Menu

Mode Gelap
Jeritan Dari Medan Utara: FORMABEM Bongkar Dugaan “Tembok Tebal” Yang Halangi Nasib Pekerja Belawan Sampai ke Meja Walikota Di Balik PHK Sepihak BNCT: Ada ‘Mafia Permainan’ Yang Kebal Hukum dan Menindas Karyawan TAD/PKWT PERANG TERBUKA: Penggeledahan Jampidsus, Benarkah Serangan Balik ‘Geng Solo’ Terhadap Rezim Prabowo? Membawa Harapan Ke Ujung Utara: FORMABEM Berbagi Kebahagiaan Dengan Siti Hazar Dan Ibu Rodiah Perkuat Sinergi, Imigrasi Belawan Hadir di Family Gathering PWI Sumut: Wujudkan Kemitraan Yang Humanis dan Progresif Keserakahan Dan Suap: Mengapa Medan Utara Menjadi Sarang Bagi Para Koruptor

Lintas Peristiwa

Abaikan Pidato Presiden, Walikota Medan Berobat Ke Luar Negeri

badge-check


					Abaikan Pidato Presiden, Walikota Medan Berobat Ke Luar Negeri Perbesar

MEDAN | MitraPolda.com

Langkah Walikota Medan yang memilih untuk menjalani pengobatan ke luar negeri memicu sorotan tajam dari berbagai elemen masyarakat. Keputusan ini dinilai mencederai rasa keadilan publik, terlebih di tengah instruksi efisiensi anggaran daerah dan masih karut-marutnya kondisi pelayanan kesehatan dasar di Kota Medan.

Ironisnya, tindakan kepala daerah ini kontras dengan sentilan keras yang pernah disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia dalam pidato resminya.

Secara terbuka, Presiden Prabowo mengaku kecewa atas besarnya angka warga negara Indonesia—termasuk para pejabat—yang memilih berobat ke luar negeri, yang secara langsung memicu aliran modal keluar (capital outflow) hingga ratusan triliun rupiah setiap tahunnya.

Meldi Rahim, aktifis Sosial dan Kesehatan.

Meldi Rahim, aktifis Sosial dan Kesehatan.

 

Kontras dengan Nasib Jutaan Lulusan Kedokteran

Kebijakan “pelesiran medis” Walikota ini dirasa menyakitkan di tengah fakta bahwa Indonesia memiliki jutaan lulusan fakultas kedokteran dari berbagai universitas negeri dan swasta terbaik.

Alih-alih mengoptimalkan potensi akademis dan keahlian putra-putri bangsa, ketergantungan fasilitas luar negeri oleh elite politik justru memperlihatkan sikap skeptis pemimpin terhadap dunia kedokteran tanah air.

Mirisnya Kondisi RSUD

Di sisi lain, kondisi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di bawah naungan Pemerintah Kota Medan masih jauh dari kata ideal. Hingga saat ini, RSUD milik daerah masih terseok-seok akibat:

– Kelangkaan Tenaga Dokter Ahli: Pasien daerah sering kali harus mengantre berbulan-bulan atau dirujuk kembali karena minimnya dokter spesialis dan sub-spesialis.

– Fasilitas Alat Medis Minim: Banyak perangkat medis krusial yang kondisinya usang atau tidak lengkap, memaksa masyarakat kelas bawah menerima pelayanan seadanya.

– Upah Pelayan Medis yang Minim: Tenaga kesehatan (nakes) dan honorer di RSUD berjuang di garis depan dengan kompensasi yang jauh dari layak, tidak sebanding dengan beban kerja dan risiko yang mereka tanggung.

Komitmen Kepala Daerah Dipertanyakan

Ketimpangan ini terasa semakin membingungkan mengingat Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan tergolong sangat besar. Anggaran yang melimpah tersebut dinilai belum menyentuh akar masalah kedaruratan sektor kesehatan.

Masyarakat menilai Kepala Daerah tidak memiliki keseriusan dan komitmen politik (political will) untuk membenahi serta menaikkan kelas fasilitas kesehatan milik daerahnya sendiri.

“Bagaimana rakyat bisa percaya dengan kualitas rumah sakit kita sendiri, jika pemimpinnya saja lebih memilih berobat ke luar negeri menggunakan hak istimewanya? Ini adalah bentuk kegagalan empati di tengah jeritan nakes daerah yang diupah minim,” ujar salah satu aktivis Sosial dan Kesehatan Kota Medan Meldi Rahim.

