Menu

Mode Gelap
Dirut PUD Pusat Pasar dipanggil Kejari Terkait Dugaan Suap Dan Gratifikasi POMAL TNI AL KODAERAL 1 Belawan, Terus Memburu Tindak Kriminal Dan Sarang Narkoba DPRD Medan Minta Disdikbud Terbitkan Edaran Larangan Uang Perpisahan Untuk Mencegah PUNGLI di Sekolah Satu Rumah Ludes Terbakar di Pulau Sicanang, Warga Panik Memadam kan Dengan Alat Seadanya Membongkar Borok Medan Utara: CSR Hanya Dinikmati Kroni, Rakyat Diberi Janji Palsu Kolaborasi Polisi dan TNI Respon Laporan Warga soal PETI, 12 Rakit Dimusnahkan

Lintas Peristiwa

Kasus Pelecehan Seksual, Polres Subulussalam Tegaskan Tak Ada Penghentian Perkara

badge-check


					Kasus Pelecehan Seksual, Polres Subulussalam Tegaskan Tak Ada Penghentian Perkara Perbesar

Subulussalam, mitrapolda.com |

Di tengah meningkatnya kasus pelecehan seksual terhadap anak dan perempuan di Aceh, Polres Subulussalam menepis kabar miring yang menyebut adanya penghentian perkara salah satu kasus pelecehan anak di wilayahnya. Kepolisian memastikan, perkara tersebut tetap diproses sesuai aturan hukum hingga ke pengadilan.

Kasat Reskrim Polres Subulussalam, IPTU Abdul Mufakhir, menyebut laporan polisi nomor LP/B/95/VIII/2025/SPKT/Polres Subulussalam/Polda Aceh tertanggal 5 Agustus 2025 yang dilayangkan orang tua korban sedang ditangani serius oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA).

“Tidak ada penghentian perkara. Kekerasan seksual terhadap anak tidak bisa diselesaikan di luar pengadilan. Bahkan pencabutan laporan maupun mediasi tidak berlaku. Aturan Kapolri jelas,” ujar Mufakhir, Senin (01/10).

Polisi memastikan sudah memeriksa saksi, ahli, hingga tersangka, dan telah mengirimkan SPDP ke Kejaksaan. Berkas perkara pun sudah dilimpahkan tahap I, kini menunggu koordinasi dengan jaksa.

Rumor yang menyebut adanya oknum penyidik meminta uang dibantah keras. “Tidak benar. Kami bekerja sesuai prosedur. Komitmen kami jelas: melindungi anak dan memastikan perkara tuntas,” kata Mufakhir.

Tren Kasus Meningkat

Kasus ini menyeruak di tengah meningkatnya keresahan masyarakat atas maraknya pelecehan seksual, yang kian sering menghantui ruang publik maupun domestik. Data LPSK dan sejumlah lembaga perlindungan anak di Aceh mencatat tren yang mengkhawatirkan: anak-anak dan perempuan masih menjadi korban paling rentan.

Bahkan data internal Polres Subulussalam menunjukkan, sepanjang 2025 jumlah kasus pelecehan seksual pada anak dan perempuan mencapai 40 kasus — angka yang oleh aparat disebut sebagai lonceng darurat.

Gelombang kasus itu juga mengetuk hati tokoh agama. Mereka menilai aparat tidak bisa bekerja sendiri. Para pemangku agama diminta turun tangan memberi edukasi moral kepada masyarakat, terutama keluarga, untuk mengidentifikasi sekaligus mencegah tindak kejahatan seksual sejak dini.

“Kasus pelecehan seksual ini bukan hanya urusan hukum, tapi juga soal moralitas. Agama harus hadir sebagai benteng pertama, mencegah lahirnya predator di tengah kita,” ujar seorang ulama di Subulussalam.

Polres Subulussalam berharap masyarakat tidak mudah termakan isu, dan tetap mendukung jalannya proses hukum. “Perkara ini adalah komitmen kami memberikan perlindungan maksimal terhadap anak,” tutup Humas Polres Subulussalam dalam siaran persnya.

Bantahan HMI: Klarifikasi atas Tudingan Media

Di sisi lain, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Subulussalam menyampaikan klarifikasi terkait pemberitaan salah satu media daring yang menyinggung nama organisasi tersebut dalam kasus dugaan pelanggaran oleh oknum Kanit PPA Polres Subulussalam.

Ketua Umum HMI Subulussalam, Farhan Rizki, menegaskan bahwa pernyataan yang dikutip media itu sama sekali tidak pernah disampaikan oleh pihaknya. Ia menilai hal tersebut telah mencemarkan nama baik organisasi.

