Menu

Mode Gelap
Barang Bukti Curanmor Diserahkan, Polres Rohul Bantu Warga Tanpa Dipungut Biaya Sidang Vonis Seumur Hidup Darwis Harahap Dikawal Ketat, Ratusan Warga Padang Lawas Utara Penuhi PN Padangsidimpuan Imigrasi Belawan Hadirkan Pasporia Saat Car Free Day, Warga Bisa Urus Paspor di Hari Libur Penabalan Tongku Somba Sebagai Raja Huta Tambusai Timur Berjalan Sukses Dan Meriah Polres Rokan Hulu Monitoring Jagung Usia 64 Hari, Opimalisasi Program Ketahanan Pangan Nasional Aktivis Soroti Informasi Publik BNCT, Minta Kondisi Operasional Disampaikan Secara Transparan Sesuai Fakta Lapangan

Lintas Peristiwa

Perkumpulan PENJARA Laporkan Dugaan Korupsi Pengadaan Buku ke Kejari Labusel

badge-check


					Perkumpulan PENJARA Laporkan Dugaan Korupsi Pengadaan Buku ke Kejari Labusel Perbesar

Labusel – Mitrapolda.com -|

Perkumpulan Pemuda Nusantara Jawa Sumatra (PENJARA) resmi melaporkan dugaan penyimpangan pada proyek pengadaan buku koleksi perpustakaan sekolah dasar di Kabupaten Labuhanbatu Selatan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat, Jumat (17/10).

Laporan tersebut tertuang dalam surat bernomor 095/LB/X/2025, yang memuat dugaan adanya ketidakwajaran dalam pelaksanaan program pengadaan buku perpustakaan di lingkungan Dinas Pendidikan Labuhanbatu Selatan.

Adapun Kegiatan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2019–2020 itu diketahui memiliki nilai pagu anggaran mencapai Rp5,2 miliar.

Menurut Ketua PENJARA Hendra hrp, proyek tersebut diduga tidak dilaksanakan secara transparan, baik dari segi mekanisme pengadaan, jumlah, maupun jenis buku yang disalurkan ke sekolah-sekolah. Selain itu, laporan pertanggungjawaban kegiatan juga dinilai tidak jelas dan tidak dapat diakses oleh publik.

“Temuan kami menunjukkan adanya dugaan kuat penyalahgunaan wewenang yang berpotensi menimbulkan kerugian negara. Kami meminta Kejaksaan untuk segera menindaklanjuti laporan ini dengan memanggil pihak-pihak terkait, termasuk Dinas Pendidikan sebagai pelaksana kegiatan,” ujar Hendra, Ketua PENJARA DPC Labuhanbatu Raya.

Lebih lanjut, Hendra menyoroti adanya potensi konflik kepentingan, mengingat pejabat yang sebelumnya menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam proyek tersebut kini telah menduduki posisi sebagai Kepala Dinas Pendidikan Labuhanbatu Selatan.

“Hal ini jelas menjadi pertanyaan,bagaimana mungkin seseorang yang terlibat langsung dalam pelaksanaan proyek kini memimpin instansi yang sedang kami laporkan, sementara laporan pertanggungjawaban proyek itu belum pernah dipublikasikan?” tegasnya.

PENJARA menilai lemahnya transparansi dalam pengelolaan dana pendidikan merupakan bentuk pengingkaran terhadap amanah publik.

“Dana pendidikan seharusnya digunakan untuk meningkatkan mutu belajar anak-anak, bukan untuk kepentingan pribadi. Negara tidak boleh dirugikan,” ujar Hendra.(M.S)

Baca Lainnya

Penabalan Tongku Somba Sebagai Raja Huta Tambusai Timur Berjalan Sukses Dan Meriah

3 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Polres Rokan Hulu Monitoring Jagung Usia 64 Hari, Opimalisasi Program Ketahanan Pangan Nasional

3 Agustus 2026 - 22:31 WIB

Polda Riau Siapkan Pusat Studi Kepolisian dan Lingkungan, Perkuat Green Policing Berbasis Riset

24 Juli 2026 - 08:39 WIB

Penuh Keakraban, Kapolres Langkat Bersilaturahmi dengan Ketua DPRD

20 Juli 2026 - 21:07 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolres Langkat Bersama Jajaran TNI dan Forkopimda Hadiri Panen Raya Virtual di Sirapit

20 Juli 2026 - 21:05 WIB

Kapolres Langkat Tinjau Ketersediaan BBM di SPBU Perdamaian Stabat, Antrean Mulai Berangsur Normal

19 Juli 2026 - 22:02 WIB

Bangun Sinergi Penegakan Hukum, Kapolres Langkat Jalin Silaturahmi ke Plt Bupati Langkat,dan Kejari

17 Juli 2026 - 12:37 WIB

Pisah Sambut Kapolres Langkat, AKBP David Triyo: Terimakasih Atas Dukungan Selama Ini

17 Juli 2026 - 12:36 WIB

SMKN 1 Tanjung Pura Resmi Batalkan Kutipan Uang Baju Uniform dan Baju Olahraga

17 Juli 2026 - 12:30 WIB

Pastikan Distribusi BBM Lancar, Polda Sumut Siagakan 786 Personel di 325 SPBU

17 Juli 2026 - 12:30 WIB

Banyak Guru Honorer Madrasah di Asahan Lulus Sertifikasi Angkatan ke-4, Menanti Kepastian Pencairan Tunjangan Profesi

16 Juli 2026 - 01:18 WIB

Ketidaksesuaian Penyaluran Bantuan Masyarakat Muncul di Desa Hutarao, Sinyalemen Penyalahgunaan Menguat

16 Juli 2026 - 01:15 WIB

Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Botombawo Nias Utara telah Rampung

14 Juli 2026 - 08:10 WIB

Pendidikan di Pedalaman Terus Diperkuat, Satgas Bakti TNI Kebut Pembangunan SMPN 4 Ulu Idanotae

14 Juli 2026 - 08:09 WIB

Kepala sekolah SMA N 1 Ranto Baek diduga Gelapkan Bantuan PIP

14 Juli 2026 - 02:13 WIB

UPTD Puskesmas Kayulaut Gelar Pembekalan dan Evaluasi PMT

13 Juli 2026 - 23:06 WIB

Bendera merah putih robek dan kusam berkibar di Kantor Desa Batang Baruhar Paluta

1 Juli 2026 - 15:29 WIB

Jalinsum Hutaraja Tinggi Lumpuh

1 Juli 2026 - 15:25 WIB

Bhayangkara Sport Day Fun Run 5K, Polres Langkat 

29 Juni 2026 - 11:24 WIB

Gelombang Aksi Juni 2026: Aspirasi Rakyat atau Krisis Kepercayaan terhadap Pemerintah?

27 Juni 2026 - 01:38 WIB

Trending di Lintas Peristiwa