Menu

Mode Gelap
Bukan Penglaris: Mengungkap Makna Tersembunyi di Balik Foto Legendaris Ungku Saliah di Rumah Makan Padang Gema Takbir Membahana, Ribuan Peserta Meriahkan Pawai Keliling di Kecamatan Belawan Jelang Idul Fitri 1447 H, MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan Umumkan Jadwal Libur dan Aturan Baru Penggunaan Gawai Yayasan Bagas Godang Siabu Gelar Santunan Anak Yatim Pemko Medan Matangkan Persiapan Sholat Idul Fitri, Takbiran dan Pawai Kendaraan Digelar di Dua Titik WJMB Minta Tegas & Hukum Faskes Yang Menolak Pasien Darurat; Banyak Faskes Belum Faham UU Kesehatan

Lintas Peristiwa

LSM API Sesalkan Lolosnya SP Perusahaan Luar, Sementara Usaha Lokal Subulussalam Justru Ditolak

badge-check


					LSM API Sesalkan Lolosnya SP Perusahaan Luar, Sementara Usaha Lokal Subulussalam Justru Ditolak Perbesar

Kejadian ini ciptakan kecemburuan sosial dan dugaan permainan izin sawit yang perlu segera diusut,” ujar Ketua LSM API Adi Subandi, yang juga Relawan Prabowo Aceh tersebut.

 

Subulussalam | mitrapolda.com —

Ketua LSM Aliansi Peduli Indonesia (API) Kota Subulussalam, Adi Subandi, menyoroti keras dugaan praktik pilih kasih dalam pemberian Surat Penunjukan (SP) kepada perusahaan mitra pengolahan kelapa sawit di wilayah tersebut. Ia menyesalkan kebijakan yang terkesan lebih memihak perusahaan luar daerah, sementara sejumlah SP dari pelaku usaha lokal Subulussalam justru ditolak tanpa alasan jelas.

 

> “Kami sangat kecewa. SP dari perusahaan luar justru diloloskan, sementara SP dari perusahaan-perusahaan lokal ditolak. Ini menciptakan kecemburuan sosial dan merusak iklim usaha di daerah sendiri,” tegas Adi Subandi saat uang juga relawan Prabowo itu ditemui di Subulussalam, Kamis (16/10/2025).

 

 

Menurutnya, praktik semacam ini memperkuat dugaan adanya lobi-lobi politik dan intervensi kekuasaan dalam proses rekomendasi SP ke PT Mandiri Sawit Bersama II (PT MSB II). Ia mendesak Pemerintah Kota Subulussalam serta Aparat Penegak Hukum (APH) turun tangan memeriksa kejanggalan tersebut.

 

> “Kami minta kegiatan PT MSB II yang menampung SP dari luar daerah segera dihentikan sampai semua izin dan rekomendasi diperiksa ulang. Jangan sampai perusahaan lokal terus dizalimi di tanah sendiri,” tambahnya.

 

Jejak Rekomendasi Misterius dan Dugaan Peran Pejabat Kota

 

Sebelumnya, mitrapolda.com mengungkap adanya dugaan peran orang dekat Wali Kota Subulussalam, H. Rasyid Benci (HRB), dalam memuluskan keluarnya SP baru untuk PT MSB II — meski izin lingkungan, AMDAL, dan IMB perusahaan itu disebut belum lengkap.

 

Dalam rapat tertutup awal September lalu, sejumlah pejabat Pemko Subulussalam disebut tengah membahas status izin PT MSB II. Namun, hasil rapat itu justru meninggalkan tanda tanya besar. Di tengah belum rampungnya proses izin, perusahaan tetap beroperasi dan bahkan menjalankan ekspansi produksi.

 

Salah satu sumber internal mengutip pernyataan wali kota dalam forum informal:

 

> “Yang penting amankan dulu masyarakat yang ribut, agar perusahaan bisa jalan,” ucap sumber tersebut, menirukan pernyataan HRB.

 

Ucapan itu kini menjadi potongan penting dalam mozaik dugaan kongkalikong politik dan bisnis sawit yang menyeret nama pejabat daerah. Sejumlah sumber juga menyebut adanya peran lobi orang dekat wali kota untuk melancarkan rekomendasi SP baru bagi perusahaan.

 

Izin Belum Lengkap, Produksi Jalan Terus

 

Kepala Bidang Teknik Dinas PUPR Kota Subulussalam menegaskan, hingga kini PT MSB II belum pernah mengajukan permohonan IMB.

Plt. Kepala Dinas PUPR, Irman, ST, juga mengonfirmasi hal yang sama.

 

> “Sudah beberapa kali kami kirim surat agar mereka melengkapi izin, tapi tak pernah direspons,” ujarnya.

 

Selain belum mengantongi IMB, PT MSB II juga belum menyelesaikan izin AMDAL dan izin operasional penuh dari instansi teknis lainnya. Namun aktivitas lapangan tetap berjalan bahkan semakin ekspansif, termasuk penambahan lahan olahan dan pembukaan akses jalan baru menuju pabrik.

 

Dugaan Barter CSR dan Politik Balas Jasa

 

Publik makin curiga setelah perusahaan ini diketahui memberikan bantuan bus sekolah kepada Pemerintah Kota Subulussalam sebagai bagian dari program CSR (Corporate Social Responsibility).

Namun di balik CSR itu, muncul dugaan adanya “barter politik” untuk melancarkan izin dan rekomendasi usaha.

