Menu

Mode Gelap
Satu Rumah Ludes Terbakar di Pulau Sicanang, Warga Panik Memadam kan Dengan Alat Seadanya Membongkar Borok Medan Utara: CSR Hanya Dinikmati Kroni, Rakyat Diberi Janji Palsu Kolaborasi Polisi dan TNI Respon Laporan Warga soal PETI, 12 Rakit Dimusnahkan Bupati Madina Sebut Pembersihan Sedimen di Lahan Pertanian Desa Sayurmatua Dimulai Pekan Ini Oknum lurah Kampung Lama di Duga Pungli Rp 4 juta ke Korban Banjir Warga Katanya Biar Bantuan Cepat Cair SAT LANTAS POLRES LANGKAT HADIR ATUR KEPULANGAN ANAK SEKOLAH, WUJUDKAN KAMSELTIBCAR LANTAS YANG AMAN DAN KONDUSIF

Lintas Peristiwa

PROYEK REHABILITASI IRIGASI AEK BUATON DIDUGA “ASAL JADI” – MASYARAKAT UNGKAP BEBERAPA KEKURANGAN

badge-check


					PROYEK REHABILITASI IRIGASI AEK BUATON DIDUGA “ASAL JADI” – MASYARAKAT UNGKAP BEBERAPA KEKURANGAN Perbesar

Humbahas | MitraPolda.com

Infrastruktur Senilai Hampir 200 Juta Dinilai Tidak Sesuai Standar, Berpotensi Tidak Bermanfaat Bagi Petani
Proyek rehabilitasi jaringan irigasi Daerah Irigasi (D.I) Aek Buaton di Kabupaten Humbang Hasundutan yang dibiayai dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2025 kini menjadi perhatian publik setelah banyak keluhan dari masyarakat sekitar terkait kualitas pelaksanaan yang dinilai tidak memadai atau “asal jadi”. Proyek yang memiliki nilai kontrak sebesar Rp 199.470.000,- ini dipercaya kepada CV. Tumanggor Jaya Mandiri melalui surat perintah kerja nomor 15/SPK/SDA/DPUTR/IX/2025, dengan target penyelesaian dalam waktu 90 hari kalender.

BEBERAPA KEKURANGAN YANG DIUNGKAPKAN MASYARAKAT

Sejumlah warga dan petani di sekitar lokasi proyek mengungkapkan berbagai kekurangan yang terlihat secara kasat mata sejak pelaksanaan proyek memasuki tahapan akhir.

– Kualitas Material yang Kurang Baik: Beberapa bagian saluran irigasi yang baru direhabilitasi dinilai menggunakan material yang tidak sesuai standar, seperti tanah timbunan yang tidak padat dan batu bata yang tampak rapuh. Hal ini membuat khawatir akan cepat mengalami kerusakan saat musim hujan tiba.
– Pemasangan yang Tidak Rapi: Jalur saluran irigasi tidak lurus dan terdapat bagian yang tidak rata, yang berpotensi menyebabkan genangan air atau aliran yang tidak lancar. Bahkan beberapa sambungan antar bagian struktur terlihat tidak rapi dan berisiko bocor.
– Kurangnya Koordinasi dengan Masyarakat: Petani mengaku jarang dimintai pendapat terkait kebutuhan irigasi di lahan mereka, padahal mereka adalah pihak yang paling merasakan manfaat atau kekurangan dari infrastruktur tersebut. Beberapa titik penting yang dianggap krusial untuk akses air tidak terlihat mendapatkan perhatian khusus dalam proyek ini.

Secara resmi, proyek ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas dan fungsi irigasi sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat sektor pertanian di Sumatera Utara, khususnya dalam rangka pengembangan program food estate di wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan. Dengan kondisi lahan pertanian yang luas di daerah tersebut, rehabilitasi irigasi seharusnya menjadi tulang punggung peningkatan produktivitas tanaman pangan seperti padi

Namun, dengan kondisi pelaksanaan yang dinilai tidak optimal, banyak pihak yang khawatir proyek senilai hampir 200 juta rupiah ini tidak akan mampu memberikan manfaat yang diharapkan. Bahkan, ada kekhawatiran akan munculnya kerusakan dini yang membutuhkan biaya perbaikan tambahan di kemudian hari.

Pada papan informasi yang dipasang di lokasi proyek, terdapat pesan bahwa pembangunan ini terlaksana atas partisipasi masyarakat dan mengajak semua pihak untuk memenuhi kewajiban membayar pajak. Namun, sejumlah masyarakat mengungkapkan rasa kecewa karena kontribusi mereka melalui pajak sepertinya tidak menghasilkan infrastruktur yang berkualitas.

