Menu

Mode Gelap
Bukan Penglaris: Mengungkap Makna Tersembunyi di Balik Foto Legendaris Ungku Saliah di Rumah Makan Padang Gema Takbir Membahana, Ribuan Peserta Meriahkan Pawai Keliling di Kecamatan Belawan Jelang Idul Fitri 1447 H, MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan Umumkan Jadwal Libur dan Aturan Baru Penggunaan Gawai Yayasan Bagas Godang Siabu Gelar Santunan Anak Yatim Pemko Medan Matangkan Persiapan Sholat Idul Fitri, Takbiran dan Pawai Kendaraan Digelar di Dua Titik WJMB Minta Tegas & Hukum Faskes Yang Menolak Pasien Darurat; Banyak Faskes Belum Faham UU Kesehatan

Lintas Peristiwa

Puncak Kayu Kapur Kafe Kedabuhen Sambut Hari Pelleng Nasional: Diskon 20 Persen & Semangat Persatuan Adat

badge-check


					Puncak Kayu Kapur Kafe Kedabuhen Sambut Hari Pelleng Nasional: Diskon 20 Persen & Semangat Persatuan Adat Perbesar

Subussalam – MitraPolda.com |

Ketika cita rasa menjadi perekat identitas, Pelleng bukan sekadar warisan kuliner — ia adalah narasi perjuangan, kesehatan, dan kebangsaan yang menghangatkan dari Pakpak untuk Indonesia.

 

Subulussalam, mitrapolda.com. Menjelang Hari Pelleng Nasional 10 Oktober 2025, suasana di dataran tinggi Jontor, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, terasa berbeda. Aroma rempah khas Pelleng, makanan tradisional masyarakat adat Pakpak, menyeruak dari dapur Kafe Kayu Kapur Kedabuhen milik Rahman Manik, pengelola muda yang memadukan tradisi dan bisnis modern.(08/10).

 

Dalam wawancara Rahman mengumumkan promo spesial:

 

> “Mulai 11 sampai 13 Oktober, semua menu berbahan dasar Pelleng kami diskon 20 persen. Ini bagian kecil dari semangat Hari Pelleng Nasional untuk mengingatkan kita pada akar budaya Pakpak yang penuh makna,” ujarnya, Selasa (8/10/25).

 

🏆 Pelleng, Juara Nasional Kuliner Nusantara

 

Tak banyak yang tahu, Pelleng pernah dinobatkan sebagai Juara Nasional Festival Kuliner Nusantara di Jakarta tahun lalu. Juri menilai citarasa rempahnya unik, menggambarkan perpaduan filosofi pedas, hangat, dan penuh energi — simbol karakter masyarakat adat Pakpak yang tangguh.

 

Makanan ini kini dikenal luas di berbagai daerah seperti Pakpak Bharat, Sidikalang (Dairi), Aceh Singkil, Humbang Hasundutan, dan Kota Subulussalam. Dari kampung ke kota, Pelleng menjadi pengikat identitas diaspora masyarakat adat Pakpak yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia.

 

🌶️ Lebih dari Sekadar Rasa Pedas

 

Pelleng adalah nasi berbumbu rempah panas seperti lada hitam, asam cikala, jahe, kunyit, bawang, dan serai, disajikan dengan daging ayam kampung. Dalam tradisi adat, hidangan ini dihidangkan pada acara kerja tahun (panen raya) atau penyambutan tamu kehormatan.

 

Namun kini, khasiatnya menarik perhatian dunia kesehatan. Kandungan jahe dan lada hitam dipercaya mampu meredakan gangguan lambung, meningkatkan metabolisme, dan memperkuat daya tahan tubuh. Sementara kunyit dan serai, asam Cikala dikenal sebagai antioksidan alami yang menyehatkan hati dan mencegah radang.

 

“Banyak pengunjung rutin datang ke kafe ini bukan hanya untuk makan, tapi untuk terapi alami. Mereka bilang, setelah makan Pelleng, tubuh terasa hangat dan pencernaan lebih lancar,” ujar Rahman sambil tersenyum.

 

🔥 Simbol Semangat dan Persatuan Adat

 

Dalam sejarahnya, Pelleng bukan hanya makanan — tapi ritual penghormatan dan simbol persaudaraan.

Dulu, para pakalima dan pejuang adat disuguhi Pelleng sebelum berangkat berperang. Rasa pedasnya dianggap pemantik semangat juang dan keberanian.

 

Kini, filosofi itu hidup kembali. Setiap peringatan Hari Pelleng Nasional, masyarakat adat Pakpak di berbagai daerah menggelar acara serentak — dari Pakpak Bharat hingga Aceh Singkil — menandai kebangkitan rasa kebersamaan dalam bingkai nasionalisme.

 

🇮🇩 Kuliner yang Menyatukan Bangsa

 

Pelleng juga punya posisi istimewa dalam sejarah nasional. Ia menjadi warisan kuliner etnografis Nusantara, sejajar dengan rendang Minangkabau atau naniura Batak Toba.

