Aceh Singkil | MitraPolda.com
Dalam rangkat menyukseskan program Presiden Prabowo, pemerintah Aceh Singkil telah menyediakan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat seluas 10 hektar. Tersebut
Lokasi pembangunan tersebut berada di Trans 26 Desa Bukit Harapan, kecamatan Gunung Meriah.
Sayangnya, pekerjaan pembersihan lokasi pembangunan Sekolah Rakyat tersebut telah mendapat sorotan tajam dari berbagai elemen masyarakat.
Pasalnya, dalam pekerjaan pembersihan lokasi itu ternyata pekerjaannya di Duga., di borong oleh salah satu perusahaan HGU Kelapa Sawit, yaitu PT. Astra PLB I Singkil Utara. Padahal anggaran proyek untuk pembersihan lahan ini bersumber dari APBK Perubahan Aceh Singkil Tahun Anggaran 2025.
Berapa nilai borongan pekerjaan pembersihan lahan ini di berikan kepada PT. Astra, belum diketahui pasti. Namun sumber masyarakat di sekitar lokasi pembangunanenyebutkan nilai borongannya tidak kurang Rp 100 juta.
Pihak PT. Astra melalui pak Anggit, ketika di minta konfirmasi Ucok Marpaung selaku salah satu pimpinan media membenarkan bahwa alat berat milik PT. Astra tersebut sudah lama bekerja di lokasi itu.
“Ya, nanti segera kami tarik alat berat itu”, katanya tanpa menyebutkan berapa nilai borongan yang mereka terima dari pemerintah atas pekerjaan pembersihan lokasi pembangunan Sekolah Rakyat tersebut.
Namun Awak Media kabar Aktual Mengkonfirmasi Humas PLB 1 ASRA Singkil Utara Melalui Telp. WhatsApp pada Hari Yang Sama Mengatakan Kami Dapat Surat Dari Pemda Aceh Singkil Untuk Meminjam Beko Untuk Pembersihan Sekolah Rakyat Yang Terletak di Desa Tran 26 Desa Bukit Harapan Kecamatan Gunung Meriah
Kab Aceh Singkil
Lanjut Krena Di Alaskan Untuk Kedatangan Mentri Dari Luar Makanya kami Berikan dan Niat Kami Baik Bukan hal Yang di Untung kan









