Madina | MitraPolda.com
Horas Bangso Batak (HBB) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatra Utara (Sumut) mencium adanya dugaan pemalsuan dokumen negara di SDN 336 Sinunukan V Kecamatan Natal saat melakukan perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) PW. Aparat Penegakan Hukum (APH) pun diminta segera turun tangan, Rabu 4/2/2026.
Disebutkan, dugaan ini mengarah pada upaya meloloskan administrasi pihak-pihak yang belum memenuhi syarat, sehingga ormas Horan Bangso Batak (HBB) mengutuk keras tindakan itu. Sekretaris HBB Kabupaten Madina, Edy Djunaedi ST,. mengungkap, ditemukan data anak kandung dan keponakan dari Kepala Sekolah SD N 336 Sinunukan V yang diduga telah dimanipulasi.
“Ini adalah tindakan yang tidak terpuji dan merupakan pemalsuan data autentik dokumen negara. Kami dari HBB meminta APH segera memanggil semua pihak yang terlibat,” pintanya.
Namun tidak hanya itu, HBB Madina juga mendesak Inspektorat segera melakukan Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT) terhadap Kepala Sekolah SD Negeri Sinunukan V
Bila ditemukan praktek maladministrasi atau perbuatan melawan hukum agar segera dilaporkan ke bupati dan Badan Kepegawaian.
“Langkah ini dilakukan guna membatalkan Surat Keputusan (SK) terkait pelantikan PPPK PW yang kemarin terlaksana,” katanya. Dan sebutnya, tidak ada orang yang istimewa di mata hukum. (Udin Ray)









