
Keluhan dan Jeritan Warga Komplek TNI AL, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan-Medan, Sumatera Utara.
Yang setiap bulan dan sudah puluhan tahun selalu menderita tergenang banjir rob dan hujan, tanpa ada solusi konkrit oleh Walikota Medan maupun Gubernur Sumut. (red)
MITRAPOLDA.COM, Medan Labuhan – Ribuan warga Perumahan BTN Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, kembali harus menghadapi kenyataan pahit. Hujan yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan banjir merendam permukiman warga, Minggu (31/5/2026).
Air yang menggenangi jalan dan rumah warga membuat aktivitas masyarakat nyaris lumpuh. Sejumlah warga terpaksa menerobos genangan untuk beraktivitas, sementara anak-anak dan lansia memilih bertahan di dalam rumah demi keselamatan.
Warga menilai persoalan banjir di kawasan BTN Besar bukan lagi masalah baru. Setiap kali hujan dengan intensitas tinggi turun, kawasan tersebut hampir selalu menjadi langganan banjir. Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar mengenai efektivitas sistem drainase dan penanganan banjir yang selama ini dilakukan.
“Kami sudah terlalu sering mengalami banjir seperti ini. Setiap hujan deras, warga selalu was-was karena air bisa masuk ke rumah. Sampai kapan kondisi ini terus terjadi?” keluh salah seorang warga.
Selain mengganggu aktivitas harian, banjir juga dikhawatirkan merusak perabot rumah tangga, mengancam kesehatan warga, serta menghambat akses transportasi di lingkungan perumahan.
Masyarakat berharap Pemerintah Kota Medan tidak hanya turun saat banjir terjadi, tetapi juga menghadirkan solusi permanen. Normalisasi drainase, pengerukan saluran air, pembangunan sistem pengendali banjir, hingga evaluasi tata kelola lingkungan dinilai menjadi langkah yang harus segera dilakukan.
Warga kini menanti respons cepat dari Wali Kota Medan dan jajaran terkait. Sebab bagi masyarakat BTN Besar Medan Labuhan, banjir bukan lagi sekadar genangan air, melainkan persoalan tahunan yang terus menggerus kenyamanan dan kualitas hidup mereka.
“Jangan tunggu banjir semakin parah dan menimbulkan korban. Warga hanya ingin hidup tenang tanpa dihantui banjir setiap kali hujan turun,” tegas warga.
Hingga berita ini diturunkan, genangan air masih terlihat di sejumlah titik kawasan Perumahan BTN Kelurahan Besar Medan Labuhan dan warga berharap pemerintah segera turun tangan dengan tindakan nyata, bukan sekadar janji.
(MDR)







