Menu

Mode Gelap
Barang Bukti Curanmor Diserahkan, Polres Rohul Bantu Warga Tanpa Dipungut Biaya Sidang Vonis Seumur Hidup Darwis Harahap Dikawal Ketat, Ratusan Warga Padang Lawas Utara Penuhi PN Padangsidimpuan Imigrasi Belawan Hadirkan Pasporia Saat Car Free Day, Warga Bisa Urus Paspor di Hari Libur Penabalan Tongku Somba Sebagai Raja Huta Tambusai Timur Berjalan Sukses Dan Meriah Polres Rokan Hulu Monitoring Jagung Usia 64 Hari, Opimalisasi Program Ketahanan Pangan Nasional Aktivis Soroti Informasi Publik BNCT, Minta Kondisi Operasional Disampaikan Secara Transparan Sesuai Fakta Lapangan

Lintas Peristiwa

100 Senso dan Alat Berat Dikirim ke Tapsel: BNPB Fokus Pembersihan Pascabanjir Meluas

badge-check


					100 Senso dan Alat Berat Dikirim ke Tapsel: BNPB Fokus Pembersihan Pascabanjir Meluas Perbesar

Tapsel | MitraPolda.com –

BNPB kirim 100 senso dan alat berat untuk mempercepat proses pembersihan pascabanjir Tapanuli Selatan (Tapsel).

Wilayah tersebut menjadi salah satu daerah terdampak paling parah di Sumatera Utara.

Upaya ini dilakukan menyusul banjir bandang yang memutus akses di sejumlah titik dan membuat penyaluran bantuan terkendala.

Kepala BNPB, Suharyanto, menjelaskan bahwa alat berat Tapanuli Selatan menjadi kebutuhan mendesak karena dua desa di wilayah itu mengalami kerusakan berat.

Bongkahan kayu gelondongan besar yang terbawa arus menghantam banyak rumah warga sehingga proses evakuasi material membutuhkan peralatan tambahan.

Menurut Suharyanto, kondisi secara umum di Sumatera Utara sudah mulai membaik, terutama di Tapanuli Selatan yang kini bisa diakses melalui jalur darat.

Pembersihan pascabanjir Tapsel dapat berjalan lebih cepat karena listrik, BBM, dan jaringan telekomunikasi mulai pulih.

Dalam konferensi pers Minggu (30/11/2025), Suharyanto menyebut bahwa permintaan Bupati Tapsel langsung ditindaklanjuti.

“Tadi Pak Bupati minta senso, kita siapkan 100 unit karena kayu-kayunya besar sekali. Kita juga kirim alat berat untuk mendukung pembersihan rumah dan lingkungan,” ujarnya.

BNPB memperkirakan proses normalisasi wilayah terdampak di Tapsel membutuhkan waktu beberapa minggu.

Selain senso dan alat berat, pemerintah juga menyalurkan 100 ton logistik, mulai dari beras, mie instan, toilet portabel, alat penjernih air hingga mobil dapur umum.

Sementara itu, kondisi di Tapanuli Tengah dan Sibolga masih memerlukan perhatian khusus.

Akses darat di dua wilayah tersebut belum pulih sepenuhnya, sehingga distribusi bantuan diprioritaskan melalui jalur laut dan udara.

Untuk komunikasi, Tapanuli Tengah kini mulai terhubung kembali setelah sejumlah perangkat Starlink dipasang di pos pengungsian.

Warga sudah dapat mengakses sinyal HP dan internet meski masih terbatas. Masalah terbesar kini berada pada sektor kelistrikan.

Banyak tower dan gardu PLN yang roboh sehingga aliran listrik sementara digantikan oleh genset.

PLN bahkan meminta dukungan satu unit helikopter untuk mengangkut peralatan ke Sibolga dan Tapteng agar pemulihan listrik bisa dipercepat.

