Menu

Mode Gelap
Ketua Umum FORMABEM Nilai Rico Waas Tutup Mata Soal Infrastruktur Medan Utara: Jangan Sampai Muncul Statement Walikota Kebanyakan Tidur! Medan Utara Menjerit! FORMABEM dan Penjaga Aset Kesultanan Deli Desak Pemko, Pemprov Juga Pelindo Stop Tutup Mata, CSR Kemana Pergi nya Diduga Lakukan Pemerasan, “Aktivis Abal-abal” Inisial LY Dikabarkan Jadi Tersangka Bupati PMA Lantik Sekda & 3 Kepala OPD Palas, Pertama Terapkan SIMATA di Sumut Dugaan Siswa Tidak Diizinkan Mengikuti Ujian Akibat Tunggakan SPP, Adi Warman Lubis Minta Klarifikasi Pihak Sekolah

Lintas Peristiwa

PROYEK REHABILITASI IRIGASI AEK BUATON DIDUGA “ASAL JADI” – MASYARAKAT UNGKAP BEBERAPA KEKURANGAN

badge-check


					PROYEK REHABILITASI IRIGASI AEK BUATON DIDUGA “ASAL JADI” – MASYARAKAT UNGKAP BEBERAPA KEKURANGAN Perbesar

Humbahas | MitraPolda.com

Infrastruktur Senilai Hampir 200 Juta Dinilai Tidak Sesuai Standar, Berpotensi Tidak Bermanfaat Bagi Petani
Proyek rehabilitasi jaringan irigasi Daerah Irigasi (D.I) Aek Buaton di Kabupaten Humbang Hasundutan yang dibiayai dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2025 kini menjadi perhatian publik setelah banyak keluhan dari masyarakat sekitar terkait kualitas pelaksanaan yang dinilai tidak memadai atau “asal jadi”. Proyek yang memiliki nilai kontrak sebesar Rp 199.470.000,- ini dipercaya kepada CV. Tumanggor Jaya Mandiri melalui surat perintah kerja nomor 15/SPK/SDA/DPUTR/IX/2025, dengan target penyelesaian dalam waktu 90 hari kalender.

BEBERAPA KEKURANGAN YANG DIUNGKAPKAN MASYARAKAT

Sejumlah warga dan petani di sekitar lokasi proyek mengungkapkan berbagai kekurangan yang terlihat secara kasat mata sejak pelaksanaan proyek memasuki tahapan akhir.

– Kualitas Material yang Kurang Baik: Beberapa bagian saluran irigasi yang baru direhabilitasi dinilai menggunakan material yang tidak sesuai standar, seperti tanah timbunan yang tidak padat dan batu bata yang tampak rapuh. Hal ini membuat khawatir akan cepat mengalami kerusakan saat musim hujan tiba.
– Pemasangan yang Tidak Rapi: Jalur saluran irigasi tidak lurus dan terdapat bagian yang tidak rata, yang berpotensi menyebabkan genangan air atau aliran yang tidak lancar. Bahkan beberapa sambungan antar bagian struktur terlihat tidak rapi dan berisiko bocor.
– Kurangnya Koordinasi dengan Masyarakat: Petani mengaku jarang dimintai pendapat terkait kebutuhan irigasi di lahan mereka, padahal mereka adalah pihak yang paling merasakan manfaat atau kekurangan dari infrastruktur tersebut. Beberapa titik penting yang dianggap krusial untuk akses air tidak terlihat mendapatkan perhatian khusus dalam proyek ini.

Secara resmi, proyek ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas dan fungsi irigasi sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat sektor pertanian di Sumatera Utara, khususnya dalam rangka pengembangan program food estate di wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan. Dengan kondisi lahan pertanian yang luas di daerah tersebut, rehabilitasi irigasi seharusnya menjadi tulang punggung peningkatan produktivitas tanaman pangan seperti padi

Namun, dengan kondisi pelaksanaan yang dinilai tidak optimal, banyak pihak yang khawatir proyek senilai hampir 200 juta rupiah ini tidak akan mampu memberikan manfaat yang diharapkan. Bahkan, ada kekhawatiran akan munculnya kerusakan dini yang membutuhkan biaya perbaikan tambahan di kemudian hari.

Pada papan informasi yang dipasang di lokasi proyek, terdapat pesan bahwa pembangunan ini terlaksana atas partisipasi masyarakat dan mengajak semua pihak untuk memenuhi kewajiban membayar pajak. Namun, sejumlah masyarakat mengungkapkan rasa kecewa karena kontribusi mereka melalui pajak sepertinya tidak menghasilkan infrastruktur yang berkualitas.

