Menu

Mode Gelap
Acara Syukuran Hari Jadi Polwan Ke 78 dan Pelepasan Purna Bakti Polres Batu Bara Kejati Sumut Salurkan Aduan Dugaan Kerugian Keuangan Negara di Dinas PMD Palas ke Kejari Setempat PEMKO PADANGSIDIMPUAN GAGAL MENYEGEL GUDANG UD. CINDY, KARENA MEMENTINGKAN KELUHAN PEKERJA Bupati Madina dan Wabup Hadiri Pelantikan Pengurus Kadin Periode 2026-2030 GPM PALAS Gelar Aksi Jilid II di Depan PKS PT KAS Ujung Batu, Desak Hentikan Operasional Akibat Dugaan Pencemaran Sungai Aek Tinga CAPAIAN IKAD KOTA TEBING TINGGI RAIH KATEGORI UNGGUL, WALI KOTA IMAN IRDIAN SARAGIH SIAP OPTIMALKAN INKLUSI KEUANGAN

Pemerintah

Tidak Ingin Dimanfaatkan Mafia Tanah dalam Pertarungan Sumber Daya Agraria, Menteri Nusron Ingin MASKI Perkuat Integritas

badge-check


					Tidak Ingin Dimanfaatkan Mafia Tanah dalam Pertarungan Sumber Daya Agraria, Menteri Nusron Ingin MASKI Perkuat Integritas Perbesar

Bali | MitraPolda.com –

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menjadi pembicara kunci dalam Musyawarah Nasional (Munas) Masyarakat Ahli Survey Kadaster Indonesia (MASKI) 2025, Selasa (25/11/2025). Di depan para surveyor Indonesia, ia mengingatkan untuk menjaga integritas agar tidak dimanfaatkan oleh mafia tanah.

“Ini pertarungan sumber daya, Bapak/Ibu sekalian. Karena itu saya minta agar anggota MASKI tidak dijadikan alat oleh pihak-pihak yang berebut tanah dengan cara yang tidak _fair_, tidak transparan, dan tidak baik,” ujar Menteri Nusron.

Dalam sambutannya, Menteri Nusron menyinggung kembali kasus “Pagar Laut” yang ramai jadi bahasan pada awal masa jabatannya. Menurutnya, fenomena tersebut tidak mungkin terjadi tanpa keterlibatan oknum surveyor. Ia mengatakan, godaan untuk melakukan kejahatan pertanahan akan selalu muncul karena tanah merupakan sumber daya yang tidak dapat diciptakan manusia.

“Manusia tidak bisa membuat tanah, tidak bisa membuat air, tidak bisa membuat udara. Itu hukum alam,” tutur Menteri ATR/Kepala BPN.

Karena besarnya nilai strategis sumber daya agraria, Menteri Nusron menilai keberadaan instrumen pengambilan keputusan dan pelaksana teknis sangat krusial. Instrumen pertama adalah Pejabat ATR/BPN sebagai pengambil keputusan, Instrumen kedua adalah surveyor sebagai pelaksana teknis, termasuk anggota MASKI yang berada di garis awal proses pertanahan.

Menteri Nusron menegaskan, berbagai bentuk kejahatan pertanahan, yang sering disebut mafia tanah, hampir selalu berawal dari tahap pengukuran. Dua aspek yang diperebutkan dalam kejahatan pertanahan adalah aspek fisik dan aspek pengakuan. Pada aspek fisik, rekayasa tidak akan terjadi tanpa keterlibatan para pelaku lapangan.

Sementara pada aspek pengakuan, rekayasa dapat muncul melalui dokumen yuridis, historis, maupun administrasi lainnya. Namun, Menteri Nusron menyebut, semua klaim itu tidak akan pernah berdiri jika informasi fisik tanah sudah solid.

Menteri Nusron memiliki harapan besar terhadap MASKI sebagai mitra strategis ATR/BPN. Dengan ratusan anggota yang tersebar di 26 provinsi di Indonesia, MASKI didorong untuk ikut memperkuat manajemen _land tenure_ dan administrasi pertanahan.

