Menu

Mode Gelap
SEKDAKO TEBING TINGGI IMBAU PEDAGANG TEMPATI KIOS REVITALISASI PASAR INPRES Terwujudnya Kamseltibcarlantas Yang Aman,Nyaman, & Selamat Menjelang Pelaksanaan OPS Ketupat 2026 Dana Desa Huta Julu TA 2025 Dimanfaatkan Untuk Pembangunan Saluran Irigasi Persawahan Kantor Pertanahan Kabupaten Padang Lawas Peringati Hari Lahan Basah Sedunia 2026, Tegaskan Komitmen Menjaga Keseimbangan Ekosistem Hari Pertama Operasi Keselamatan Toba 2026, Satlantas Polres Langkat Fokus Edukasi dan Penegakan Humanis Polsek Pangkalan Brandan Laksanakan Pengamanan Ibadah Umat Kristen, Polres Langkat Pastikan Seluruh Wilayah Aman dan Kondusif

Pemerintah

Tidak Ingin Dimanfaatkan Mafia Tanah dalam Pertarungan Sumber Daya Agraria, Menteri Nusron Ingin MASKI Perkuat Integritas

badge-check


					Tidak Ingin Dimanfaatkan Mafia Tanah dalam Pertarungan Sumber Daya Agraria, Menteri Nusron Ingin MASKI Perkuat Integritas Perbesar

Bali | MitraPolda.com –

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menjadi pembicara kunci dalam Musyawarah Nasional (Munas) Masyarakat Ahli Survey Kadaster Indonesia (MASKI) 2025, Selasa (25/11/2025). Di depan para surveyor Indonesia, ia mengingatkan untuk menjaga integritas agar tidak dimanfaatkan oleh mafia tanah.

“Ini pertarungan sumber daya, Bapak/Ibu sekalian. Karena itu saya minta agar anggota MASKI tidak dijadikan alat oleh pihak-pihak yang berebut tanah dengan cara yang tidak _fair_, tidak transparan, dan tidak baik,” ujar Menteri Nusron.

Dalam sambutannya, Menteri Nusron menyinggung kembali kasus “Pagar Laut” yang ramai jadi bahasan pada awal masa jabatannya. Menurutnya, fenomena tersebut tidak mungkin terjadi tanpa keterlibatan oknum surveyor. Ia mengatakan, godaan untuk melakukan kejahatan pertanahan akan selalu muncul karena tanah merupakan sumber daya yang tidak dapat diciptakan manusia.

“Manusia tidak bisa membuat tanah, tidak bisa membuat air, tidak bisa membuat udara. Itu hukum alam,” tutur Menteri ATR/Kepala BPN.

Karena besarnya nilai strategis sumber daya agraria, Menteri Nusron menilai keberadaan instrumen pengambilan keputusan dan pelaksana teknis sangat krusial. Instrumen pertama adalah Pejabat ATR/BPN sebagai pengambil keputusan, Instrumen kedua adalah surveyor sebagai pelaksana teknis, termasuk anggota MASKI yang berada di garis awal proses pertanahan.

Menteri Nusron menegaskan, berbagai bentuk kejahatan pertanahan, yang sering disebut mafia tanah, hampir selalu berawal dari tahap pengukuran. Dua aspek yang diperebutkan dalam kejahatan pertanahan adalah aspek fisik dan aspek pengakuan. Pada aspek fisik, rekayasa tidak akan terjadi tanpa keterlibatan para pelaku lapangan.

Sementara pada aspek pengakuan, rekayasa dapat muncul melalui dokumen yuridis, historis, maupun administrasi lainnya. Namun, Menteri Nusron menyebut, semua klaim itu tidak akan pernah berdiri jika informasi fisik tanah sudah solid.

Menteri Nusron memiliki harapan besar terhadap MASKI sebagai mitra strategis ATR/BPN. Dengan ratusan anggota yang tersebar di 26 provinsi di Indonesia, MASKI didorong untuk ikut memperkuat manajemen _land tenure_ dan administrasi pertanahan.

