Humbahas | MitraPolda.com –
Kepala Sekolah SMK N 1 Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan, tidak propesional dalam tugas sebagai Pemimpin untuk membangun dangembang Generasi bangsa.
Penggelapan dana bos biasanya mark up pembelian buku dan perawatan dan peliharaan.
penyalahgunaan dan pengelolaan dana bos tidak luput dari perhatian masyarakat sebab tidak jarang oknum kepala sekolah terjerat pidana akibat penyalahgunaan Dana bos tersebut.
Menjadi salah satu pilar dalam mendukung sistem pendidikan dasar menengah Dana bos yang dikuncurkan,pemerintah pusat.adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar dan menengah.
Namun pengelolaan dana bos di SMK Negeri 1pollung sudah menjadi sorotan masyarakat diduga penyelewengan dana bos.
,”Biasanya permainan kepala sekolah dalam praktis penyalahgunaan Dana bos yang paling rawan..di pengadaan Buku dan pemeliharaan perawatan sekolah.
Kami dari media dan Sebagai Jurnalistik sebagai sosial kontrol yang membantu pemerintah mengawasi pembangunan, sarana prasarana dan juga segala bentuk bantuan sosial yang di anggarkan oleh pemerintah pusat.
Saat awak media meminta untuk kompirmasi kepada kepala sekolah, kepala sekolah selalu beralasan dengan alasan sakit.
kepala sekolah tidak pernah berada di sekolah untuk konfirmasi.dihubungi dari tlpn seluler dan selalu mengatakan aku datang hanya mengisi absen saja.
Ketika kami mengusahakan untuk ketemu dengan kepala sekolah tersebut, maka kepala sekolah merasa terjebak dan tidak bisa mengelak melihat kehadiran kami.
kepala sekolah kebetulan ada di ruang kerjanya dan tidak dapat di konfirmasi malah bilang mau apa ?dan mau konfirmasi tentang apa?.kalo mau silaturahmi bilang saja biar saya kasih uang minyak karna kalian udah cape datang kesekolah ini cetus kepala sekolah.
Kepala sekolah SMK N1pollung humbahas menolak untuk di konfirmasi padahal bayak kejanggalan yang kami temukan di sekolah mengenai sarpras mulai tahun 2024 dan 2025.
Kami dari awak media sangat kecewa dengan ucapan kepala sekolah…seolah olah kami hanya butuh uang minyak.
Padahal kami dari awak media adalah pilar ke 4 sebagai sosial kontrol tidak dihargai .Bangaiman tanggapan kepala dinas terkait sebagai(kacapdis) Drs.Alfret H.Silalahi.M.SI. tentang kepala sekolah yang hanya mengisi absen.? Bangaimana mungkin sekolah akan maju bila yang bertanggung jawab tidak mematuhi aturan dari pemerintah.(J.S)








