUHAN PEKERJA

12 September 2026 - 18:21 WIB

GPM PALAS Gelar Aksi Jilid II di Depan PKS PT KAS Ujung Batu, Desak Hentikan Operasional Akibat Dugaan Pencemaran Sungai Aek Tinga

5 September 2026 - 15:03 WIB

Polres Padang Lawas Utara Cek Lokasi Galian C dan Stone Crusher Diduga Belum Berizin

28 Agustus 2026 - 01:31 WIB

GUSTI PUTRA HAJORAN SIREGAR KETUA AMPI PALUTA DAMPINGI KADER TERBAIKNYA UNTUK MENDAFTAR CALON KETUA KNPI PALUTA

28 Agustus 2026 - 01:28 WIB

PKS KSM Raih Piagam Penghargaan Predikat TA’AT Dan PATUH Bidang Perlindungan Lingkungan Hidup

21 Agustus 2026 - 01:34 WIB

Polres Padang Lawas Utara Cek Lokasi Galian C dan Stone Crusher Diduga Belum Berizin

20 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Peringatan HUT RI 81 di kecamatan Padang bolak tenggara berlangsung hikmat

19 Agustus 2026 - 10:01 WIB

RIBUAN WARGA TEBING TINGGI PADATI LAPANGAN MERDEKA MERIAHKAN SEMARAK HUT KE-81 RI

18 Agustus 2026 - 23:23 WIB

BUKA KAMPANYE GERMAS DALAM ISPS 2026, WALI KOTA TEBING TINGGI APRESIASI PENURUNAN STUNTING

18 Agustus 2026 - 22:58 WIB

Toko Acai Jaya Tawarkan Pernak-pernik Merah Putih

18 Agustus 2026 - 22:54 WIB

PEMBAGIAN DANA KEMITRAAN TAHUKAH 1.5 MILYAR DI DESA SOMBA DEBATA DUSUN LINGGAHARA TUAI POLEMIK PENGURUS TERANCAM DILAPORKAN KE APH

17 Agustus 2026 - 02:33 WIB

Grand Final Open Turnamen Mini Soccer Tobat Cup Berlangsung Sengit, Berakhir Adu Finalti

10 Agustus 2026 - 22:31 WIB

Kapolres Langkat Gelar Minggu Kasih Bersama Jemaat GPdi Lembah Pujian

10 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Kapolres Langkat Ajak Warga Perkuat Iman dan Perangi Narkoba Lewat Safari Jumat Curhat

8 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Penabalan Tongku Somba Sebagai Raja Huta Tambusai Timur Berjalan Sukses Dan Meriah

3 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Polres Rokan Hulu Monitoring Jagung Usia 64 Hari, Opimalisasi Program Ketahanan Pangan Nasional

3 Agustus 2026 - 22:31 WIB

Polda Riau Siapkan Pusat Studi Kepolisian dan Lingkungan, Perkuat Green Policing Berbasis Riset

24 Juli 2026 - 08:39 WIB

Penuh Keakraban, Kapolres Langkat Bersilaturahmi dengan Ketua DPRD

20 Juli 2026 - 21:07 WIB

Trending di Lintas Peristiwa