“Bapak/Ibu adalah mitra strategis ATR/BPN. Karena itu, saya ajak kita semua membenahi dan memperbaiki manajemen pertanahan yang masih menyisakan banyak tumpukan masalah,” pungkas Menteri Nusron.

Pada acara MUNAS yang akan terselenggara hingga 27 November ini, Menteri Nusron juga berkeliling ke _booth_ untuk melihat beberapa kemajuan alat survey lapangan. Hadir mendampingi Menteri Nusron, Direktur Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang, Virgo Eresta Jaya; Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol, Shamy Ardian; serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Bali, I Made Daging dan jajaran. (AHN)

Baca Lainnya

Bupati Madina dan Wabup Hadiri Pelantikan Pengurus Kadin Periode 2026-2030

5 September 2026 - 15:04 WIB

CAPAIAN IKAD KOTA TEBING TINGGI RAIH KATEGORI UNGGUL, WALI KOTA IMAN IRDIAN SARAGIH SIAP OPTIMALKAN INKLUSI KEUANGAN

2 September 2026 - 21:37 WIB

Bupati Madina Usulkan Rehabilitasi Dua BBI Masuk dalam P-APBD 2026

2 September 2026 - 21:36 WIB

Pembahasan KUA-PPAS Merupakan Tahapan Penting dalam Perencanaan Pembangunan

2 September 2026 - 21:35 WIB

Bupati Saipullah Lantik 9 Pejabat Eselon II, dilingkungan Pemda Madina

2 September 2026 - 21:34 WIB

Wabup Atika Pimpin Rakor Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat

22 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Dukung Program Ketapang Presiden Prabowo, Wabup Atika Turun ke Ladang

22 Agustus 2026 - 15:15 WIB

Bupati Ajak Warga Ubah Kemerdekaan Jadi Kesejahteraan di HUT ke-81 RI

19 Agustus 2026 - 11:42 WIB

HUT RI Ke- 81 di Panyabungan Utara Sederhana Namun Sungguh Meriah

19 Agustus 2026 - 11:40 WIB

311 Warga Binaan Lapas Panyabungan Terima Remisi Hari Kemerdekaan

19 Agustus 2026 - 00:15 WIB

WALI KOTA TEBING TINGGI PIMPIN UPACARA PERINGATAN HUT KE-81 KEMERDEKAAN RI DI LAPANGAN MERDEKA

19 Agustus 2026 - 00:14 WIB

Peringatan HUT RI KE 81di kecamatan Padang bolak tenggara berlangsung hikmat di tahun 2026

19 Agustus 2026 - 00:00 WIB

Bupati Humbahas Hadiri Pengukuhan Siswa Baru SMA Negeri 2 Lintongnihuta, Tekankan Karakter dan Prestasi Generasi Muda

16 Juli 2026 - 01:19 WIB

Bupati Saipullah Fasilitasi Sosialisasi PT SPMB, 1.520 Ha Plasma untuk 5 Desa MBG

26 Juni 2026 - 00:24 WIB

Bupati Saipullah Sambangi Kediaman Asmaul Husna, Komitmen Bantu Keberangkatan ke Kairo

24 Juni 2026 - 03:06 WIB

Di Reses III DPRD Sumut Abdul Rahim Tampung Aspirasi Infrastruktur hingga Lapangan Kerja di Kantor DPD PKS Madina

19 Mei 2026 - 05:30 WIB

Di Reses II Sulton Kembali Serap Aspirasi Kelurahan Siabu

15 Mei 2026 - 23:45 WIB

Edi Anwar Sapa Aspirasi Masyarakat Pagaran Gala-Gala

15 Mei 2026 - 23:45 WIB

Dua Pejabat Baru Dilantik, Bupati Tapsel Dorong Reformasi Pendidikan dan Penguatan Pengawasan Internal

1 Mei 2026 - 13:23 WIB

Bupati Madina Sebut Pembersihan Sedimen di Lahan Pertanian Desa Sayurmatua Dimulai Pekan Ini

29 April 2026 - 22:23 WIB

Trending di Pemerintah