Lebih dari itu, Pelleng adalah bukti kontribusi masyarakat adat dalam memperkaya identitas Indonesia — dari dapur tradisional hingga panggung kuliner dunia.

 

Pemerhati budaya, Dr. Berta Manalu, menyebut:

 

> “Pelleng adalah jembatan rasa antara masa lalu dan masa depan. Ia mempersatukan masyarakat adat yang terpencar, memberi ruang untuk mengenal jati diri dalam cita rasa Nusantara.”

 

🌾 Dari Tradisi ke Pariwisata Kuliner

 

Hari Pelleng Nasional tahun ini diperkirakan akan menjadi momentum penting. Pemerintah daerah dan komunitas adat Pakpak di berbagai kota tengah menyiapkan Festival Pelleng Nusantara, yang menampilkan lomba memasak, seminar budaya, dan pameran rempah lokal.

 

“Pelleng bukan hanya simbol makanan, tapi simbol peradaban. Ia mengajarkan bahwa dari rasa hangat bisa tumbuh persaudaraan,” tutup Rahman di Kafe Kayu Kapur yang mulai ramai menjelang sore.

 

Laporan Antoni steven dari Kota Subulussalam

Baca Lainnya

Jelang Idul Fitri 1447 H, MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan Umumkan Jadwal Libur dan Aturan Baru Penggunaan Gawai

20 Maret 2026 - 16:44 WIB

TINDAKAN NYATA PPATK APH, ASN DAN KAJATISU ATAS SENGKETA RAKYAT TERHADAP AVANTEE RESIDENCE DIHARAPKAN SECARA TEGAS

19 Maret 2026 - 02:56 WIB

KEJARI MADINA SAMPAIKAN KETERANGAN RESMI DAN KLARIFIKASI TERKAIT ISU YANG BERKEMBANG DI MEDIA ONLINE DAN MEDIA SOSIAL PERIHAL DUGAAN KUTIPAN UANG SETORAN PENGAMANAN

17 Maret 2026 - 05:28 WIB

Satlantas Polres Langkat Patroli Jalinsum, Pastikan Arus Lalu Lintas Aman dan Lancar

15 Maret 2026 - 19:34 WIB

Konflik Avantee Residence Terus Menuai, Kajatisu dan Pemerintah di Harapkan dapat Tuntaskan Mafia Tanah

14 Maret 2026 - 19:44 WIB

Polres Langkat dan Bhayangkari Berbagi Takjil diHari ke-23 Ramadhan, Wujud Kepedulian kepada Masyarakat

14 Maret 2026 - 19:41 WIB

Kapolres Langkat Buka Puasa Bersama Insan Media dan LSM, Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas

14 Maret 2026 - 19:40 WIB

Temu Kangen dan Buka Puasa Bersama antara Anak & Ayah.FKPPI Rayon Tanjung Morawa dengan Kapendam I/BB Pererat Silaturahmitemu k

14 Maret 2026 - 05:08 WIB

Jelang Idul Fitri 1447 H, MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan Umumkan Jadwal Libur dan Aturan Baru Penggunaan Gawai

13 Maret 2026 - 01:22 WIB

Tadarus Bersama Jadi Ruang Konsolidasi Rohani Kader HIMMAH di Kampus IPTS

13 Maret 2026 - 01:21 WIB

Pangdam I/BB Serahkan Randis Dukungan Kemhan RI dan Sosialisasikan Insinerator

13 Maret 2026 - 01:19 WIB

Polda Riau Amankan Heroin dari Dua Tersangka di Bengkalis, Ditaksir Bernilai Rp68 Miliar

10 Maret 2026 - 19:44 WIB

Polsek Panyabungan Sambut Kunjungan Kerja Kapolres Madina dengan Buka Bersama dan Santunan Anak Yatim

6 Maret 2026 - 04:54 WIB

Kabareskrim Apresiasi Kinerja Polda Riau Dalam Penanganan Karhutla, Minta Tindak Tegas Pelaku Pembakaran

6 Maret 2026 - 04:53 WIB

Angkatan 2004 Gel II (ZED-STP) Polresta Pekanbaru Laksanakan Buka Puasa Bersama dan Penetapan Ketua Baru

4 Maret 2026 - 19:26 WIB

Fraksi PDIP DPRD Sumut Minta BPK-RI Audit Lapangan Merdeka

3 Maret 2026 - 22:10 WIB

Polda Riau Tangkap Sindikat Pembunuh Gajah Tanpa Kepala

3 Maret 2026 - 21:48 WIB

CitraLand Tanjung Morawa Gelar Ramadhan Fair 2026, Hadirkan Bazar Dan Bantuan Sosial

28 Februari 2026 - 14:34 WIB

SAFARI RAMADHAN DI KECAMATAN SOSA TIMUR MASYARAKAT MINTA INFRASTRUKTUR JALAN JADI PRIORITAS

28 Februari 2026 - 03:10 WIB

Beranikah Polda Riau Tangkap Makelar Kasus di Riau

24 Februari 2026 - 21:46 WIB

Trending di Headline