Menu

Mode Gelap
Barang Bukti Curanmor Diserahkan, Polres Rohul Bantu Warga Tanpa Dipungut Biaya Sidang Vonis Seumur Hidup Darwis Harahap Dikawal Ketat, Ratusan Warga Padang Lawas Utara Penuhi PN Padangsidimpuan Imigrasi Belawan Hadirkan Pasporia Saat Car Free Day, Warga Bisa Urus Paspor di Hari Libur Penabalan Tongku Somba Sebagai Raja Huta Tambusai Timur Berjalan Sukses Dan Meriah Polres Rokan Hulu Monitoring Jagung Usia 64 Hari, Opimalisasi Program Ketahanan Pangan Nasional Aktivis Soroti Informasi Publik BNCT, Minta Kondisi Operasional Disampaikan Secara Transparan Sesuai Fakta Lapangan

Lintas Peristiwa

Jejak Rekomendasi Dugaan Peran Wali Kota Subulussalam: Orang Dekat HRB Disebut Memuluskan SP Baru PT MSB II

badge-check


					Jejak Rekomendasi Dugaan Peran Wali Kota Subulussalam: Orang Dekat HRB Disebut Memuluskan SP Baru PT MSB II Perbesar

Izin belum lengkap, Usaha jalan terus
Di balik rapat tertutup dan CSR Bus Sekolah

Subussalam – mitrapolda.com |

Di sebuah ruang rapat tertutup awal September lalu, sejumlah pejabat Pemerintah Kota Subulussalam disebut tengah membahas nasib izin lingkungan milik PT Mandiri Sawit Bersama II (PT MSB II) — perusahaan pengolahan kelapa sawit (PMKS) yang kini menjadi sorotan publik.

Namun rapat itu meninggalkan tanda tanya besar. Di tengah belum rampungnya izin Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB), perusahaan tersebut justru tetap beroperasi tanpa hambatan berarti.

> “Yang penting amankan dulu masyarakat yang ribut, agar perusahaan bisa jalan,” ujar seorang sumber internal, mengutip pernyataan Wali Kota Subulussalam H. Rasyid Benci (HRB) dalam sebuah pertemuan informal.

Ucapan itu kini menjadi potongan penting dalam mozaik dugaan kongkalikong politik dan perizinan bisnis sawit yang menyeret nama pejabat di lingkaran pemerintahan kota. Sejumlah sumber menyebut, orang dekat wali kota diduga berperan langsung melobi sejumlah instansi untuk melancarkan rekomendasi (SP baru) bagi mitra perusahaan tersebut.

Izin Belum Lengkap, Tapi Produksi Jalan

Ketika tim Mitrapolda.com mencoba menelusuri status izin, Kepala Bidang Teknik Dinas PUPR Kota Subulussalam menegaskan bahwa hingga kini PT MSB II belum pernah mengajukan permohonan IMB.

Pernyataan itu dikuatkan oleh Plt. Kepala Dinas PUPR, Irman, ST, yang mengaku telah berulang kali menyurati pihak perusahaan.

> “Sudah beberapa kali kami kirim surat agar mereka melengkapi izin, tapi tak pernah direspons,” ujar Irman.

Dari hasil penelusuran, PT MSB II juga belum menuntaskan izin AMDAL serta izin operasional penuh dari instansi teknis lain. Namun, aktivitas di lapangan tetap berlangsung bahkan disebut makin ekspansif — termasuk penambahan lahan olahan dan pembukaan akses baru menuju pabrik.

Beberapa warga di sekitar lokasi perusahaan di wilayah Sultan Daulat mengaku heran.

> “Katanya izin belum lengkap, tapi jalan terus. Sekarang malah mau kasih bus sekolah ke pemerintah kota,” ujar seorang tokoh masyarakat setempat.

Bus sekolah yang disebut bagian dari program CSR (Corporate Social Responsibility) itu justru memunculkan dugaan baru: apakah program CSR tersebut merupakan bagian dari “taktik barter politik” untuk melancarkan rekomendasi dan izin usaha?

Rekomendasi Misterius dan Jejak ‘Tengku’ dari Aceh Selatan

Dugaan makin kuat setelah muncul nama seorang pengusaha asal Aceh Selatan, dikenal dengan sapaan “Tengku”, yang disebut membawa masuk dokumen SP baru (Surat Penunjukan) untuk kepentingan distribusi bahan baku PT MSB II.

Menurut seorang sumber internal berinisial ER, SP itu tidak datang begitu saja.

> “SP itu hasil rekomendasi rahasia wali kota. Tapi waktu saya konfirmasi lagi, mereka bilang jangan dinaikkan beritanya karena SP itu milik bos besar,” ujar ER.

Informasi lain menyebut, negosiasi dilakukan dengan halus memakai nama perusahaan dari luar daerah. “Ada semacam barter: rekomendasi diganti dengan jaminan kelancaran izin,” ujar seorang sumber lain yang turut hadir dalam pertemuan itu.

Yang mengherankan, sejumlah pelaku usaha lokal di Subulussalam justru mengaku tidak pernah diberi kesempatan yang sama untuk menjadi rekanan pemasok bahan baku ke PT MSB II.

> “Kami sudah ajukan proposal resmi, tapi ditolak tanpa alasan. Yang dari luar malah cepat diterima,” ungkap seorang pengusaha lokal yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Bayangan Fee dan Politik Balas Jasa

Dari keterangan beberapa pihak yang dihimpun tim investigasi, muncul dugaan bahwa orang dekat wali kota berperan sebagai perantara antara perusahaan dan pejabat kota. Melalui jalur inilah isu persenan (fee) dari proyek SP baru mencuat.