MASYARAKAT MENUNTUT PENGECEKAN ULANG

Para petani dan tokoh masyarakat lokal telah mengajukan permohonan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Humbang Hasundutan untuk melakukan pengecekan ulang terhadap kualitas proyek ini. Mereka juga menginginkan pihak pelaksana diminta untuk melakukan perbaikan pada bagian-bagian yang tidak sesuai standar, agar proyek benar-benar dapat bermanfaat bagi kehidupan ekonomi masyarakat setempat.

“Sekarang ini kita sangat membutuhkan irigasi yang handal untuk menunjang hasil panen. Kalau proyek hanya dibuat asal jadi, maka kita sebagai petani yang paling dirugikan,” ujar salah satu perwakilan petani yang tidak ingin disebutkan namanya.

Sampai saat ini, pihak dinas terkait belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan yang diajukan masyarakat. Namun, berdasarkan informasi yang diperoleh, pihak dinas telah merencanakan untuk melakukan pemeriksaan lapangan pada beberapa hari ke depan untuk memverifikasi keluhan yang muncul..(JON.SIANTURI)

Baca Lainnya

Kolaborasi Polisi dan TNI Respon Laporan Warga soal PETI, 12 Rakit Dimusnahkan

29 April 2026 - 22:24 WIB

Oknum lurah Kampung Lama di Duga Pungli Rp 4 juta ke Korban Banjir Warga Katanya Biar Bantuan Cepat Cair

29 April 2026 - 18:59 WIB

Kapolres Langkat Tinjau Langsung Renovasi Jembatan Merah Putih Sang Bhayangkara di Secanggang

29 April 2026 - 18:58 WIB

Prajurit Petarung Kodim 0201/Medan Gelar Tradisi Pedang Pora Lepas Sambut Dandim

29 April 2026 - 18:57 WIB

Kodim 0207/Simalungun Rampungkan Jembatan Aramco di Raya Bosi, Akses Warga Kembali Lancar

29 April 2026 - 18:57 WIB

Kodim 0209/Labuhanbatu Rampungkan Pembangunan Jembatan Aramco Pasar Bilah 2B

29 April 2026 - 18:55 WIB

Pos Kamling Jadi Garda Terdepan Keamanan Lingkungan, Polsek Besitang Intensifkan Sambang dan Cooling System

27 April 2026 - 01:36 WIB

Polda Riau Ungkap Praktik Premanisme Berkedok Debt Collector

26 April 2026 - 21:22 WIB

Kodim 0209/Labuhanbatu Tuntaskan Pembangunan Jembatan di Desa Sukarame Baru

26 April 2026 - 21:21 WIB

Kodim 0209/Labuhanbatu Rampungkan Pembangunan Jembatan Aramco Pasar Bilah 2B

26 April 2026 - 21:20 WIB

Ps Kasubsi Penmas Si Humas Polres Pakpak Bharat, Aiptu Widodo Layani Donor Darah Gol B+ Pasien RSUD Salak

25 April 2026 - 23:29 WIB

Sat Narkoba Polres Langkat Gerebek Lokasi Diduga Tempat Transaksi Sabu di Hinai

25 April 2026 - 22:58 WIB

Pangdam I/BB Pimpin Sertijab dan Tradisi Korps Pejabat Utama di Makodam I/BB

25 April 2026 - 22:55 WIB

Kepala SMAN 5 Medan Diduga Menyalah Gunakan Dana BOS

25 April 2026 - 22:55 WIB

Polsek Tambang Gelar Sosialisasi Green Policing dan Penanaman Pohon di Ponpes Az Zahra

25 April 2026 - 22:54 WIB

Kodim 0209/Labuhanbatu Tuntaskan Pembangunan Jembatan di Desa Sukarame Baru

25 April 2026 - 22:53 WIB

Polsek Tambang Gelar Sosialisasi Green Policing dan Penanaman Pohon di Ponpes Az Zahra

24 April 2026 - 23:00 WIB

Pangdam I/BB Tinjau Komlekdam I/BB, Pastikan Kesiapan Alkomlek dan Operasional Satuan

24 April 2026 - 23:00 WIB

Kodim 0209/Labuhanbatu Tuntaskan Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Tanjung Pasir

24 April 2026 - 22:59 WIB

Kodim 0212/TS Bersama Masyarakat Perbaiki Jembatan Gantung di Ulu Pungkut

24 April 2026 - 22:58 WIB

Trending di Lintas Peristiwa