Di tengah situasi tersebut, masyarakat di Sibolga dan Tapteng mulai membersihkan rumah masing-masing karena cuaca yang bersahabat dalam beberapa hari terakhir.

“Bencana di Sibolga dan Tapteng memang parah, tapi tidak sampai melumpuhkan sepenuhnya.

Setelah tidak hujan 2–3 hari, rumah-rumah sudah mulai dibersihkan dari lumpur,” tutur Suharyanto.

BNPB optimistis distribusi logistik dan pemulihan fasilitas publik bisa berlangsung lebih cepat seiring masuknya bantuan dari pusat dan daerah.

Baca Lainnya

Penabalan Tongku Somba Sebagai Raja Huta Tambusai Timur Berjalan Sukses Dan Meriah

3 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Polres Rokan Hulu Monitoring Jagung Usia 64 Hari, Opimalisasi Program Ketahanan Pangan Nasional

3 Agustus 2026 - 22:31 WIB

Polda Riau Siapkan Pusat Studi Kepolisian dan Lingkungan, Perkuat Green Policing Berbasis Riset

24 Juli 2026 - 08:39 WIB

Penuh Keakraban, Kapolres Langkat Bersilaturahmi dengan Ketua DPRD

20 Juli 2026 - 21:07 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolres Langkat Bersama Jajaran TNI dan Forkopimda Hadiri Panen Raya Virtual di Sirapit

20 Juli 2026 - 21:05 WIB

Kapolres Langkat Tinjau Ketersediaan BBM di SPBU Perdamaian Stabat, Antrean Mulai Berangsur Normal

19 Juli 2026 - 22:02 WIB

Bangun Sinergi Penegakan Hukum, Kapolres Langkat Jalin Silaturahmi ke Plt Bupati Langkat,dan Kejari

17 Juli 2026 - 12:37 WIB

Pisah Sambut Kapolres Langkat, AKBP David Triyo: Terimakasih Atas Dukungan Selama Ini

17 Juli 2026 - 12:36 WIB

SMKN 1 Tanjung Pura Resmi Batalkan Kutipan Uang Baju Uniform dan Baju Olahraga

17 Juli 2026 - 12:30 WIB

Pastikan Distribusi BBM Lancar, Polda Sumut Siagakan 786 Personel di 325 SPBU

17 Juli 2026 - 12:30 WIB

Banyak Guru Honorer Madrasah di Asahan Lulus Sertifikasi Angkatan ke-4, Menanti Kepastian Pencairan Tunjangan Profesi

16 Juli 2026 - 01:18 WIB

Ketidaksesuaian Penyaluran Bantuan Masyarakat Muncul di Desa Hutarao, Sinyalemen Penyalahgunaan Menguat

16 Juli 2026 - 01:15 WIB

Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Botombawo Nias Utara telah Rampung

14 Juli 2026 - 08:10 WIB

Pendidikan di Pedalaman Terus Diperkuat, Satgas Bakti TNI Kebut Pembangunan SMPN 4 Ulu Idanotae

14 Juli 2026 - 08:09 WIB

Kepala sekolah SMA N 1 Ranto Baek diduga Gelapkan Bantuan PIP

14 Juli 2026 - 02:13 WIB

UPTD Puskesmas Kayulaut Gelar Pembekalan dan Evaluasi PMT

13 Juli 2026 - 23:06 WIB

Bendera merah putih robek dan kusam berkibar di Kantor Desa Batang Baruhar Paluta

1 Juli 2026 - 15:29 WIB

Jalinsum Hutaraja Tinggi Lumpuh

1 Juli 2026 - 15:25 WIB

Bhayangkara Sport Day Fun Run 5K, Polres Langkat 

29 Juni 2026 - 11:24 WIB

Gelombang Aksi Juni 2026: Aspirasi Rakyat atau Krisis Kepercayaan terhadap Pemerintah?

27 Juni 2026 - 01:38 WIB

Trending di Lintas Peristiwa