Menu

Mode Gelap
Acara Syukuran Hari Jadi Polwan Ke 78 dan Pelepasan Purna Bakti Polres Batu Bara Kejati Sumut Salurkan Aduan Dugaan Kerugian Keuangan Negara di Dinas PMD Palas ke Kejari Setempat PEMKO PADANGSIDIMPUAN GAGAL MENYEGEL GUDANG UD. CINDY, KARENA MEMENTINGKAN KELUHAN PEKERJA Bupati Madina dan Wabup Hadiri Pelantikan Pengurus Kadin Periode 2026-2030 GPM PALAS Gelar Aksi Jilid II di Depan PKS PT KAS Ujung Batu, Desak Hentikan Operasional Akibat Dugaan Pencemaran Sungai Aek Tinga CAPAIAN IKAD KOTA TEBING TINGGI RAIH KATEGORI UNGGUL, WALI KOTA IMAN IRDIAN SARAGIH SIAP OPTIMALKAN INKLUSI KEUANGAN

News

Bukan Penglaris: Mengungkap Makna Tersembunyi di Balik Foto Legendaris Ungku Saliah di Rumah Makan Padang

badge-check

Ungku Saliah, seorang ulama kharismatik asal Pasa Panjang, Sungai Sariak, yang lahir pada tahun 1887 dengan nama asli Dawik. (foto-red)

MITRAPOLDA.COM,  Sumatera Barat – Pernahkah Anda memperhatikan foto seorang lelaki tua bersahaja dengan kopiah hitam dan kain sarung melingkar di leher yang terpajang di dinding Rumah Makan Padang? Bagi masyarakat awam, keberadaan foto ini sering kali dianggap sebagai “jimat penglaris”. Namun, bagi komunitas perantau Minang, khususnya dari Pariaman, anggapan tersebut adalah sebuah kekeliruan besar yang perlu diluruskan.

 

Sosok dalam foto tersebut adalah Ungku Saliah, seorang ulama kharismatik asal Pasa Panjang, Sungai Sariak, yang lahir pada tahun 1887 dengan nama asli Dawik. Beliau bukan sekadar tokoh agama biasa, melainkan sosok yang sangat dimuliakan karena kedalaman ilmu agama dan sifatnya yang santun.

 

Pajangan foto Ungku Saliah sebenarnya berfungsi sebagai “kartu identitas” visual bagi para pemilik usaha. Jika Anda melihat foto ini di sebuah rumah makan, dapat dipastikan pemiliknya berasal dari daerah Pariaman dan sekitarnya.

 

Ada sebuah tips unik bagi pelanggan: jika Anda menyapa pemilik rumah makan dengan sebutan “Ajo” dan ia menyahut dengan akrab, itu adalah tanda kuat ikatan persaudaraan sesama putra asli Pariaman. Foto tersebut menjadi pengikat batin antarperantau dan pengingat akan kampung halaman yang jauh di mata namun dekat di hati.

 

Foto legendaris ini diambil sekitar tahun 1971, tiga tahun sebelum Ungku Saliah wafat pada 3 Agustus 1974. Awalnya hanya dipajang oleh segelintir warga, namun kini telah menjadi tradisi yang meluas hingga ke mancanegara.

 

Ada tiga alasan utama mengapa foto ini dipajang:

 

– Bentuk Penghormatan (Ta’zim):

Sebagai wujud cinta murid kepada gurunya dan penghormatan terhadap ulama yang dianggap memiliki karamah.

– Teladan Moral:

Keberadaan foto tersebut menjadi pengingat bagi pedagang untuk senantiasa meneladani sifat Ungku Saliah yang jujur, rendah hati, dan taat beribadah dalam menjalankan usaha.

 

– Simbol Budaya:

Penanda sebuah kebudayaan yang memegang teguh nilai-nilai keislaman dan persaudaraan.

 

Menepis Mitos Mistis

Masyarakat Pariaman menegaskan bahwa memajang foto Ungku Saliah bukanlah ritual mistis atau upaya mencari keberuntungan secara gaib. Sebaliknya, ini adalah tentang menjaga warisan nilai dan identitas.

 

“Singkirkan pikiran tentang hal-hal mistis. Foto itu adalah simbol cinta dan identitas budaya yang kuat,” ungkap narasi yang beredar di kalangan masyarakat Minang.