“Statement yang ditulis media itu bukan dari kami dan tidak pernah dikonfirmasi sebelumnya. Ini jelas mencoreng nama baik HMI Subulussalam,” ujar Farhan, Rabu (1/10/2025).

Farhan menyinggung khusus pernyataan soal larangan wartawan yang disebut-sebut bersumber dari HMI. “Sangat disayangkan media mengeluarkan statement tanpa konfirmasi. Hal ini berpotensi menjadi pencemaran nama baik sebagaimana diatur dalam Pasal 27 ayat (3) UU ITE,” tegasnya.

Senada, inisiator HMI Subulussalam, Erwinsah Putra Berutu, S.Pd., M.Pd., juga menyatakan keberatan. Ia menilai tindakan media yang mengaitkan organisasi tanpa izin dan konfirmasi merupakan bentuk pelanggaran etika.

“Kami menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada Polres Subulussalam untuk dilakukan penyelidikan sesuai SOP yang berlaku. HMI Subulussalam juga menegaskan sikap tegas menolak segala bentuk pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur dan mengutuk keras tindakan tersebut,” kata Erwinsah.

HMI Subulussalam berharap agar media bersangkutan dapat bertindak profesional dengan mengedepankan prinsip konfirmasi dan keberimbangan dalam pemberitaan, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.//@ntoni tin inv**

Baca Lainnya

Kolaborasi Polisi dan TNI Respon Laporan Warga soal PETI, 12 Rakit Dimusnahkan

29 April 2026 - 22:24 WIB

Oknum lurah Kampung Lama di Duga Pungli Rp 4 juta ke Korban Banjir Warga Katanya Biar Bantuan Cepat Cair

29 April 2026 - 18:59 WIB

Kapolres Langkat Tinjau Langsung Renovasi Jembatan Merah Putih Sang Bhayangkara di Secanggang

29 April 2026 - 18:58 WIB

Prajurit Petarung Kodim 0201/Medan Gelar Tradisi Pedang Pora Lepas Sambut Dandim

29 April 2026 - 18:57 WIB

Kodim 0207/Simalungun Rampungkan Jembatan Aramco di Raya Bosi, Akses Warga Kembali Lancar

29 April 2026 - 18:57 WIB

Kodim 0209/Labuhanbatu Rampungkan Pembangunan Jembatan Aramco Pasar Bilah 2B

29 April 2026 - 18:55 WIB

Pos Kamling Jadi Garda Terdepan Keamanan Lingkungan, Polsek Besitang Intensifkan Sambang dan Cooling System

27 April 2026 - 01:36 WIB

Polda Riau Ungkap Praktik Premanisme Berkedok Debt Collector

26 April 2026 - 21:22 WIB

Kodim 0209/Labuhanbatu Tuntaskan Pembangunan Jembatan di Desa Sukarame Baru

26 April 2026 - 21:21 WIB

Kodim 0209/Labuhanbatu Rampungkan Pembangunan Jembatan Aramco Pasar Bilah 2B

26 April 2026 - 21:20 WIB

Ps Kasubsi Penmas Si Humas Polres Pakpak Bharat, Aiptu Widodo Layani Donor Darah Gol B+ Pasien RSUD Salak

25 April 2026 - 23:29 WIB

Sat Narkoba Polres Langkat Gerebek Lokasi Diduga Tempat Transaksi Sabu di Hinai

25 April 2026 - 22:58 WIB

Pangdam I/BB Pimpin Sertijab dan Tradisi Korps Pejabat Utama di Makodam I/BB

25 April 2026 - 22:55 WIB

Kepala SMAN 5 Medan Diduga Menyalah Gunakan Dana BOS

25 April 2026 - 22:55 WIB

Polsek Tambang Gelar Sosialisasi Green Policing dan Penanaman Pohon di Ponpes Az Zahra

25 April 2026 - 22:54 WIB

Kodim 0209/Labuhanbatu Tuntaskan Pembangunan Jembatan di Desa Sukarame Baru

25 April 2026 - 22:53 WIB

Polsek Tambang Gelar Sosialisasi Green Policing dan Penanaman Pohon di Ponpes Az Zahra

24 April 2026 - 23:00 WIB

Pangdam I/BB Tinjau Komlekdam I/BB, Pastikan Kesiapan Alkomlek dan Operasional Satuan

24 April 2026 - 23:00 WIB

Kodim 0209/Labuhanbatu Tuntaskan Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Tanjung Pasir

24 April 2026 - 22:59 WIB

Kodim 0212/TS Bersama Masyarakat Perbaiki Jembatan Gantung di Ulu Pungkut

24 April 2026 - 22:58 WIB

Trending di Lintas Peristiwa