“Bapak/Ibu adalah mitra strategis ATR/BPN. Karena itu, saya ajak kita semua membenahi dan memperbaiki manajemen pertanahan yang masih menyisakan banyak tumpukan masalah,” pungkas Menteri Nusron.

Pada acara MUNAS yang akan terselenggara hingga 27 November ini, Menteri Nusron juga berkeliling ke _booth_ untuk melihat beberapa kemajuan alat survey lapangan. Hadir mendampingi Menteri Nusron, Direktur Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang, Virgo Eresta Jaya; Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol, Shamy Ardian; serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Bali, I Made Daging dan jajaran. (AHN)

Baca Lainnya

SEKDAKO TEBING TINGGI IMBAU PEDAGANG TEMPATI KIOS REVITALISASI PASAR INPRES

4 Februari 2026 - 01:49 WIB

Bupati Saipullah Buka Pengundian Los Pasar Baru, dan Minta Pedagang Beroperasi Sebelum Ramadan

30 Januari 2026 - 02:55 WIB

Bupati Madina Makan Bersama Warga Gunung Baringin Marpinggan Bulung Panyabungan Timur

30 Januari 2026 - 02:54 WIB

Cabut Nomor 700-an Los Pasar Baru Dilaksanakan Akhir Januari

26 Januari 2026 - 15:51 WIB

Pembukaan Jalan Baru ke Banjar Malayu Sepanjang 2,3 Km Rampung

23 Januari 2026 - 11:47 WIB

WUJUD EMPATI KEPADA MASYARAKAT, WALI KOTA TEBING TINGGI KUNJUNGI KELUARGA PEDAGANG PASAR GAMBIR DAN PASIEN RSUD

20 Januari 2026 - 02:02 WIB

Penanaman 5000 Pohon di Desa Karing

19 Januari 2026 - 15:59 WIB

PIMPIN GOTONG ROYONG DI PASAR INPRES, WALI KOTA TEBING TINGGI: KIOS DAN STAND BUKAN UNTUK DIPERJUALBELIKAN!

17 Januari 2026 - 23:00 WIB

Bupati Humbang Hasundutan Tinjau Pembangunan KDMP di Lintongnihuta dan Paranginan

17 Januari 2026 - 22:38 WIB

Bupati Humbang Hasundutan Ikuti Rakor Pengecekan Indikator Pemulihan Pasca Bencana yang Dipimpin Menko PMK Sebelumnya, Pemkab Humbahas Rapat Internal

17 Januari 2026 - 22:36 WIB

Pemkab Humbang Hasundutan Ikuti Groundbreaking Penanganan Bencana Sektor Pertanian

17 Januari 2026 - 22:33 WIB

Pemkab Madina Sambut Kehadiran AKBP Bagus Priandy sebagai Kapolres yang Baru

15 Januari 2026 - 15:44 WIB

Rapat Kerja Pemkab Dairi Tahun 2026

13 Januari 2026 - 13:11 WIB

Rakor Bersama Mendagri Bahas Percepatan Pemulihan Pasca Bencana Sumut

13 Januari 2026 - 12:05 WIB

Penanaman Sejuta Pohon Aren Bersama Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim

13 Januari 2026 - 12:04 WIB

Secara Virtual bupati ikuti panen raya dan swasembada pangan

8 Januari 2026 - 18:29 WIB

Pemkab Dairi panen raya jagung di desa kalang simbara

7 Januari 2026 - 22:11 WIB

Wakil bupati Dairi pimpin rakor satgas MBG

7 Januari 2026 - 22:11 WIB

Bupati Dairi Pimpin Serah Terima Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

6 Januari 2026 - 10:00 WIB

Bupati Dairi Pimpin Apel Gabungan Perdana Tahun 2026

5 Januari 2026 - 16:33 WIB

Trending di Pemerintah