 

Dengan memahami sejarah ini, diharapkan masyarakat luas tidak lagi salah kaprah dan dapat menghargai tradisi budaya yang dijunjung tinggi oleh para pengusaha kuliner Minang di seluruh penjuru nusantara.

(Red)

Baca Lainnya

Camat Bersama Pj Kades Huta Julu Hadiri Pengajian Maulid Nabi Muhammad

2 September 2026 - 21:35 WIB

BOM WAKTU DI DERMAGA PELABUHAN GABION BELAWAN: APAKAH INI DAMPAK DARI BBM OPLOSAN

23 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Anak Muda Belawan Hidupkan Semangat Kemerdekaan Lewat Seni: Teater Dermaga Hadirkan “MARTINI AKU INGIN PERGI”

20 Agustus 2026 - 22:12 WIB

WJMB DESAK PELINDO BUKA DATA TJSL: JANGAN SAMPAI MASYARAKAT SEKITAR PELABUHAN HANYA MENJADI PENONTON DI TANAH SENDIRI

18 Agustus 2026 - 05:46 WIB

Kasat Binmas Polres Pelabuhan Belawan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI Bersama Nelayan KNTI Bagan Deli

17 Agustus 2026 - 15:46 WIB

DPP TKN Kompas Nusantara Ajak Masyarakat Ambil Peran, Pembukaan Kepengurusan DPD Se Indonesia

17 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Polres Pelabuhan Belawan Gelar Sertijab Wakapolres dan Kapolsek Hamparan Perak, Sejumlah Pejabat Baru Dilantik

15 Agustus 2026 - 11:33 WIB

Polantas Karib, Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan Kenalkan Polisi sebagai Sahabat Anak Sejak Usia Dini

15 Agustus 2026 - 11:24 WIB

Sat Resnarkoba Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Dua Pengedar dan Seorang Pengguna Sabu di Hamparan Perak

14 Agustus 2026 - 11:07 WIB

POHON DITEBANG, INFORMASI DIPERTANYAKAN: DLH MEDAN DITUNTUT BUKA TERANG TERKAIT PROYEK BRT MEBIDANG

13 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Sat Resnarkoba Polres Pelabuhan Belawan Ringkus Pengedar Sabu di Medan Labuhan, Sita Uang Hasil Penjualan

13 Agustus 2026 - 15:50 WIB

Diduga Berawal dari Kios BBM Eceran, Kebakaran Hebat Ludeskan 5 Kios di Jalan Veteran Helvetia

6 Agustus 2026 - 03:51 WIB

Imigrasi Belawan Hadirkan Pasporia Saat Car Free Day, Warga Bisa Urus Paspor di Hari Libur

4 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Aktivis Soroti Informasi Publik BNCT, Minta Kondisi Operasional Disampaikan Secara Transparan Sesuai Fakta Lapangan

1 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Merajut Asa di Tengah Kemiskinan Belawan: Perjuangan Arsa Kartika Menjemput Pendidikan di Bayang-Bayang Gemerlap Kawasan Industri

25 Juli 2026 - 00:18 WIB

KECAMAN KERAS ATAS KETIDAKPEDULIAN WALIKOTA MEDAN DAN MANGKRAKNYA JANJI CSR BNCT SERTA PELANGGARAN HAK PEKERJA DI BELAWAN

23 Juli 2026 - 16:18 WIB

Waduh!!! Nama Kahiyang Ayu Disebut di Sidang Korupsi Medan Fashion Festival

23 Juli 2026 - 16:11 WIB

Tragis, Ratusan Kalinya! Jalan Hancur Lintasan Belawan Kembali Renggut Nyawa Pengantin Baru, Warga: “Rico Waas Jangan Hanya Pencitraan di Atas Penderitaan Rakyat

23 Juli 2026 - 01:00 WIB

AKBP Aditya S.P. Sembiring M., SIK, Resmi Menjabat Kapolres Pelabuhan Belawan, Menggantikan Pejabat Lama AKBP Rosef Efendi, SIK., MH., CPHR.

18 Juli 2026 - 00:34 WIB

Dibalik Krisis BBM di Sumut: Tradisi Setoran dan Manajemen Elnusa Petrofin Yang Tak Kompeten

17 Juli 2026 - 00:23 WIB

Trending di News