Menu

Mode Gelap
Medan Utara Menjerit! FORMABEM dan Penjaga Aset Kesultanan Deli Desak Pemko, Pemprov Juga Pelindo Stop Tutup Mata, CSR Kemana Pergi nya Diduga Lakukan Pemerasan, “Aktivis Abal-abal” Inisial LY Dikabarkan Jadi Tersangka Bupati PMA Lantik Sekda & 3 Kepala OPD Palas, Pertama Terapkan SIMATA di Sumut Dugaan Siswa Tidak Diizinkan Mengikuti Ujian Akibat Tunggakan SPP, Adi Warman Lubis Minta Klarifikasi Pihak Sekolah Pendampingan Hukum Kasus Kekerasan Terhadap Anak, Korban Anak dan Cucu Bapak Mesdi. Pengacara Michael P. Manurung, S.H. Dorong Lapor ke UPT PPA Kota Medan Ketua DPRD Sumut Janji Usut Tuntas Secara Transparan Permainan MBG, di Depan Masa Aksi Mahasiswa

News

Akankah Indonesia Menjadi “Meksiko-nya Asia”? Pengamat Soroti Penanganan Kasus Narkoba Khususnya di Kota Medan

badge-check

Foto: Diskusi dan Kolaborasi Rules Gaja,S kom Seorang Pengamat Sosial Bersama Tim WJMB.

MITRAPOLDA.COM, Medan, 28 Februari 2026 – Muncul kekhawatiran di tengah masyarakat terkait maraknya kasus narkotika yang dinilai belum menyentuh aktor intelektual atau mafia besar di balik peredaran gelap narkoba. Pengamat sosial Kota Medan, Rules Gaja, S.Kom, mempertanyakan keseriusan pemberantasan jaringan narkoba kelas kakap di Indonesia.

Foto: Sosok Rules Gaja, S kom. Seorang Pengamat Sosial Yang Juga Pimred di Salah Satu Media Online.

“Apakah Indonesia akan menjadi ‘Meksiko-nya Asia’? Apakah kita akan menjadi pabrik sekaligus basis bos kartel narkoba terbesar di kawasan, jika penegakan hukum hanya berhenti pada penangkapan barang bukti dan bandar kelas teri?” ujar Rules Gaja dalam pernyataannya, Jumat (27/2/2026).

 

Ia menyoroti pola penanganan kasus narkoba yang dinilai lebih banyak menampilkan penangkapan tersangka lapangan serta pemusnahan barang bukti secara seremonial, tanpa transparansi yang memadai.

 

Menurutnya, publik sering kali hanya diperlihatkan tumpukan barang bukti yang kemudian dimusnahkan dalam konferensi pers. Namun, masyarakat dan jurnalis tidak memiliki akses untuk memastikan keaslian barang tersebut maupun konsistensi jumlah antara yang disita dan yang dimusnahkan.

 

“Barang bukti dipaparkan ke publik, lalu dimusnahkan. Tapi apakah benar itu barang asli? Apakah jumlahnya sesuai dengan yang diumumkan? Mengapa sering muncul isu sebagian barang hilang atau ‘menguap’?” katanya.

 

Rules juga mengingatkan bahaya jika ada oknum penegak hukum yang justru menjadi beking peredaran narkoba. Menurutnya, bila praktik semacam itu benar terjadi dan tidak ditindak tegas, maka ancaman infiltrasi kartel internasional ke Indonesia bukan lagi sekadar wacana.

 

Belajar dari Meksiko: Bayang-Bayang Kartel Global

Kekhawatiran tersebut merujuk pada pengalaman pahit Meksiko dalam menghadapi kartel narkoba berskala global, seperti Nemesio Oseguera Cervantes, yang dikenal dengan alias El Mencho.

 

El Mencho merupakan pendiri sekaligus pemimpin Jalisco New Generation Cartel (CJNG), salah satu kartel paling berbahaya di dunia. Pemerintah Amerika Serikat bahkan menetapkan hadiah 15 juta dolar AS bagi siapa pun yang dapat memberikan informasi yang mengarah pada penangkapannya.

