MEDAN | MitraPolda.com
Sebagai simbol penghormatan dan kesinambungan kepemimpinan, seluruh personel Kodim 0201/Medan melaksanakan Acara Tradisi Korps Pedang Pora dalam rangka penyambutan dan pelepasan Dandim 0201/Medan, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan sakral ini berlangsung di Makodim 0201/Medan, Jl. Pengadilan No.8, Kota Medan, pada pukul 14.10 WIB.
Acara ini dihadiri oleh Kolonel Inf M. Radhi Rusin, S.I.P, Dandim 0201/Medan yang baru Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, S.E., M.M, para Perwira Staf, Danramil jajaran, seluruh personel, serta anggota Persit KCK Cab. XI Dim 0201/Medan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo melalui pengalungan bunga oleh Pasipers di pintu gerbang, dilanjutkan dengan jajar kehormatan di Pos Jaga. Setelahnya, Dandim baru beserta istri berjalan melewati barisan Pedang Pora yang dilakukan oleh jajaran Perwira Staf dan Danramil sebagai bentuk penghormatan memasuki satuan.
Dalam kesempatan tersebut, Kolonel Inf Muhammad Radhi Rusin memberikan paparan singkat mengenai situasi Kodim 0201/Medan, diikuti paparan Persit oleh Ibu Ucha M. Radhi Rusin. Acara dilanjutkan dengan penyerahan risalah sertijab dan peletakan foto Kolonel Inf Muhammad Radhi Rusin sebagai pejabat lama.
“Hari ini kami mengakhiri masa jabatan. Jika ada kesalahan, kami sekeluarga mohon maaf dan mohon doa restu untuk tugas pendidikan di Sesko TNI. Meski pisah secara tugas, komunikasi kita tidak boleh terputus,” ujar Kolonel Inf Radhi penuh haru sebelum menyalami seluruh personel.
Suasana haru menyelimuti pelepasan Kolonel Inf Muhammad Radhi Rusin beserta istri yang diiringi tradisi Pedang Pora dan pelepasan burung merpati di depan piket markas. Sementara itu, Dandim baru Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo dalam sambutannya mengajak seluruh personel untuk mempertahankan kinerja baik yang telah ada. “Patah tumbuh hilang berganti. Mari kita berdoa dan bekerja sama agar semua harapan baik dapat terlaksana,” harapnya.
Tradisi Korps ini merupakan agenda rutin di lingkungan Kodam I/BB untuk menandai berakhirnya masa jabatan lama dan dimulainya kepemimpinan baru secara resmi demi meningkatkan sinergi serta solidaritas organisasi satuan.
Sumber: MA. Tobing












