Menu

Mode Gelap
Barang Bukti Curanmor Diserahkan, Polres Rohul Bantu Warga Tanpa Dipungut Biaya Sidang Vonis Seumur Hidup Darwis Harahap Dikawal Ketat, Ratusan Warga Padang Lawas Utara Penuhi PN Padangsidimpuan Imigrasi Belawan Hadirkan Pasporia Saat Car Free Day, Warga Bisa Urus Paspor di Hari Libur Penabalan Tongku Somba Sebagai Raja Huta Tambusai Timur Berjalan Sukses Dan Meriah Polres Rokan Hulu Monitoring Jagung Usia 64 Hari, Opimalisasi Program Ketahanan Pangan Nasional Aktivis Soroti Informasi Publik BNCT, Minta Kondisi Operasional Disampaikan Secara Transparan Sesuai Fakta Lapangan

Lintas Peristiwa

Jejak Gelap di BUMDes Roh Mekar Perduhapen, dari Modal Desa Hingga Dugaan Kantong Pribadi

badge-check


					Jejak Gelap di BUMDes Roh Mekar Perduhapen, dari Modal Desa Hingga Dugaan Kantong Pribadi Perbesar

Pakpak Bharat | mitrapolda.com –

BUMDes Roh Mekar dibentuk dengan semangat mulia: menggerakkan ekonomi warga Desa Perduhapen melalui usaha produktif berbasis lokal. Namun, jejak uang yang seharusnya memutar roda ekonomi rakyat itu kini diduga berbelok arah.

Penelusuran menunjukkan, sejak berdiri pada 2021, Roh Mekar menerima kucuran dana penyertaan modal dari Dana Desa yang totalnya mencapai ratusan juta rupiah. Dana itu dialokasikan untuk unit usaha simpan pinjam dan pengelolaan hasil bumi. Namun hingga akhir 2024, laporan keuangannya tidak pernah diumumkan secara terbuka kepada masyarakat, melanggar prinsip transparansi desa sebagaimana diatur dalam Permendesa PDTT Nomor 4 Tahun 2015.

Kronologi Dugaan Penyimpangan. Sumber internal pemerintah desa menyebutkan, pada awal pembentukan, BUMDes Roh Mekar hanya aktif di atas kertas. Tidak ada aktivitas usaha yang jelas, meski dana sudah dicairkan. Beberapa alat usaha yang seharusnya dibeli tak pernah sampai ke lokasi.

 

Pada 2023, muncul laporan masyarakat kepada pendamping desa tentang adanya “pemanfaatan dana tanpa mekanisme musyawarah desa.” Laporan itu tak pernah ditindaklanjuti serius. Hingga akhirnya pada pertengahan 2025, warga mulai melakukan aksi protes menuntut pertanggungjawaban keuangan.

 

Seorang tokoh masyarakat Perduhapen yang ditemui awak medya menyebutkan, “Kami hanya ingin kejelasan. Kalau memang dana itu sudah digunakan, tunjukkan buktinya. Jangan diam-diam hilang.”

 

Menguji Jejak Dana

 

Menurut dokumen yang diterima wartawan, dana penyertaan modal yang digelontorkan mencapai lebih dari Rp300 juta selama tiga tahun anggaran. Dari jumlah itu, sekitar Rp150 juta disebut telah digunakan untuk “unit simpan pinjam masyarakat”, tapi tidak ada satu pun warga yang mengaku pernah mendapat pinjaman resmi dari BUMDes.

 

Sementara itu, sebagian dana lainnya disebut mengalir untuk pembelian aset usaha yang tak jelas keberadaannya. Dalam audit internal yang belum dipublikasikan, Inspektorat menemukan indikasi adanya transaksi fiktif dengan rekanan yang tak terdaftar di sistem keuangan desa.

 

“Modusnya klasik: dana dicairkan, bukti pengadaan dibuat belakangan,” ujar seorang pejabat pemeriksa yang enggan disebut namanya karena belum berwenang memberikan keterangan resmi.

 

Aktor dan Relasi Kuasa

 

Sejumlah nama mulai mencuat dalam dugaan penyimpangan ini. Dari struktur organisasi, terdapat pengurus inti BUMDes, kepala desa, pengawas, serta perangkat desa yang memiliki akses terhadap keuangan.

Warga menduga ada “hubungan kedekatan” antara pengurus dan beberapa pejabat desa, sehingga proses pengawasan menjadi lemah.

