Menu

Mode Gelap
Dirut PUD Pusat Pasar dipanggil Kejari Terkait Dugaan Suap Dan Gratifikasi POMAL TNI AL KODAERAL 1 Belawan, Terus Memburu Tindak Kriminal Dan Sarang Narkoba DPRD Medan Minta Disdikbud Terbitkan Edaran Larangan Uang Perpisahan Untuk Mencegah PUNGLI di Sekolah Satu Rumah Ludes Terbakar di Pulau Sicanang, Warga Panik Memadam kan Dengan Alat Seadanya Membongkar Borok Medan Utara: CSR Hanya Dinikmati Kroni, Rakyat Diberi Janji Palsu Kolaborasi Polisi dan TNI Respon Laporan Warga soal PETI, 12 Rakit Dimusnahkan

Lintas Peristiwa

Hari Pelleng Nasional: Gembira di Puncak Kapur Kafe Kedabuhen Jontor, Kuliner Adat Pakpak Simbol Identitas Nusantara

badge-check


					Hari Pelleng Nasional: Gembira di Puncak Kapur Kafe Kedabuhen Jontor, Kuliner Adat Pakpak Simbol Identitas Nusantara Perbesar

Subulussalam | Mitrapolda.com

Suasana penuh tawa dan kehangatan terasa di Puncak Kapur Kafe Kedabuhen Jontor, Sabtu (11/10). Di tengah sejuknya udara pegunungan, pengunjung memadati kafe yang tengah merayakan Hari Pelleng Nasional dengan promo diskon 20 persen.

 

Momen ini bukan sekadar pesta kuliner, melainkan perayaan identitas dan kearifan lokal masyarakat Pakpak, yang tersebar di wilayah Pakpak Bharat, Subulussalam, Dairi (Sidikalang), Aceh Singkil, hingga Humbang Hasundutan.

 

> “Kita ingin Hari Pelleng menjadi ruang ekspresi budaya yang membanggakan. Kafe kami ikut berpartisipasi memberi diskon 20 persen bagi pengunjung dari 10–13 November 2025,” ujar Rahman Manik, pengelola Kafe Kayu Kapur Kedabuhen Jontor, kepada awak medya.

 

Tampak hadir sejumlah tokoh Kota Subulussalam, di antaranya H. Affan Alfian Bintang, Buyung Tinambunen, dan beberapa tokoh perempuan kota yang ikut mencicipi hidangan Pelleng—nasi rempah pedas khas Pakpak yang sarat makna filosofis dan nilai sejarah.

🍲 Apa Itu Pelleng?

 

Pelleng adalah makanan tradisional masyarakat adat Pakpak Dairi, berupa nasi dengan campuran rempah pedas seperti lada hitam, asam cikala, jahe, kunyit, bawang, dan serai.

Biasanya disajikan dengan daging ayam kampung pada acara adat, pesta kerja tahun, hingga penyambutan tamu kehormatan.

 

Kata pelleng dalam bahasa Pakpak berarti “panas” atau “menghangatkan” — sesuai karakter rasa dan makna simboliknya: membangkitkan semangat, menguatkan tubuh, dan memanaskan jiwa perjuangan.

 

🌿 Kandungan dan Manfaat Kesehatan

 

Setiap unsur Pelleng menyimpan fungsi gizi dan khasiat:

Bahan Utama Khasiat Kesehatan Penjelasan Ilmiah

Lada hitam Meningkatkan metabolisme & daya tahan tubuh Mengandung piperin antioksidan tinggi

Jahe Menghangatkan tubuh & melancarkan pencernaan Kaya gingerol, zat aktif alami

Kunyit Anti radang & menyehatkan hati Kurkumin bersifat hepatoprotektif

Serai Menurunkan kolesterol & anti mikroba Kandungan citral dan limonene

Daging ayam kampung Sumber protein & zat besi tinggi Menunjang pembentukan otot dan darah

Beras lokal Energi utama Karbohidrat kompleks menjaga stamina

 

Pelleng bukan sekadar makanan pesta — ia adalah “ramuan energi rakyat” yang sejak dulu menjadi santapan petani, prajurit, dan pemimpin adat Pakpak.

 

🔥 Filosofi dan Kearifan Lokal

 

Dalam adat Pakpak, Pelleng memiliki tiga makna utama:

 

1. Simbol semangat dan kekuatan. Dihidangkan sebelum bekerja keras atau berperang, sebagai bentuk “pemanasan” jasmani dan rohani.

 

2. Lambang kesatuan. Dimasak bersama-sama dalam acara kerja tahun atau pesta panen, melambangkan gotong royong dan solidaritas kampung.

 

3. Ritual penghormatan. Dihidangkan bagi tamu kehormatan atau tokoh berjasa sebagai simbol penghargaan tertinggi masyarakat adat.

 

> “Pelleng bukan sekadar makanan, tapi doa yang dimasak,” ujar seorang tetua adat di Kedabuhen Jontor dengan senyum penuh kebanggaan.

