Tambusai Timur | Mitra Polda.com
Acara Penabalan gelar sebagai pemangku Adat di Huta ( kampung ) Tambusai Timur Berjalan dengan lancar, Sabtu 01/08/2026, bertempat di desa Sukamaju, kecamatan Tambusai Timur kabupaten Rokan Hulu provinsi Riau.
Hadir dalam acara yang sangat sakral itu, Sultan Mahmud selaku Raja Tambusai, sekaligus bertindak menyematkan Selendang Kebesaran kepada Marwan Hasibuan sebagai pewaris Tongku Samba, dimana diketahui sejak puluhan Tahun lalu telah terjadi kekosongan Pemangku Adat Huta Tambusai.

Mewakili pemerintah kabupaten Rokan Hulu dihadiri bapak Margono S.Sos, mewakili Kapolres dihadiri Kapolsek Tambusai bapak Jon Heri, hadir ketua Lembaga Adat Melayu ( LAM ) Rokan Hulu dan dihadiri delapan raja-raja dibawah Tongku Somba seputar Huta Tambasai, dan Puluhan Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama turut serta memeriahkan acara Penabalan Gelar Adat tersebut.
Diawali dengan pejelasan Silsilah Marwan Hasibuan selaku Garis keturunan Tongku Somba dihadapan hadirin, acara Penabalan Gelar Adat dilanjutkan penyematan Topi Kebesaran dan Selendang ( Ulos ) Khas Mandailing berjalan dengan penuh hikmad yang diiringi Grup Kesenian Tortor “HABA-HABA GRUP” dari Kabupaten Padang Lawas-Sumatra Utara.
Dengan terlaksananya Penabalan Gelar Adat Huta Tambasai, maka Bapak Marwan Hasibuan resmi sandang Gelar Tongku Somba, menandai babak baru Pemangku Adat Huta Tambusai dibawah naungan LKA Tambusai.
Dalam kesempatan itu, usai prosesi Tabal, Tongku Somba melantik 9 raja-raja Adat Huta yakni :
1. RAJA ADAT TOBAT : KHOIRUL BASRI , GELAR : SUTAN BANGUN
2. RAJA ADAT SUKA MAJU : RIKI RENALDI HSB, GELAR : SUTAN PARLINDUNGAN
3. RAJA ADAT MAGA BARU : M. MAWARDI NST, GELAR : SUTAN BAROAR
4. RAJA ADAT LUBUK LANGKOK : RESIDEN HSB, GELAR : MANGARAJA JAYA
5. RAJA ADAT SILEWEK : SUDIRMAN LUBIS , GELAR : MANGARAJA SYAWAL
6. RAJA ADAT TELUK KASAI : IRLAN , GELAR : MANGARAJQ LANGIT
7. RAJA ADAT JANJI RAJA MAJU : ZULKARNAIN HSB, SH , GELAR : SUTAN KUMALA DIATAS
8. RAJA ADAT JANJI RAJA : MAJU H, GELAR : SUTAN KUMALA DI LANGIT
9. RAJA ADAT TINGKOK : H. AWALUDDIN SIREGAR, GELAR : MANGARAJA MALIM
Acara dilanjutkan dengan prosesi Kesenian Budaya Tortor, berjalan dengan.penuh haru dan sakral, hingga selesai terpantau berjalan mulus tanpa kendala apapun. ( Yunan Nst )