 

“Selama ini laporan BUMDes langsung ditandatangani tanpa verifikasi lapangan. Semua serba cepat asal formalitas,” kata salah satu anggota BPD.

 

Menanti Nyali Aparat Penegak Hukum

 

Pemanggilan oleh Inspektorat Kabupaten Pakpak Bharat pada 11 November 2025 menjadi momentum penting. Jika pemeriksaan ini menemukan bukti kuat, masyarakat mendesak agar kasus segera dilimpahkan ke aparat penegak hukum.

 

Aktivis antikorupsi di Pakpak Bharat Anton menegaskan, “Sudah cukup banyak dana desa yang lenyap di balik program ekonomi rakyat. Aparat harus berani membongkar, bukan hanya memanggil.” Kata Aktivis itu.

 

Kini, semua pihak menunggu langkah lanjutan. Apakah Inspektorat benar-benar menelusuri hingga ke akar, atau hanya menutup laporan dengan catatan administratif.

Yang jelas, masyarakat Desa Perduhapen berharap uang desa kembali menjadi milik rakyat — bukan jadi sumber kekuasaan kecil di pelosok Pakpak Bharat.//@tim inv.

Baca Lainnya

Penabalan Tongku Somba Sebagai Raja Huta Tambusai Timur Berjalan Sukses Dan Meriah

3 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Polres Rokan Hulu Monitoring Jagung Usia 64 Hari, Opimalisasi Program Ketahanan Pangan Nasional

3 Agustus 2026 - 22:31 WIB

Polda Riau Siapkan Pusat Studi Kepolisian dan Lingkungan, Perkuat Green Policing Berbasis Riset

24 Juli 2026 - 08:39 WIB

Penuh Keakraban, Kapolres Langkat Bersilaturahmi dengan Ketua DPRD

20 Juli 2026 - 21:07 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolres Langkat Bersama Jajaran TNI dan Forkopimda Hadiri Panen Raya Virtual di Sirapit

20 Juli 2026 - 21:05 WIB

Kapolres Langkat Tinjau Ketersediaan BBM di SPBU Perdamaian Stabat, Antrean Mulai Berangsur Normal

19 Juli 2026 - 22:02 WIB

Bangun Sinergi Penegakan Hukum, Kapolres Langkat Jalin Silaturahmi ke Plt Bupati Langkat,dan Kejari

17 Juli 2026 - 12:37 WIB

Pisah Sambut Kapolres Langkat, AKBP David Triyo: Terimakasih Atas Dukungan Selama Ini

17 Juli 2026 - 12:36 WIB

SMKN 1 Tanjung Pura Resmi Batalkan Kutipan Uang Baju Uniform dan Baju Olahraga

17 Juli 2026 - 12:30 WIB

Pastikan Distribusi BBM Lancar, Polda Sumut Siagakan 786 Personel di 325 SPBU

17 Juli 2026 - 12:30 WIB

Banyak Guru Honorer Madrasah di Asahan Lulus Sertifikasi Angkatan ke-4, Menanti Kepastian Pencairan Tunjangan Profesi

16 Juli 2026 - 01:18 WIB

Ketidaksesuaian Penyaluran Bantuan Masyarakat Muncul di Desa Hutarao, Sinyalemen Penyalahgunaan Menguat

16 Juli 2026 - 01:15 WIB

Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Botombawo Nias Utara telah Rampung

14 Juli 2026 - 08:10 WIB

Pendidikan di Pedalaman Terus Diperkuat, Satgas Bakti TNI Kebut Pembangunan SMPN 4 Ulu Idanotae

14 Juli 2026 - 08:09 WIB

Kepala sekolah SMA N 1 Ranto Baek diduga Gelapkan Bantuan PIP

14 Juli 2026 - 02:13 WIB

UPTD Puskesmas Kayulaut Gelar Pembekalan dan Evaluasi PMT

13 Juli 2026 - 23:06 WIB

Bendera merah putih robek dan kusam berkibar di Kantor Desa Batang Baruhar Paluta

1 Juli 2026 - 15:29 WIB

Jalinsum Hutaraja Tinggi Lumpuh

1 Juli 2026 - 15:25 WIB

Bhayangkara Sport Day Fun Run 5K, Polres Langkat 

29 Juni 2026 - 11:24 WIB

Gelombang Aksi Juni 2026: Aspirasi Rakyat atau Krisis Kepercayaan terhadap Pemerintah?

27 Juni 2026 - 01:38 WIB

Trending di Lintas Peristiwa