 

CJNG dituding sebagai aktor utama banjir fentanil ilegal ke Amerika Serikat dan memiliki jaringan distribusi di lebih dari 40 negara. Pada Februari 2025, pemerintah AS secara resmi menetapkan CJNG sebagai organisasi teroris asing, menandai eskalasi serius dalam perang melawan narkotika global.

 

Dari Polisi ke Raja Kartel

El Mencho lahir pada Juli 1966 di Michoacán, Meksiko. Jejak kriminalnya bermula saat ia berada di Amerika Serikat dan dihukum penjara pada 1994 di California atas konspirasi distribusi heroin.

 

Sekembalinya ke Meksiko, ia sempat menjadi anggota kepolisian di Jalisco. Namun kemudian kembali ke dunia kriminal dan membangun jaringan yang kelak menjelma menjadi kekuatan kartel besar. Kebangkitannya semakin pesat setelah penangkapan Joaquín Guzmán, bos Kartel Sinaloa.

 

CJNG sendiri lahir sebagai pecahan Kartel Milenio pada awal 2010-an. Dengan dukungan jaringan finansial dan logistik dari kelompok Los Cuinis, CJNG berkembang menjadi organisasi dengan struktur terdesentralisasi yang kuat—menyerupai sistem “waralaba” kriminal.

 

Kekerasan Terbuka dan Tantangan Negara

CJNG dikenal brutal. Pada 2015, kelompok ini menembak jatuh helikopter militer Meksiko dalam sebuah operasi keamanan di Jalisco. Meski diburu aparat Meksiko dan lembaga seperti Drug Enforcement Administration (DEA), El Mencho selama bertahun-tahun tetap sulit disentuh.

 

Para analis menyebut, sekalipun seorang gembong ditangkap atau tewas, jaringan kartel yang telah terdesentralisasi tetap dapat bertahan dan beregenerasi. Inilah yang membuat perang melawan narkotika menjadi konflik jangka panjang, kompleks, dan penuh tantangan struktural.

 

Indonesia di Persimpangan Jalan

Rules Gaja menilai, Indonesia saat ini berada di persimpangan penting. Dengan posisi geografis strategis, jumlah penduduk besar, dan jalur perdagangan internasional yang padat, Indonesia berpotensi menjadi pasar sekaligus transit narkoba internasional jika pengawasan dan integritas aparat tidak diperkuat.

 

Ia mendesak agar: Transparansi pemusnahan barang bukti diperketat dengan pengawasan independen.

Penindakan tidak berhenti pada kurir dan bandar kecil, tetapi menyasar jaringan keuangan dan aktor intelektual.

Pengawasan internal terhadap aparat penegak hukum diperkuat untuk mencegah praktik beking dan korupsi.

Pemerintah memperluas pendekatan pencegahan melalui edukasi dan rehabilitasi.

 

“Jangan sampai kita baru sadar ketika jaringan kartel sudah mengakar kuat dan negara kewalahan. Meksiko adalah pelajaran nyata bahwa ketika mafia narkoba tumbuh lebih cepat daripada kapasitas negara, dampaknya bisa sistemik dan berkepanjangan,” pungkasnya.

 

Kekhawatiran ini menjadi alarm bagi semua pihak bahwa perang melawan narkoba bukan hanya soal jumlah tangkapan atau barang yang dimusnahkan, melainkan soal membongkar ekosistem kejahatan secara menyeluruh—dari hulu hingga hilir.