MASYARAKAT MENUNTUT PENGECEKAN ULANG

Para petani dan tokoh masyarakat lokal telah mengajukan permohonan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Humbang Hasundutan untuk melakukan pengecekan ulang terhadap kualitas proyek ini. Mereka juga menginginkan pihak pelaksana diminta untuk melakukan perbaikan pada bagian-bagian yang tidak sesuai standar, agar proyek benar-benar dapat bermanfaat bagi kehidupan ekonomi masyarakat setempat.

“Sekarang ini kita sangat membutuhkan irigasi yang handal untuk menunjang hasil panen. Kalau proyek hanya dibuat asal jadi, maka kita sebagai petani yang paling dirugikan,” ujar salah satu perwakilan petani yang tidak ingin disebutkan namanya.

Sampai saat ini, pihak dinas terkait belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan yang diajukan masyarakat. Namun, berdasarkan informasi yang diperoleh, pihak dinas telah merencanakan untuk melakukan pemeriksaan lapangan pada beberapa hari ke depan untuk memverifikasi keluhan yang muncul..(JON.SIANTURI)

Baca Lainnya

Bupati PMA Lantik Sekda & 3 Kepala OPD Palas, Pertama Terapkan SIMATA di Sumut

18 Juni 2026 - 21:14 WIB

Sat Reskrim Polres Padang Lawas Gandeng Pemkab dan PLN Berantas Wi-Fi Ilegal Tanpa Rugikan Warga

15 Juni 2026 - 22:35 WIB

Polres Langkat Lakukan Pendalaman Terkait Pemberitaan Dugaan Penggelapan Hasil Penjualan Sawit

12 Juni 2026 - 13:40 WIB

Program Bakti TNI AD untuk Rakyat, Jembatan Modular Sungai Fauro Faete Segera Rampung

12 Juni 2026 - 10:36 WIB

Kapolres Langkat Apresiasi Pendistribusian Bantuan Baznas untuk Masyarakat yang Membutuhkan

12 Juni 2026 - 10:06 WIB

Harapan Baru Warga Botombawo, Jembatan Aramco Hampir Rampung

8 Juni 2026 - 23:42 WIB

Karya Bakti Skala Besar TNI AD Rampungkan Jembatan Armco Sungai Menaula di Nias Utara

8 Juni 2026 - 23:40 WIB

PANGDAM I/BB KUNKER KE KOREM 023/KS, TEKANKAN PRAJURIT MENJADI TELADAN DI TENGAH MASYARAKAT

6 Juni 2026 - 21:52 WIB

Revitalisasi SMPN 3 Sibulanbulan Capai 75 Persen, Fasilitas Belajar Siswa Kian Membaik

6 Juni 2026 - 21:06 WIB

Pangdam I/BB Kunjungi Kipan-A Yonif 125/SMB, Perkuat Moril dan Soliditas Prajurit

6 Juni 2026 - 21:00 WIB

Abaikan Pidato Presiden, Walikota Medan Berobat Ke Luar Negeri

19 Mei 2026 - 05:54 WIB

Polda Riau Ungkap 435 Kasus Narkoba, 557 tersangka Diamankan Dalam Operasi Lancang Kuning 2026

12 Mei 2026 - 22:53 WIB

Jembatan Armco di Nias Mulai Dibangun, Karya Bakti Skala Besar TNI Buka Akses Warga Desa Balale Tobaa

12 Mei 2026 - 09:54 WIB

Sinergi Kodim 0211/TT dan Yon TP 908/GD Tuntaskan Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Sait Kalangan II

12 Mei 2026 - 09:47 WIB

Pangdam I/BB menekankan kepada Personil Bekangdam l/BB pentingnya profesionalisme, disiplin, dan loyalitas

12 Mei 2026 - 09:46 WIB

APSI Sumut Serahkan KTA APSI pada Satpam PT Inalum 

12 Mei 2026 - 09:45 WIB

Wakapolda Riau Pimpin Konferensi Pers Pengungkapan 27 Kg Sabu Jaringan Internasional di Polres Meranti

11 Mei 2026 - 00:29 WIB

30 Titik Bor Air Bersih Sumbangan Jenderal Maruli Simanjuntak, MSC untuk Masyarakat Pulau Samosir

11 Mei 2026 - 00:27 WIB

AKSI SPONTANITAS MASYARAKAT TERKAIT PENGUNGKAPAN KASUS NARKOBA DI KECAMATAN RANTAU KOPAR

10 Mei 2026 - 20:54 WIB

Pangdam I/BB Tinjau Kesiapan Satuan di Labuhanbatu dan Langkat

5 Mei 2026 - 11:24 WIB

Trending di Lintas Peristiwa