 

🇮🇩 Jejak Historis dan Makna Nasional

 

Dalam lintasan sejarah, Pelleng pernah menjadi hidangan perjuangan.

Pada masa kolonial Belanda, masyarakat Pakpak di pegunungan Dairi menyajikan Pelleng bagi para pejuang kemerdekaan sebagai simbol “api semangat perlawanan.”

 

Kini, Pelleng diakui sebagai salah satu kuliner etnografis Nusantara, sejajar dengan Rendang Minangkabau dan Naniura Batak Toba, mencerminkan keragaman rempah Nusantara yang sejak abad ke-15 menjadi identitas diplomasi Indonesia di mata dunia.

 

Bahkan, Pelleng pernah dinobatkan sebagai makanan kuliner terunik nasional dalam ajang festival kuliner di Jakarta — mempertegas bahwa cita rasa pedas-rempah Sumatera bukan sekadar rasa, tapi cerita panjang kebudayaan dan daya tahan bangsa.

 

🌾 Pesan Pelestarian dan Harapan

 

Kini, Hari Pelleng Nasional diharapkan menjadi momentum untuk: Menumbuhkan kebanggaan etnik Pakpak dalam kebinekaan Indonesia.

 

Menjadikan Pelleng sebagai ikon wisata kuliner Sumatera-Aceh.

 

Menghidupkan kembali kearifan lokal tentang kesehatan rempah Nusantara.

 

> “Pelleng adalah identitas yang harus terus dirayakan. Dari dapur Pakpak untuk meja makan Indonesia,” tutup Rahman Manik, sambil tersenyum di tengah wangi rempah yang mengepul dari dapur kafenya.//@

Reporter: Anton Tinendung

Baca Lainnya

Kolaborasi Polisi dan TNI Respon Laporan Warga soal PETI, 12 Rakit Dimusnahkan

29 April 2026 - 22:24 WIB

Oknum lurah Kampung Lama di Duga Pungli Rp 4 juta ke Korban Banjir Warga Katanya Biar Bantuan Cepat Cair

29 April 2026 - 18:59 WIB

Kapolres Langkat Tinjau Langsung Renovasi Jembatan Merah Putih Sang Bhayangkara di Secanggang

29 April 2026 - 18:58 WIB

Prajurit Petarung Kodim 0201/Medan Gelar Tradisi Pedang Pora Lepas Sambut Dandim

29 April 2026 - 18:57 WIB

Kodim 0207/Simalungun Rampungkan Jembatan Aramco di Raya Bosi, Akses Warga Kembali Lancar

29 April 2026 - 18:57 WIB

Kodim 0209/Labuhanbatu Rampungkan Pembangunan Jembatan Aramco Pasar Bilah 2B

29 April 2026 - 18:55 WIB

Pos Kamling Jadi Garda Terdepan Keamanan Lingkungan, Polsek Besitang Intensifkan Sambang dan Cooling System

27 April 2026 - 01:36 WIB

Polda Riau Ungkap Praktik Premanisme Berkedok Debt Collector

26 April 2026 - 21:22 WIB

Kodim 0209/Labuhanbatu Tuntaskan Pembangunan Jembatan di Desa Sukarame Baru

26 April 2026 - 21:21 WIB

Kodim 0209/Labuhanbatu Rampungkan Pembangunan Jembatan Aramco Pasar Bilah 2B

26 April 2026 - 21:20 WIB

Ps Kasubsi Penmas Si Humas Polres Pakpak Bharat, Aiptu Widodo Layani Donor Darah Gol B+ Pasien RSUD Salak

25 April 2026 - 23:29 WIB

Sat Narkoba Polres Langkat Gerebek Lokasi Diduga Tempat Transaksi Sabu di Hinai

25 April 2026 - 22:58 WIB

Pangdam I/BB Pimpin Sertijab dan Tradisi Korps Pejabat Utama di Makodam I/BB

25 April 2026 - 22:55 WIB

Kepala SMAN 5 Medan Diduga Menyalah Gunakan Dana BOS

25 April 2026 - 22:55 WIB

Polsek Tambang Gelar Sosialisasi Green Policing dan Penanaman Pohon di Ponpes Az Zahra

25 April 2026 - 22:54 WIB

Kodim 0209/Labuhanbatu Tuntaskan Pembangunan Jembatan di Desa Sukarame Baru

25 April 2026 - 22:53 WIB

Polsek Tambang Gelar Sosialisasi Green Policing dan Penanaman Pohon di Ponpes Az Zahra

24 April 2026 - 23:00 WIB

Pangdam I/BB Tinjau Komlekdam I/BB, Pastikan Kesiapan Alkomlek dan Operasional Satuan

24 April 2026 - 23:00 WIB

Kodim 0209/Labuhanbatu Tuntaskan Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Tanjung Pasir

24 April 2026 - 22:59 WIB

Kodim 0212/TS Bersama Masyarakat Perbaiki Jembatan Gantung di Ulu Pungkut

24 April 2026 - 22:58 WIB

Trending di Lintas Peristiwa