Humbahas | MitraPolda.com
Proyek pembangunan jalan yang digagas Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan di Desa Paranginan Selatan kini terlihat terabaikan. Jalan yang seharusnya menjadi akses utama warga justru dalam kondisi tidak memadai, dengan permukaan yang tidak rata dan banyak ditumbuhi rumput liar.

Dari papan informasi proyek yang ditemukan di lokasi, diketahui jalan sepanjang 600 meter ini dikerjakan sebagai perkerasan jut pollak las di Dusun Bahalimbalo I. Anggaran yang dikeluarkan mencapai Rp 208.596.000,- yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025. Pelaksanaan dilakukan pada Juli-Agustus 2025 dengan sistem swakelola, dengan catatan bahwa proyek ini terealisasi berkat partisipasi masyarakat yang membayar pajak.
Namun kondisi lapangan menunjukkan berbeda dengan harapan. Permukaan jalan yang seharusnya rata dan siap pakai kini terlihat tidak terawat, bahkan sebagian bagian mulai rusak dan tertutup vegetasi. Hal ini membuat aktivitas mobilitas warga menjadi kurang lancar dan berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
“Mudah-mudahan pihak terkait segera melakukan pengecekan dan perawatan agar jalan ini bisa bermanfaat maksimal bagi kita semua,” ujar salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya.
Sampai saat ini belum ada tanggapan resmi dari pihak dinas terkait mengenai kondisi proyek jalan yang terabaikan tersebut.mohon kepada inspektorat supanya kinerja dari kepala desa paranginan selatan(.jon sianturi)