Melalui momentum ini, pria yang selalu mengkritisi kebijakan pemerintah terutama dibidang kesehatan meminta agar Pemerintah Kota Medan untuk segera menghentikan pemborosan gaya hidup elite, melakukan reformasi total pada manajemen RSUD, meningkatkan kesejahteraan nakes, serta memenuhi ketersediaan fasilitas medis yang humanis bagi warga Medan.

“Harusnya kalau pun faskes yang ada di RS milik pemerintah ini tidak memadai, kan bisa kontrol atau cek kesehatan di RS swasta yang ada di Medan, bukan harus keluar negeri” Ujarnya tegas.

Karena menurut Meldi yang juga Sekretaris Formabem, menilai bahwa cara Pejabat yang melakukan plesiran medis ini justru menganggap bahwa RS yang ada di Kota Medan tidak ada yang mumpuni.

“Justru Ketidak yakinanya walikota terhadap rumah sakit yang ada, menambah momok yang menakutkan bagi masyarakat untuk berobat bukan hanya di RS milik Pemerintah, juga RS milik swasta” Jelasnya.

(Ard)

Baca Lainnya

Bendera merah putih robek dan kusam berkibar di Kantor Desa Batang Baruhar Paluta

1 Juli 2026 - 15:29 WIB

Jalinsum Hutaraja Tinggi Lumpuh

1 Juli 2026 - 15:25 WIB

Bhayangkara Sport Day Fun Run 5K, Polres Langkat 

29 Juni 2026 - 11:24 WIB

Gelombang Aksi Juni 2026: Aspirasi Rakyat atau Krisis Kepercayaan terhadap Pemerintah?

27 Juni 2026 - 01:38 WIB

Road to RBR 2026: Kapolda Riau Ajak Berlari Lawan Karhutla dan Jaga Ekosistem

21 Juni 2026 - 18:24 WIB

Bupati PMA Lantik Sekda & 3 Kepala OPD Palas, Pertama Terapkan SIMATA di Sumut

18 Juni 2026 - 21:14 WIB

Sat Reskrim Polres Padang Lawas Gandeng Pemkab dan PLN Berantas Wi-Fi Ilegal Tanpa Rugikan Warga

15 Juni 2026 - 22:35 WIB

Polres Langkat Lakukan Pendalaman Terkait Pemberitaan Dugaan Penggelapan Hasil Penjualan Sawit

12 Juni 2026 - 13:40 WIB

Program Bakti TNI AD untuk Rakyat, Jembatan Modular Sungai Fauro Faete Segera Rampung

12 Juni 2026 - 10:36 WIB

Kapolres Langkat Apresiasi Pendistribusian Bantuan Baznas untuk Masyarakat yang Membutuhkan

12 Juni 2026 - 10:06 WIB

Harapan Baru Warga Botombawo, Jembatan Aramco Hampir Rampung

8 Juni 2026 - 23:42 WIB

Karya Bakti Skala Besar TNI AD Rampungkan Jembatan Armco Sungai Menaula di Nias Utara

8 Juni 2026 - 23:40 WIB

PANGDAM I/BB KUNKER KE KOREM 023/KS, TEKANKAN PRAJURIT MENJADI TELADAN DI TENGAH MASYARAKAT

6 Juni 2026 - 21:52 WIB

Revitalisasi SMPN 3 Sibulanbulan Capai 75 Persen, Fasilitas Belajar Siswa Kian Membaik

6 Juni 2026 - 21:06 WIB

Pangdam I/BB Kunjungi Kipan-A Yonif 125/SMB, Perkuat Moril dan Soliditas Prajurit

6 Juni 2026 - 21:00 WIB

Polda Riau Ungkap 435 Kasus Narkoba, 557 tersangka Diamankan Dalam Operasi Lancang Kuning 2026

12 Mei 2026 - 22:53 WIB

Jembatan Armco di Nias Mulai Dibangun, Karya Bakti Skala Besar TNI Buka Akses Warga Desa Balale Tobaa

12 Mei 2026 - 09:54 WIB

Sinergi Kodim 0211/TT dan Yon TP 908/GD Tuntaskan Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Sait Kalangan II

12 Mei 2026 - 09:47 WIB

Pangdam I/BB menekankan kepada Personil Bekangdam l/BB pentingnya profesionalisme, disiplin, dan loyalitas

12 Mei 2026 - 09:46 WIB

APSI Sumut Serahkan KTA APSI pada Satpam PT Inalum 

12 Mei 2026 - 09:45 WIB

Trending di Lintas Peristiwa