> “Ada yang bilang, kalau SP sudah keluar, nanti ada bagian untuk pihak tertentu. Tapi siapa yang atur, kami tidak tahu pasti,” ujar sumber internal perusahaan.

Pola seperti ini bukan hal baru dalam lingkup perizinan daerah. Sebuah proyek bisa melenggang sebelum dokumen rampung, asalkan “jalur politiknya” terbuka lebar.
Dalam kasus PT MSB II, dugaan itu terlihat jelas dari sinkronisasi cepat antara munculnya SP baru dan pemberian CSR kepada Pemko Subulussalam.

Pemerintah Bungkam, Publik Bertanya

Hingga laporan ini diterbitkan, Pemerintah Kota Subulussalam belum memberikan klarifikasi resmi.
Tim Mitrapolda.com telah mengajukan permintaan wawancara kepada Wali Kota HRB dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, namun keduanya belum memberikan tanggapan.
Sementara itu, manajemen PT MSB II juga menolak berkomentar, dengan alasan “masih berkoordinasi dengan pihak pusat.”

Di tengah kebisuan itu, publik justru semakin gelisah.

> “Kalau izin belum lengkap, kenapa bisa operasi? Siapa yang lindungi?” ujar seorang warga Pegayo, Kecamatan Simpang Kiri.

Pertanyaan itu kini menjadi gema di ruang publik Subulussalam.
Bagaimana mungkin sebuah perusahaan yang belum menuntaskan izin AMDAL dan IMB dapat beroperasi bebas? Apakah benar ada barter rekomendasi dan fasilitas politik di balik kelancaran itu?

Penelusuran Berlanjut

Tim investigasi mitrapolda.com. Saat ini tengah menelusuri bukti tambahan rekaman percakapan, dan dokumen CSR yang diduga menjadi “imbalan politik” atas kelancaran izin PT MSB II.

Hingga ditemukan bukti otentik, publik berhak tahu sejauh mana kekuasaan dijalankan untuk kepentingan bersama — atau justru untuk kepentingan segelintir pihak. Investigasi ini akan terus berlanjut.

🧾 Reporter: Tim Investigasi Mitrapolda. Com.

Baca Lainnya

Penabalan Tongku Somba Sebagai Raja Huta Tambusai Timur Berjalan Sukses Dan Meriah

3 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Polres Rokan Hulu Monitoring Jagung Usia 64 Hari, Opimalisasi Program Ketahanan Pangan Nasional

3 Agustus 2026 - 22:31 WIB

Polda Riau Siapkan Pusat Studi Kepolisian dan Lingkungan, Perkuat Green Policing Berbasis Riset

24 Juli 2026 - 08:39 WIB

Penuh Keakraban, Kapolres Langkat Bersilaturahmi dengan Ketua DPRD

20 Juli 2026 - 21:07 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolres Langkat Bersama Jajaran TNI dan Forkopimda Hadiri Panen Raya Virtual di Sirapit

20 Juli 2026 - 21:05 WIB

Kapolres Langkat Tinjau Ketersediaan BBM di SPBU Perdamaian Stabat, Antrean Mulai Berangsur Normal

19 Juli 2026 - 22:02 WIB

Bangun Sinergi Penegakan Hukum, Kapolres Langkat Jalin Silaturahmi ke Plt Bupati Langkat,dan Kejari

17 Juli 2026 - 12:37 WIB

Pisah Sambut Kapolres Langkat, AKBP David Triyo: Terimakasih Atas Dukungan Selama Ini

17 Juli 2026 - 12:36 WIB

SMKN 1 Tanjung Pura Resmi Batalkan Kutipan Uang Baju Uniform dan Baju Olahraga

17 Juli 2026 - 12:30 WIB

Pastikan Distribusi BBM Lancar, Polda Sumut Siagakan 786 Personel di 325 SPBU

17 Juli 2026 - 12:30 WIB

Banyak Guru Honorer Madrasah di Asahan Lulus Sertifikasi Angkatan ke-4, Menanti Kepastian Pencairan Tunjangan Profesi

16 Juli 2026 - 01:18 WIB

Ketidaksesuaian Penyaluran Bantuan Masyarakat Muncul di Desa Hutarao, Sinyalemen Penyalahgunaan Menguat

16 Juli 2026 - 01:15 WIB

Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Botombawo Nias Utara telah Rampung

14 Juli 2026 - 08:10 WIB

Pendidikan di Pedalaman Terus Diperkuat, Satgas Bakti TNI Kebut Pembangunan SMPN 4 Ulu Idanotae

14 Juli 2026 - 08:09 WIB

Kepala sekolah SMA N 1 Ranto Baek diduga Gelapkan Bantuan PIP

14 Juli 2026 - 02:13 WIB

UPTD Puskesmas Kayulaut Gelar Pembekalan dan Evaluasi PMT

13 Juli 2026 - 23:06 WIB

Bendera merah putih robek dan kusam berkibar di Kantor Desa Batang Baruhar Paluta

1 Juli 2026 - 15:29 WIB

Jalinsum Hutaraja Tinggi Lumpuh

1 Juli 2026 - 15:25 WIB

Bhayangkara Sport Day Fun Run 5K, Polres Langkat 

29 Juni 2026 - 11:24 WIB

Gelombang Aksi Juni 2026: Aspirasi Rakyat atau Krisis Kepercayaan terhadap Pemerintah?

27 Juni 2026 - 01:38 WIB

Trending di Lintas Peristiwa