 

Seorang tokoh masyarakat dari Sultan Daulat menuturkan:

 

> “Katanya izin belum lengkap, tapi jalan terus. Sekarang malah kasih bus sekolah ke pemerintah kota. Aneh kan?”

 

Pemerintah Bungkam, Publik Bertanya

 

Hingga berita ini diterbitkan, Wali Kota Subulussalam HRB maupun Kepala Dinas Lingkungan Hidup belum memberikan tanggapan resmi. Pihak manajemen PT MSB II juga memilih bungkam, dengan alasan masih berkoordinasi dengan pihak pusat.

 

Sementara itu, LSM API mendesak agar kejaksaan dan unit Tipikor Polres Subulussalam segera membuka penyelidikan resmi.

 

> “Ini bukan sekadar masalah izin, tapi soal keadilan ekonomi bagi pelaku usaha lokal. Kalau terus dibiarkan, akan muncul praktik rente dan ketidakadilan struktural,” tutup Adi Subandi.

 

Penelusuran Berlanjut

 

Tim investigasi mitrapolda.com kini tengah menelusuri dokumen tambahan, bukti rekaman komunikasi, dan surat rekomendasi yang diduga menjadi bagian dari “transaksi politik” antara pihak perusahaan dan pejabat daerah.

 

Publik menanti langkah tegas aparat untuk memastikan: apakah izin dan rekomendasi dijalankan untuk kepentingan bersama — atau justru demi segelintir orang di lingkar kekuasaan.

 

🧾 Reporter: Tim Investigasi mitrapolda.com

Baca Lainnya

Jelang Idul Fitri 1447 H, MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan Umumkan Jadwal Libur dan Aturan Baru Penggunaan Gawai

20 Maret 2026 - 16:44 WIB

TINDAKAN NYATA PPATK APH, ASN DAN KAJATISU ATAS SENGKETA RAKYAT TERHADAP AVANTEE RESIDENCE DIHARAPKAN SECARA TEGAS

19 Maret 2026 - 02:56 WIB

KEJARI MADINA SAMPAIKAN KETERANGAN RESMI DAN KLARIFIKASI TERKAIT ISU YANG BERKEMBANG DI MEDIA ONLINE DAN MEDIA SOSIAL PERIHAL DUGAAN KUTIPAN UANG SETORAN PENGAMANAN

17 Maret 2026 - 05:28 WIB

Satlantas Polres Langkat Patroli Jalinsum, Pastikan Arus Lalu Lintas Aman dan Lancar

15 Maret 2026 - 19:34 WIB

Konflik Avantee Residence Terus Menuai, Kajatisu dan Pemerintah di Harapkan dapat Tuntaskan Mafia Tanah

14 Maret 2026 - 19:44 WIB

Polres Langkat dan Bhayangkari Berbagi Takjil diHari ke-23 Ramadhan, Wujud Kepedulian kepada Masyarakat

14 Maret 2026 - 19:41 WIB

Kapolres Langkat Buka Puasa Bersama Insan Media dan LSM, Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas

14 Maret 2026 - 19:40 WIB

Temu Kangen dan Buka Puasa Bersama antara Anak & Ayah.FKPPI Rayon Tanjung Morawa dengan Kapendam I/BB Pererat Silaturahmitemu k

14 Maret 2026 - 05:08 WIB

Jelang Idul Fitri 1447 H, MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan Umumkan Jadwal Libur dan Aturan Baru Penggunaan Gawai

13 Maret 2026 - 01:22 WIB

Tadarus Bersama Jadi Ruang Konsolidasi Rohani Kader HIMMAH di Kampus IPTS

13 Maret 2026 - 01:21 WIB

Pangdam I/BB Serahkan Randis Dukungan Kemhan RI dan Sosialisasikan Insinerator

13 Maret 2026 - 01:19 WIB

Polda Riau Amankan Heroin dari Dua Tersangka di Bengkalis, Ditaksir Bernilai Rp68 Miliar

10 Maret 2026 - 19:44 WIB

Polsek Panyabungan Sambut Kunjungan Kerja Kapolres Madina dengan Buka Bersama dan Santunan Anak Yatim

6 Maret 2026 - 04:54 WIB

Kabareskrim Apresiasi Kinerja Polda Riau Dalam Penanganan Karhutla, Minta Tindak Tegas Pelaku Pembakaran

6 Maret 2026 - 04:53 WIB

Angkatan 2004 Gel II (ZED-STP) Polresta Pekanbaru Laksanakan Buka Puasa Bersama dan Penetapan Ketua Baru

4 Maret 2026 - 19:26 WIB

Fraksi PDIP DPRD Sumut Minta BPK-RI Audit Lapangan Merdeka

3 Maret 2026 - 22:10 WIB

Polda Riau Tangkap Sindikat Pembunuh Gajah Tanpa Kepala

3 Maret 2026 - 21:48 WIB

CitraLand Tanjung Morawa Gelar Ramadhan Fair 2026, Hadirkan Bazar Dan Bantuan Sosial

28 Februari 2026 - 14:34 WIB

SAFARI RAMADHAN DI KECAMATAN SOSA TIMUR MASYARAKAT MINTA INFRASTRUKTUR JALAN JADI PRIORITAS

28 Februari 2026 - 03:10 WIB

Beranikah Polda Riau Tangkap Makelar Kasus di Riau

24 Februari 2026 - 21:46 WIB

Trending di Headline