(Tim)

Baca Lainnya

Medan Utara Menjerit! FORMABEM dan Penjaga Aset Kesultanan Deli Desak Pemko, Pemprov Juga Pelindo Stop Tutup Mata, CSR Kemana Pergi nya

20 Juni 2026 - 03:21 WIB

Dugaan Siswa Tidak Diizinkan Mengikuti Ujian Akibat Tunggakan SPP, Adi Warman Lubis Minta Klarifikasi Pihak Sekolah

17 Juni 2026 - 19:41 WIB

Pendampingan Hukum Kasus Kekerasan Terhadap Anak, Korban Anak dan Cucu Bapak Mesdi. Pengacara Michael P. Manurung, S.H. Dorong Lapor ke UPT PPA Kota Medan

17 Juni 2026 - 14:23 WIB

Ketua DPRD Sumut Janji Usut Tuntas Secara Transparan Permainan MBG, di Depan Masa Aksi Mahasiswa

16 Juni 2026 - 04:31 WIB

Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid SH Antar Langsung Hasil Panen Petani ke Bulog, Wujud Nyata Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

9 Juni 2026 - 21:13 WIB

Aksi Kriminal Yang Berada Tak Jauh Dari Pos Aparat Keamanan, Kembali Meresahkan Warga Kota Medan

7 Juni 2026 - 23:34 WIB

Sambut Hari Lahir Pancasila, WJMB Santuni Anak Yatim di Medan

1 Juni 2026 - 14:42 WIB

Lapor Pak Walikota & Gubernur. Ribuan Warga BTN Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan Dikepung Banjir, Aktivitas Lumpuh

31 Mei 2026 - 15:21 WIB

Wujudkan Program TJSL Pelindo Group, SPMT Branch Belawan Berbagi Hewan Kurban Idul Adha 1447 H / 2026 

28 Mei 2026 - 14:25 WIB

Saksikan Penyerahan Sapi Kurban Bantuan Presiden, Pengurus Teras FORMABEM Hadiri Festival Bedug Gema Takbir di Belawan

27 Mei 2026 - 01:50 WIB

PT Agro Raya Mas Salurkan Bantuan Sapi Kurban ke BKM Musholla Al Barokah Sei Mati

26 Mei 2026 - 21:54 WIB

Aksi Nyata FORMABEM di Hari Minggu: Gandeng Karang Taruna, Salurkan Amanah Sedekah Pendiri Untuk Yatim Hingga Warga Kurang Mampu di 6 Kelurahan

24 Mei 2026 - 16:42 WIB

HANYA JADI LADANG SUARA: Kelurahan Sei Mati Medan Labuhan Abadi dalam Banjir Dan Janji Palsu Pejabat!

23 Mei 2026 - 05:43 WIB

Sumatera Gelap Gulita: Klaim ‘Orang Desa Tak Terpengaruh Dollar’ Terbantah, Rakyat Jadi Korban Bobroknya Manajemen PLN Dan Gurita Korupsi

23 Mei 2026 - 03:06 WIB

Jalin Sinergi, DPP LSM Gempur Hadiri Peresmian DPC Macan Asia Kota Medan

22 Mei 2026 - 18:15 WIB

Perkuat Sinergi, Ketum FORMABEM Hadiri Undangan KODAERAL I Belawan Membahas Stabilitas Keamanan Dan Pembangunan Terbaik di Medan Utara

18 Mei 2026 - 18:39 WIB

FORMABEM Bersama 8 Penasehat Hukum, Buka POSBAKUM Untuk Atasi Masalah Perburuhan, Pelayanan Publik, Hingga Keamanan Yang Memprihatinkan

17 Mei 2026 - 18:52 WIB

LSM GEMPUR Desak Polisi Tangkap Pelaku Tabrak Lari Murid Kelas IV SD di Sumatera Utara

15 Mei 2026 - 22:02 WIB

LSM Gempur Akan Lanjutkan Laporan ke Kejatisu, Soroti Sikap Tidak Kooperatif Kejari dan PMD Batu Bara

15 Mei 2026 - 14:08 WIB

Luka yang Tak Kunjung Sembuh: Praktisi Hukum Maulida Agusdila Rosa Sitorus, SH,.MH. Soroti Ketimpangan Pembangunan Dan Akar Kriminalitas di Pesisir Medan

14 Mei 2026 - 22:49 WIB

Trending di News