ACEH SINGKIL | MitraPolda.com |
Musyawarah Daerah (Musda) ke-V Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Kabupaten Aceh Singkil menjadi momentum penting bagi kebangkitan petani sawit di daerah ini.
Dalam forum tersebut, APKASINDO menegaskan komitmennya untuk memberi kontribusi nyata bagi kesejahteraan petani, meningkatkan kapasitas, dan memperkuat kemitraan dengan pabrik kelapa sawit (PKS/PMKS).(17/10/25).
🤝 Petani dan Pabrik Harus Jadi Mitra, Bukan Lawan
Plt. Ketua DPD APKASINDO Aceh Singkil Andre Sagala menegaskan, hubungan antara petani dan perusahaan tidak boleh saling curiga atau berseberangan.
Melainkan harus dibangun di atas prinsip kemitraan yang adil dan transparan, agar rantai pasok kelapa sawit berjalan sehat.
> “Petani sawit adalah ujung tombak ekonomi daerah. Jika mereka kuat, maka industri sawit juga akan kuat,” ujar salah satu pengurus APKASINDO dalam sambutannya.
Ketua APKASINDO Terpilih Syarifuddin usai terpilih menyampaikan “kita mendorong agar harga Tandan Buah Segar (TBS) ditetapkan secara adil dengan melibatkan perwakilan petani, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan.
📚 Meningkatkan Kapasitas dan Pengetahuan Petani
Selain memperjuangkan kebijakan harga, Musda ini juga membahas pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia petani sawit.
APKASINDO berkomitmen menjalankan pelatihan dan pendampingan teknis — mulai dari manajemen kebun, praktik berkelanjutan, hingga literasi hukum agraria dan tata niaga sawit.
Langkah ini diharapkan mampu mendorong petani Aceh Singkil naik kelas, tidak hanya sebagai penghasil TBS, tapi juga pelaku ekonomi mandiri yang melek teknologi dan hukum. Jelas Ketua terpilih Apkasindo ACEH Singkil.
🛡️ Perlindungan Hak Petani Jadi Prioritas
APKASINDO juga menyoroti masih lemahnya perlindungan hukum bagi petani kecil, terutama saat menghadapi fluktuasi harga dan praktik dagang yang merugikan.
Melalui forum Musda, asosiasi ini menyerukan kepada pemerintah daerah dan pemangku kepentingan agar hak-hak petani dilindungi secara nyata, sesuai amanat Permentan Nomor 1 Tahun 2018 tentang Pedoman Penetapan Harga TBS.
> “Kami ingin petani sawit di Aceh Singkil tidak lagi menjadi penonton di tanah sendiri,” tegas perwakilan APKASINDO.
🌱 Sawit Rakyat Kuat, Daerah Maju
Musda ke-V ini menjadi bukti bahwa petani sawit di Aceh Singkil siap bertransformasi.
Melalui kebersamaan dan kemitraan yang sehat, APKASINDO yakin sawit rakyat bisa menjadi kekuatan ekonomi daerah yang berkelanjutan dan menyejahterakan.
> “Inilah saatnya petani sawit naik kelas — kuat di kebun, paham di pasar, dan terlindungi oleh kebijakan,” ujar panitia Musda.
📍Musda ke-V APKASINDO Aceh Singkil bukan sekadar forum seremonial, melainkan ajang konsolidasi gagasan. //Antoni tin**








